@jaysilco: we're not the same

JAY SILCO
JAY SILCO
Open In TikTok:
Region: US
Thursday 16 April 2026 21:03:43 GMT
175338
44497
291
11882

Music

Download

Comments

_moon.stoned_
🔮Kaylee Marie🔮 :
2026-04-16 22:24:03
5245
idolmisty
IdolMisty :
okay but just don't get em tangled
2026-04-17 00:07:36
2791
showmetheprincesss
Showmetheprincesss :
braiding mine as it speak
2026-06-05 13:18:33
0
trashohr
trashohr :
do a little braid king🙏
2026-04-17 12:55:39
1030
catonacatonacatonacat
catonacatonacatonacat :
wrong, i am playing magic the gathering
2026-04-17 11:19:01
193
luxcifersspam
Luxcifer :
same, my anxiety meds have made me lactate, it's really weird
2026-04-17 13:42:17
198
grillgophshhhhhhh
grillgophshhhhhhhhhhhh :
Child’s play. I’m crocheting my neurons
2026-05-02 21:55:51
44
megashedinja
Nolan :
We’re the same after all, it turns out.
2026-04-17 00:37:00
59
mykeemouse
Mykee :
2026-04-17 04:08:51
29
venesue
venesue 🪄 :
First impression, already impressed. I’m in
2026-04-17 17:14:22
25
millieriose
millie :
played this out loud at work😀
2026-04-16 21:10:25
79
morgan.lauch
morganlauch :
2026-05-04 19:32:16
12
ihopeicanchangethisl8r
ଳ ‧₊˚ ⋅AquaticଳSausage⋅˚₊‧ ଳ :
I didn't hear the difference
2026-05-08 00:08:18
15
suhvannaur6
rickety cricket :
k so there is no difference between the two of us
2026-05-06 14:35:07
13
daemerys
Daemerys :
Reposted before I heard that last part
2026-05-13 00:46:42
8
drogonthedread
DrogonTheDread :
thanks, this played out loud during an interview & I think I've got the job
2026-04-30 19:28:59
10
itssaffi
itssaffi :
Difference?
2026-05-07 21:03:10
9
boywithukesgoodboy81
Boywithukes #3 fan 💙⚫️🎤 :
my miis in tomodachi life
2026-04-19 23:51:01
11
lemonycraxk
lemonycraxk :
I immediately went to see if there was a link so I could watch. I need an exorcism. 😭
2026-04-17 16:49:52
52
motherlyzombie
al :
I thought you were binging with babish for like 20 seconds and I was very confused on how we got here
2026-04-18 05:21:15
19
To see more videos from user @jaysilco, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About