@multazam_icky: Tim Conservation Action Network (CAN) Borneo bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur menemukan seekor orangutan Borneo betina bersama dua bayi kembarnya di kawasan hutan yang telah mengalami kerusakan di Kutai Timur. Kelahiran bayi kembar pada orangutan merupakan fenomena yang sangat langka di alam liar. Induk orangutan tersebut diberi nama Jane, sementara kedua bayinya dinamai Andrianto dan Parlin. Ketiganya ditemukan di kawasan hutan yang telah mengalami fragmentasi akibat kerusakan habitat, kondisi yang semakin mempersempit ruang hidup satwa liar di Kalimantan. Temuan ini menjadi pengingat bahwa hutan yang tersisa masih menyimpan kehidupan yang sangat berharga, namun juga semakin terancam oleh kerusakan lingkungan. Perlindungan habitat menjadi kunci agar satwa liar seperti orangutan tetap bisa bertahan hidup di alam. Sumber: CAN Borneo / BKSDA Kalimantan Timur #saveorangutan#orangutan#hewanlangka #satwadilindungi #fyp