@ozonotelevision: #viral #paratii #ozonotv #tiktok #keikofujimori

Ozono Televisión
Ozono Televisión
Open In TikTok:
Region: PE
Tuesday 14 April 2026 22:04:20 GMT
1836903
82980
2307
21400

Music

Download

Comments

fisseth
FioriH :
Después del debate JP ES LA ÚNICA OPCION
2026-06-01 13:31:53
4450
ramiro.carranza3
Ramiro Carranza :
Kiara escoge 220 o 440...😁
2026-06-01 05:22:32
3450
fiorelah5
🌻fiorela💥 :
si mamá votaré por JP 👍😁
2026-05-31 18:23:51
2045
hugx_m
HugX :
todos somos JP..
2026-06-03 16:02:21
173
betito83312
Beto C. :
Caballero por JP.
2026-06-01 21:18:31
248
lindaesther194
LINDA CLOTHES🌸👗 :
JP JP JP JP JP
2026-06-01 13:41:14
110
melyjaimes215
Mely Jaimes215 :
votará pir JP PRESIDENTE
2026-06-03 04:33:27
109
tamaranaharat333
TAMI :
keiko presidentaaaaa🧡
2026-06-01 17:01:06
18
karolamadueolazo
maravillosa ☺️😉 :
Jp Jp mil veces
2026-06-01 14:43:35
149
poolmacool
El Elegido Caído por Dios :
keyko presidenta
2026-05-31 11:32:42
39
carlos.monge61
Carlos González :
jp presidente
2026-06-01 00:07:21
47
davicho9439
DAVICHO :
POR LA CONCORDANCIA Y RACIONALIDAD VOTAREMOS POR KEIKO
2026-06-01 11:42:25
12
vickovictor_
Vicko Victor Marcos :
no Kiaraaaaaaaa
2026-06-02 14:19:35
32
sindyal17
Sindy_alexandra🌸🌸🌸 :
Vamos keiko
2026-06-02 16:05:50
9
huguito.ramod
Huguito Ramod :
si Kiara vota por JP
2026-06-02 01:57:43
40
ronnielht
Ronniel HT :
jp es la voz
2026-06-01 04:08:20
46
freddy5064
freddy :
Sánchez presidente.
2026-06-02 13:03:53
25
asamir982
nawuareñito :
Todo el Perú somos keiko
2026-06-02 03:08:45
185
emanuelangel52
Manu.Z :
🤠JP GANADOR 💚
2026-06-01 14:34:41
37
carolinacabrerapkc
carolinacabrerapkc :
Kiara votará por JP
2026-06-02 23:02:09
26
miguelhumbertopaz
Miguelpaz. :
keyko si va.
2026-05-30 22:28:23
22
jorgesklayk
Jorge 🦉 :
Keiko presidenta del penal santa monica 💪
2026-06-02 17:19:40
55
To see more videos from user @ozonotelevision, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi
Ruang publik kita belakangan ini sangat mudah tersulut oleh judul berita. Ketika narasi "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN" muncul, banyak dari kita yang langsung terpancing amarah, seolah-olah terjadi penyalahgunaan uang rakyat untuk ibadah personal. Mari kita ambil langkah mundur sejenak, turunkan tensi, dan gunakan kacamata yang lebih objektif dan diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan dua kapasitas yang melekat pada seorang pemimpin. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada Prabowo sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, beliau tentu menunaikan kewajiban personalnya. Namun, dalam konteks 1.098 sapi ini, yang sedang berjalan adalah program resmi Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen negara yang didanai APBN, yang memang diamanatkan untuk didistribusikan ke daerah-daerah, pesantren, ormas, dan masyarakat luas. Tujuannya sangat jelas: memastikan pemerataan perhatian negara, tidak hanya terpusat di Pulau Jawa, tetapi menyentuh lapisan akar rumput di berbagai pelosok. Bantuan ini bukan untuk keluarga Istana, dan bukan pula untuk pesta pejabat. Sebagai warga negara di negara demokrasi, bersikap kritis itu sangat dianjurkan. Bahkan, kita wajib mengawasi jalannya pemerintahan. Namun, sasaran kritiknya harus bergeser pada hal yang substantif. Alih-alih termakan framing yang memelintir niat baik negara, mari kita tanyakan hal yang esensial: Apakah penyaluran sapi Banmas ini transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar membutuhkan? Itulah bentuk pengawasan yang sehat dan mencerdaskan. Kita sangat boleh berbeda pandangan politik atau tidak sepakat dengan tokoh tertentu. Itu sah. Tetapi, jangan sampai sentimen dan kebencian membutakan logika kita, hingga kita ikut menolak atau menarasikan buruk sebuah program yang manfaatnya justru kembali secara nyata kepada masyarakat. Jadilah publik yang kritis, objektif, dan berakal sehat. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikObjektif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #StopFraming #IndonesiaMaju

About