#ti̇ktok - @_arthurmotosindaiatuba"/> #ti̇ktok - @_arthurmotosindaiatuba - Tikwm"/> #ti̇ktok - @_arthurmotosindaiatuba"/>

@_arthurmotosindaiatuba: 🚨🚨 VENDE-SE 🚨🚨 🏍 Modelo: CG 160 TITAN ABS 🗓️ Ano: 2026 🛣️ Km: 1.122 💰 Valor: 24.990,00 ———————————————————————— 🏦: Trabalhamos com financiamento bancário em até 48x. ✍🏼: Financiamento sem entrada (mediante análise de crédito feito pelos os bancos parceiros “Obrigatório ter CNH para essas condições”. 💳: Parcelamos em até 24x no cartão de crédito (com juros da máquininha). 🏍️: Aceitamos sua moto na troca (mediante avaliação). ⚠️: Não trabalhamos com promissória. 📱: @thmotosindaiatuba Entre em contato conosco através do nosso link: 👇👇👇👇 📌🖥📞📲 https://linktr.ee/Thmotosindaiatuba #vendasmotos #mercadolivreindaiatuba #instagram #ti̇ktok

ARTHUR MOTOS INDAIATUBA
ARTHUR MOTOS INDAIATUBA
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 15 April 2026 18:58:37 GMT
49513
2179
20
210

