@ghocinalferdo: Emot ati retak💔 #cseries #fyp #hondagrand #astreagrand #astrea

ɢʜᴏᴄɪɴ✪
ɢʜᴏᴄɪɴ✪
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 16 April 2026 07:19:03 GMT
911
104
5
14

Music

Download

Comments

_husniiiiii
hsniiii :
holder kanan pakai apa mas
2026-04-16 12:52:55
0
rapli_2810
jii_rapli :
saiki ws josjis lekk
2026-04-16 13:30:51
0
To see more videos from user @ghocinalferdo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bisa main tiap hari loh yaa 😋 *Canda guys, aslinya itu dari akun /geoffreywarrelics, yang ada di Peleliu yang ada di daerah sekitar Philipina. Mitsubishi A6M Zero adalah pesawat tempur utama Angkatan Laut Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. Pesawat ini mulai dipakai tahun 1940, yang dalam kalender Kekaisaran Jepang adalah tahun 2600, makanya disebut Type 0 atau Zero. Sekutu mengenalnya dengan nama kode Zeke. Di awal perang Zero jadi pesawat tempur berbasis kapal induk yang paling ditakuti di Pasifik karena sangat ringan dan lincah. Keunggulan utamanya ada di kemampuan manuver pada kecepatan rendah dan jarak tempuh yang luar biasa jauh, bisa sampai 3.100 kilometer kalau pakai tangki cadangan. Karena itu Zero mampu mengawal pembom dari kapal induk jauh ke wilayah musuh. Persenjataan standarnya dua meriam 20 milimeter di sayap dan dua senapan mesin 7,7 milimeter di hidung, yang termasuk mematikan untuk ukuran tahun 1941. Zero pertama kali terkenal saat serangan Pearl Harbor 7 Desember 1941 sebagai pengawal pembom dan penyerang lapangan udara. Selama 1941 sampai 1942 pesawat ini mendominasi udara Pasifik dan menembak jatuh banyak pesawat Sekutu. Tapi Zero punya kelemahan besar karena dibuat seringan mungkin, jadi tidak dipasang perisai kokpit dan tangki bahan bakarnya tidak kedap sendiri. Akibatnya sekali kena tembak pesawat gampang terbakar dan pilotnya sulit selamat. Setelah pilot Sekutu mempelajari kelemahan itu, mereka berhenti melayani adu belok dengan Zero dan mulai pakai taktik boom-and-zoom pakai pesawat yang lebih cepat dan kuat seperti F6F Hellcat dan F4U Corsair. Puncaknya di Pertempuran Laut Filipina Juni 1944, ratusan Zero rontok sampai peristiwa itu dijuluki Great Marianas Turkey Shoot. Menjelang 1944 dan 1945 Zero sudah ketinggalan teknologi dibanding pesawat baru Sekutu. Jepang kekurangan pilot berpengalaman, jadi banyak Zero dipakai untuk misi kamikaze di akhir perang. Total sekitar 11.000 Zero diproduksi, menjadikannya pesawat tempur Jepang yang paling banyak dibuat. Sekarang beberapa Zero yang tersisa dipajang di museum seperti Smithsonian dan Museum Yūshūkan di Tokyo, dan ada beberapa yang masih bisa terbang di airshow. Zero jadi simbol kekuatan udara Jepang di awal perang sekaligus gambaran bagaimana keunggulan taktis bisa hilang kalau teknologi dan pelatihan tidak ikut berkembang. -------- #mitsubishia6mzero #History #peninggalanperangduniakedua #ww2 #History  Sobat Otaku Indonesia | All Right Reserved •
Bisa main tiap hari loh yaa 😋 *Canda guys, aslinya itu dari akun /geoffreywarrelics, yang ada di Peleliu yang ada di daerah sekitar Philipina. Mitsubishi A6M Zero adalah pesawat tempur utama Angkatan Laut Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. Pesawat ini mulai dipakai tahun 1940, yang dalam kalender Kekaisaran Jepang adalah tahun 2600, makanya disebut Type 0 atau Zero. Sekutu mengenalnya dengan nama kode Zeke. Di awal perang Zero jadi pesawat tempur berbasis kapal induk yang paling ditakuti di Pasifik karena sangat ringan dan lincah. Keunggulan utamanya ada di kemampuan manuver pada kecepatan rendah dan jarak tempuh yang luar biasa jauh, bisa sampai 3.100 kilometer kalau pakai tangki cadangan. Karena itu Zero mampu mengawal pembom dari kapal induk jauh ke wilayah musuh. Persenjataan standarnya dua meriam 20 milimeter di sayap dan dua senapan mesin 7,7 milimeter di hidung, yang termasuk mematikan untuk ukuran tahun 1941. Zero pertama kali terkenal saat serangan Pearl Harbor 7 Desember 1941 sebagai pengawal pembom dan penyerang lapangan udara. Selama 1941 sampai 1942 pesawat ini mendominasi udara Pasifik dan menembak jatuh banyak pesawat Sekutu. Tapi Zero punya kelemahan besar karena dibuat seringan mungkin, jadi tidak dipasang perisai kokpit dan tangki bahan bakarnya tidak kedap sendiri. Akibatnya sekali kena tembak pesawat gampang terbakar dan pilotnya sulit selamat. Setelah pilot Sekutu mempelajari kelemahan itu, mereka berhenti melayani adu belok dengan Zero dan mulai pakai taktik boom-and-zoom pakai pesawat yang lebih cepat dan kuat seperti F6F Hellcat dan F4U Corsair. Puncaknya di Pertempuran Laut Filipina Juni 1944, ratusan Zero rontok sampai peristiwa itu dijuluki Great Marianas Turkey Shoot. Menjelang 1944 dan 1945 Zero sudah ketinggalan teknologi dibanding pesawat baru Sekutu. Jepang kekurangan pilot berpengalaman, jadi banyak Zero dipakai untuk misi kamikaze di akhir perang. Total sekitar 11.000 Zero diproduksi, menjadikannya pesawat tempur Jepang yang paling banyak dibuat. Sekarang beberapa Zero yang tersisa dipajang di museum seperti Smithsonian dan Museum Yūshūkan di Tokyo, dan ada beberapa yang masih bisa terbang di airshow. Zero jadi simbol kekuatan udara Jepang di awal perang sekaligus gambaran bagaimana keunggulan taktis bisa hilang kalau teknologi dan pelatihan tidak ikut berkembang. -------- #mitsubishia6mzero #History #peninggalanperangduniakedua #ww2 #History Sobat Otaku Indonesia | All Right Reserved •

About