@wajahbatamnews: Reklamasi PT Blue Steel Dihentikan Bp Batam,Aktivitas Shipyard Diduga ‘Siluman’ Masih Berjalan . Wajahbatamnews – Aktivitas reklamasi yang dijalankan PT Blue Steel Industries (BSI) di kawasan Kabil tak sekadar bermasalah secara administratif, tetapi juga terindikasi menyimpang dari izin awal. Mengantongi izin untuk industri, gudang, dan logistik, perusahaan ini justru diduga menjalankan aktivitas galangan kapal (shipyard) tanpa dokumen lingkungan yang sah. Pelanggaran ini memicu tindakan tegas dari BP Batam yang menyegel proyek tersebut pada 7 Oktober 2025, setelah inspeksi mendadak mengungkap ketidaklengkapan perizinan, termasuk absennya Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Ironisnya, meski telah dilakukan penyegelan, aktivitas di lokasi disebut-sebut masih berjalan. Hal ini memunculkan pertanyaan serius terkait lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di kawasan strategis tersebut. Penggiat lingkungan Kota Batam, Budiman Sitompul mengatakan, persoalan perizinan PT BSI bukanlah hal baru. Sejak 2023 hingga 2025, perusahaan tersebut berulang kali tersandung masalah serupa, termasuk penyegelan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kepri. “Ini bukan pelanggaran pertama. Artinya ada pola pembiaran yang berulang,” ujar tom sapaan akrab nya. Lebih lanjut,menilai bahwa kondisi ini sudah masuk dalam kategori darurat lingkungan. “Persoalan dampak lingkungan yang ditimbulkan sangat serius. Belum lagi limbah dari aktivitas galangan kapal Blue Ocean. Ini tidak bisa dianggap sepele,” tegas Tom. Ia juga menambahkan bahwa PT Blue Steel sebagai pemilik kawasan harus bertanggung jawab penuh atas seluruh aktivitas yang terjadi di dalam area tersebut, termasuk dampak yang ditimbulkan oleh perusahaan lain yang beroperasi di atas lahannya. “Blue Steel tidak bisa lepas tangan. Mereka harus bertanggung jawab atas problematika lingkungan di kawasan itu,” tambahnya. Sesuai ketentuan terbaru dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2025, kewenangan perizinan kini berada di bawah BP Batam. Namun kondisi di lapangan justru memperlihatkan celah koordinasi antar instansi, yang diduga dimanfaatkan oleh pihak perusahaan. Media mencoba berkordinasi dengan pihak pemberi lahan, lewat Humas BP Batam media mempertanyakan terkait beberapa point perijinan , namun belum ada jawaban. Pihak perusahaan juga telah dikonfirmasi lewat email perusahaan atas nama Mujiono@ bluesteel.co.id belum juga merespon. Aktivitas reklamasi tanpa AMDAL jelas melanggar prinsip dasar perlindungan lingkungan hidup. Dampaknya tidak hanya pada rusaknya ekosistem laut, tetapi juga mengancam mata pencaharian nelayan tradisional di sekitar kawasan Kabil. Pengamat menilai, jika pelanggaran ini terus dibiarkan, maka akan menjadi preseden buruk bagi investasi di Batam—di mana aturan bisa dinegosiasikan, dan hukum tak lagi menjadi panglima. Editor Iwan Fajar

Wbnnews
Wbnnews
Open In TikTok:
Region: ID
Tuesday 14 April 2026 11:50:23 GMT
141361
1487
45
561

Music

Download

Comments

sd.1776
13OC4H K4MPO3NG 1717 :
citra shipyard juga itu gak jelas
2026-04-15 13:44:21
5
pemersatu_bangsa_dunia
Pemersatu Bangsa :
Padahal ngurus amdal bukannya mahal
2026-04-15 11:27:42
1
wajahbatamnews
Wbnnews :
up
2026-04-21 10:59:28
0
d4us.0
D 4 US :
lah baru tadi ikut indation sabcon
2026-04-15 13:15:52
1
joejambak
Mr. JOE :
tumben sibuk sekarang
2026-05-05 14:47:46
1
hallopostcom
HalloPost.com :
hmm
2026-04-14 12:42:01
2
1801bontot
Penyintas :
sekarang pun msh jalan aja
2026-05-08 15:09:28
0
wajahbatamnews
Wbnnews :
up
2026-04-14 12:06:05
2
api.kecil96
white lion :
tutup aja lah PT gak jls, bnyak Subcon yg gak bayar karyawan
2026-04-16 12:24:32
2
tlbpazio
Tlb :
duit duit
2026-04-17 01:56:57
1
uncelom4
Uncel Om :
AMDAL juga yaaaaH
2026-04-16 15:02:23
1
arnolaputra0
ARNOLAPUTRA :
banyak didlm reklamasi banyak penimbunan
2026-04-16 14:25:16
1
kingofpasaribu
Raja Pasaribu :
ahh mana ada skrg beroperasi kok
2026-04-15 20:32:30
1
sd.1776
13OC4H K4MPO3NG 1717 :
tutup aja lah..PT gak bagus juga.. termaksud PT mafia citra shipyard
2026-04-15 13:44:10
2
jac.ori
JAC ORI :
Harus duduk ber sama, dibahas dgn sek sama, Tokoh Lingkungan Pak Budi, Perseroan dan BP Batam, dicari solusi dan jalan keluar agar berjalan sesuai yg diharapkan.😏
2026-04-14 12:57:28
3
user317466512813
golden blue blue :
Batam urus izin harus percepat ..penaman modal bisa lari....
2026-04-16 05:28:33
1
sevvendays
7days :
Kurang setoran
2026-04-15 06:55:22
2
kabari292
paprica :
wajib berhenti itu perusahaan itu,kacau kali sering kali bermasalah tentang gaji
2026-04-16 06:29:47
1
judynavianto
Judy Navianto :
KUHP Karena Uang Habis Perkara
2026-04-15 14:02:26
1
maccthemaxxx
Macc_Mackieyy :
Ini yg tiba2 nanya surat izin 😅😅😅
2026-04-15 15:55:05
1
kapuyuaak1
brotherM :
masuk angin media nya ini ,, sampe skrang pun masih beroprasi pt ini
2026-04-15 11:29:17
1
panglimagarang21
panglimagarang21 :
budiman.. budiman.. 🤭🤭
2026-04-14 12:57:03
2
naraflo01
Nara Flo :
kampung panau. Rusak pantainya. Kasian nelayan🥺
2026-04-15 09:16:24
1
dedizai613
Dedi22 :
didepan rs elsabet seilekop juga gak ada plang nama sudah beroperasi
2026-04-14 23:13:31
2
To see more videos from user @wajahbatamnews, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos


About