Music

Download

Comments

user762033483
Julio Cesar :
comprei a cinza, mas essa é muito bonita
2026-05-17 02:21:15
2
marialucianaferre49
Maria Luciana Ferreira da Silv :
quando tá essa moto?
2026-08-17 12:51:24
0
elainesilva0479
Elaine :
qual vermelho é esse?
2026-07-02 17:19:23
0
amarildosantos2280
amarildosantos2280 :
rapaz que diferença de preço. em Bauru -SP ta 22600 uma zera na Honda.
2026-06-23 23:46:15
0
cludio0160
Cláudio :
em breve estarei com a minha!
2026-06-19 18:59:28
0
nazare.rabelo7
Nazare Rabelo :
ainda vai vender
2026-06-15 13:33:10
0
robsonmotta4641
Robson Mota :
porq povo fala tao mal maquina dessa
2026-06-05 23:30:44
0
rafael.cristian.c2
Rafael Cristian Costa Almeida :
top
2026-05-12 14:30:32
0
arielkjkjkj
ariel❤️ :
caro na minha cidade a zero tá 22 mil
2026-05-10 23:48:24
0
donizete.martins891
Donizete Martins :
boa tarde tudo certo o valor por jetilesa
2026-04-27 16:46:50
0
estevo861
estevo :
é 2026
2026-04-20 01:57:17
0
tiktokffrpp
@*3 :
2026-04-23 21:58:46
0
nazare.rabelo7
Nazare Rabelo :
oiii
2026-06-15 13:32:29
0
davi67659
David :
🙏👏
2026-04-17 22:59:35
0
user77606154876060
negao :
🥰🥰🥰
2026-04-15 22:22:18
0
lano.freire
Lano Freire :
@
2026-07-27 02:11:11
0
To see more videos from user @_arthurmotosindaiatuba, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kamu tidak menjawab apa-apa setelah Jay berkata bahwa kamu hanyalah 'orang numpang' dan 'istri di atas kertas.  Kamu tahu matanya dingin. Tapi tidak pernah kamu bayangkan bahwa hatinya juga sebeku itu. Tanpa bicara sepatah kata pun, kamu hanya berjalan pelan ke arah dapur. Kamu duduk di kursi meja makan. Meja itu yang setiap pagi, siang, dan malam kamu tata dengan penuh harap. Kamu lihat kembali masakan yang tadi kamu buat. Sekarang semuanya terasa hambar. Air matamu jatuh satu per satu saat kamu menyendok nasi ke piring, pelan. Tak ada suara selain dentingan sendok dan isakan kecil yang kamu tahan sekuat mungkin. -- Hari-hari setelah itu tidak jauh berbeda. Jay menjadi selalu bangun pagi sekali Ia tak pernah menyapamu. Kadang kamu mendengar langkahnya buru-buru, suara pintu terbuka, lalu mobilnya pergi. Ia pulang larut. Selalu larut.  Meski begitu, kamu tetap memasak. Setiap pagi. Siang. Malam. Seperti rutinitas yang sudah tertanam di tubuhmu. Sampai akhirnya Jay libur. Seminggu penuh. Kamu berpikir mungkin kamu bisa memperbaiki semuanya. Kamu menyusun menu khusus. Namun makanan untuk Jay selalu datang dari luar. Diantar oleh seseorang—yang kamu tahu adalah sekretarisnya, dan memakannya di ruang kerjanya sendiri.  Kamu memberanikan diri masuk ke ruang kerjanya. Membawa satu map berisi berkas yang sudah kamu siapkan dengan rapi. Surat penerimaan dari universitas. Kamu diterima. Di fakultas yang kamu impikan.
Kamu tidak menjawab apa-apa setelah Jay berkata bahwa kamu hanyalah 'orang numpang' dan 'istri di atas kertas. Kamu tahu matanya dingin. Tapi tidak pernah kamu bayangkan bahwa hatinya juga sebeku itu. Tanpa bicara sepatah kata pun, kamu hanya berjalan pelan ke arah dapur. Kamu duduk di kursi meja makan. Meja itu yang setiap pagi, siang, dan malam kamu tata dengan penuh harap. Kamu lihat kembali masakan yang tadi kamu buat. Sekarang semuanya terasa hambar. Air matamu jatuh satu per satu saat kamu menyendok nasi ke piring, pelan. Tak ada suara selain dentingan sendok dan isakan kecil yang kamu tahan sekuat mungkin. -- Hari-hari setelah itu tidak jauh berbeda. Jay menjadi selalu bangun pagi sekali Ia tak pernah menyapamu. Kadang kamu mendengar langkahnya buru-buru, suara pintu terbuka, lalu mobilnya pergi. Ia pulang larut. Selalu larut. Meski begitu, kamu tetap memasak. Setiap pagi. Siang. Malam. Seperti rutinitas yang sudah tertanam di tubuhmu. Sampai akhirnya Jay libur. Seminggu penuh. Kamu berpikir mungkin kamu bisa memperbaiki semuanya. Kamu menyusun menu khusus. Namun makanan untuk Jay selalu datang dari luar. Diantar oleh seseorang—yang kamu tahu adalah sekretarisnya, dan memakannya di ruang kerjanya sendiri. Kamu memberanikan diri masuk ke ruang kerjanya. Membawa satu map berisi berkas yang sudah kamu siapkan dengan rapi. Surat penerimaan dari universitas. Kamu diterima. Di fakultas yang kamu impikan. "Jay." katamu pelan, berdiri di depan mejanya. "Aku keterima kuliah." Jay menoleh sebentar. Matanya jatuh pada berkas itu. Dia membacanya, cepat, seolah hanya ingin memastikan isinya benar. Tapi dia tidak mengatakan apa-apa. Tidak ada selamat. Tidak ada senyuman. Kamu menunduk sedikit, mencoba menyembunyikan kekecewaan. - Hari-hari berikutnya kamu tetap masak. Kamu tetap menaruh makanan di meja makan. Kamu makan sendiri. Lagi. Dan lagi. Sampai akhirnya.. kamu tidak kuat. Siang itu kamu lihat makanan dari sekretaris Jay lagi-lagi diletakkan di meja. Tanpa sadar kamu membuangnya ke tempat sampah. "Apa yang kamu lakukan?!" bentaknya keras. Suara Jay muncul, tajam. Kamu menoleh cepat, dia berdiri di ambang pintu. Kamu tak menjawab. Jay berjalan cepat kearah tong sampah, lalu melihat ke dalamnya dan menatapmu penuh emosi. "Kamu buang makananku?" tanya penuh tekanan. Kamu hanya diam, menatap lantai. Jay menyeringai kecil, mengejek. "Jadi, kamu sekarang main hak atas rumah ini? Ngatur apa yang harus aku makan?" "Aku pengen kamu makan masakan aku, jay. Setidaknya sekali aja. Aku masak setiap hari—" Kamu akhirnya membalas, suara pelan namun penuh luka. Jay tertawa pendek. "Kamu pikir dengan masak tiap hari kamu bakal jadi sesuatu di rumah ini?" dia mendekat, membungkuk sedikit, suaranya nyaris seperti bisikan. "Kamu hanya orang asing, yang menikah denganku karna tanda tangan di atas kertas." Kamu menarik nafas pendek. "Rumah ini di bangun bukan untuk kamu. Bukan untuk kita." suaranya meninggi "rumah ini di bangun untuk hidupku, untuk rencana hidupku, yang tak pernah sekalipun ada kamu di dalamnya." Hatimu mencelos. "Kamu pikir, karna kamu tinggal disini, masak setiap hari, kamu jadi bagian dari hidupku? Tidak. Kamu hanya numpang, dan orang numpang tak bisa mengatur tuan rumah nya." "Aku masak bukan karna aku mau di akui, karna aku istrimu! Walau kamu tak pernah lihat aku!" Jay tiba-tiba memukul meja dapur dengan keras. "Berhenti bicara kalau kamu adalah istriku! Aku bahkan tak pernah memilih kamu. Kamu itu.. hanya kesalahan yang aku rawat karna aku terlalu lelah untuk memberontak." Kamu mundur, air matamu jatuh begitu saja. Tapi kamu tetap menatapnya. "Aku tahu, Jay. Tapi aku tetap disini walau kamu abaikan, aku tetap masak, tetap nunggu kamu—" "Terus sekarang kamu ingin aku membalas semua itu? perhatian? Aku tak perduli! Aku tak butuh kamu sama sekali." Nafasmu tercekat. "Kamu hanya lulusan SMA yang beruntung bisa menikah denganku. Lalu sekarang kamu kuliah, lalu apa? Ingin di anggap setara? Tak akan pernah." #jay #enhypen #pov #foryoupage

About