@lima.juwi: Ironi Proyek Megah: Saat BUMN Karya Menunggak Utang Rp 300 Miliar ke Kalla Group

lima juwi
lima juwi
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 14 April 2026 08:31:05 GMT
59709
1325
141
223

Music

Download

Comments

asishaidar
AsisHaidar :
Kalau BUMN Karya memiliki kewajiban pembayaran kepada Kalla Group, itu menunjukkan hubungan bisnis yang berjalan dalam proyek pembangunan. Yang perlu dilihat adalah fakta kontrak dan pekerjaan yang sudah diselesaikan, bukan langsung membangun narasi negatif. Dalam dunia usaha, piutang dan kewajiban pembayaran pada proyek besar adalah hal yang lumrah.
2026-05-30 00:45:25
18
rusiadi01
RusiAdi :
Jelas sekali Caplin stres
2026-05-01 04:10:26
7
gepenganz
gepengan :
Besarnya pinjaman justru menunjukkan adanya proyek berskala besar yang dikerjakan. Perbankan tentu melakukan kajian ketat sebelum menyalurkan pembiayaan sebesar itu.
2026-05-30 00:54:18
6
aww_one
Aw_one :
Justru informasi adanya tunggakan Rp300 miliar menunjukkan bahwa Kalla Group telah menjalankan pekerjaan atau memasok kebutuhan proyek terlebih dahulu. Ini menggambarkan kapasitas dan kepercayaan perusahaan nasional dalam mendukung pembangunan, meski pembayaran belum sepenuhnya diterima. Fokusnya seharusnya pada penyelesaian kewajiban secara profesional, bukan politisasi isu bisnis.
2026-05-30 00:50:42
10
keongmas2345
Keongmas2345 :
Proyek PLTA itu nilainya sebenarnya belasan triliun per titik jadi Rp 30 triliun itu sebenarnya biasa. Tolong berhenti menyebarkan omong kosong, kalau ada pelanggaran biarkan ditangani oleh penegam hukum dan bukan akun TikTok random
2026-05-30 00:43:57
10
lutfi.harisz
Lutfi Haris :
Utang perusahaan untuk pembiayaan proyek besar tidak bisa disamakan dengan utang konsumtif. Yang penting adalah penggunaan dan kemampuan membayarnya, bukan sekadar melihat angkanya.
2026-05-30 00:49:50
9
leonardodanny6
screamofpeople :
Angka Rp30 triliun terdengar besar, tetapi dalam proyek PLTA skala besar itu masih masuk akal. Sebaiknya hindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Bila memang ada pelanggaran, biarkan aparat yang menyelidiki dan mengambil tindakan sesuai hukum.
2026-05-30 00:50:30
6
japstyle.dua
Japstyle125🚗 :
Aduh min, narasi nya muter-muter doang nggak jelas, mana ada pak JK bisnis LPG. Panik kenapa, bisnis pak JK masih lancar lancar aja
2026-05-30 01:04:20
8
down_four
Down_for :
Sering kali angka besar langsung memancing opini liar. Padahal, utang BUMN kepada mitra swasta berbeda dengan kerugian negara atau pelanggaran hukum. Kasus seperti ini lebih tepat dilihat sebagai persoalan bisnis dan cash flow proyek. Yang patut diapresiasi adalah kontribusi Kalla Group yang selama ini tetap terlibat dalam berbagai proyek strategis nasional dan pembangunan infrastruktur.
2026-05-30 00:54:11
7
sam.sandra4
Sam Sandra :
ini yg dri kemarin udh berkali" bahas LPG yg yg mana dah?
2026-05-30 00:41:47
6
sabrinnias_
sabrin🫟 :
Wkwk jurus thumbnail merah + muka kaget udah basi min. Isinya muter-muter doang. Kalla Grup itu kontraktor PLTA, wajar butuh kredit gede. Bank BUMN aja berani kasih karena ada hitungannya
2026-05-30 00:48:58
6
herry.purwanto59
Herry Purwanto :
😁😁😁bos hutang
2026-04-14 23:00:13
5
user2394966812947
susana :
JK tokoh kredit macet
2026-04-29 18:30:30
7
belmis234
belmis :
Maju terus pak purbaya
2026-04-16 11:57:52
8
ajoebagoes
Ayub AS :
mana komennya BEM....?
2026-04-15 04:05:20
7
user217978526
jatilog :
berapapun hutangnya tetap harus dibayar
2026-04-14 09:59:11
13
adhamwahab
Adhamwahab :
JK KAYA TAPI TAK PUNYA HARGA
2026-04-15 03:10:00
8
linaprajogo
linaprajogo :
setuju...maju terus Pak Purbaya
2026-04-17 02:11:58
7
gamaalando
gamaalando :
Kalau BUMN Karya punya utang Rp300 miliar ke Kalla Group, berarti Kalla Group adalah pihak yang belum menerima pembayaran. Jadi yang jadi pertanyaan bukan Kalla Group-nya, tapi kenapa kewajiban BUMN tersebut belum diselesaikan sampai menunggak?
2026-05-30 01:45:41
3
biarkansajadeh
biarkan saja :
berhenti percaya pada postingan2 begini ini slur, ini postingan yg menyesatkan dan berniat menjatuhkan seseorang
2026-05-30 01:30:41
3
araagustinus
araagustinus :
Mari kita tetap berpikir kritis terhadap setiap informasi yang beredar. Penting bagi publik untuk melihat fakta dari sumber kredibel sebelum menyimpulkan isu yang menyangkut JK.
2026-05-30 02:45:17
3
putranasutlae
Putra Nasution :
Dalam proyek besar, utang perusahaan untuk pembiayaan itu hal yang wajar selama masih berjalan sesuai kontrak dan kewajiban pembayaran tetap lancar. Jangan langsung disamakan dengan bangkrut.
2026-05-30 01:21:16
3
alesaputri77
Alesa :
logikanya Bank gak akan ngasih klo perusahaan Pak JK tidak memenuhi standar
2026-05-30 02:45:11
4
sweetglase
sweetglase :
Dalam dunia perbankan, pemberian kredit kepada korporasi besar sudah melalui uji kelayakan yang panjang. Jadi tidak tepat jika langsung menganggap adanya pinjaman sebagai sesuatu yang bermasalah tanpa melihat proses dan dasar persetujuannya
2026-05-30 04:05:48
2
ciptowati56
cipto :
Jusuf Kalla tidak manipulasi woyy, proyek PLTA itu gede jadi wajar habisnya 30 T lebih apalagi yang digarap banyak titik di Indonesia. Hentikan berita negatif yang menonjolkan Jusuf Kalla
2026-05-30 00:52:49
2
To see more videos from user @lima.juwi, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About