@deealimin: i asked strangers in hoi an for a picture and left with new friends anddd a cute photo dump !!

dee
dee
Open In TikTok:
Region: MY
Friday 17 April 2026 14:23:59 GMT
64904
4332
18
41

Music

Download

Comments

adlynareez
Adlyna Areez :
omg they ALL look great
2026-04-17 15:35:11
222
mioshhmush
mioo💕 :
where did you get the outfit in the pic taken by mai?
2026-04-17 18:38:50
14
syasdiary
Syafinnas :
Girll help meee. Is it safe solo travell there?
2026-04-20 05:51:17
0
zaddy.breezy
HA🖤 :
2026-04-17 15:34:49
0
jejessh
jejessh :
hi ms kindly check ur dm yaaa
2026-05-11 04:21:57
0
justhana2024
JustHana :
cantik ya awak. saya perempuan tapi cuci mata sbb cantik. im sorry it sounds so weird but i just want to say you're so beautiful 🥺
2026-04-17 16:14:15
11
cilibling
cili :
Hawww this is so cuteeee
2026-04-18 18:07:43
0
e_rlgrey
あな ★ あんとん :
sebab u cantik semua gambar cantik
2026-04-17 16:28:49
7
nasigorengdaging69
nasigorengdaging69 :
😁😁😁
2026-04-21 21:08:46
0
user18763357350438
user18763357350438 :
🥰
2026-06-09 17:43:10
0
nana_syed
Syed Blackkerd :
🥰🥰🥰
2026-04-18 00:29:34
0
user587722721
Noorshamini Abdullah :
❤️❤️❤️
2026-04-17 14:56:40
0
lycheekang_
kyungsj :
it’s bc they are Asian, we are skilled photographers. Wait until u ask non-asian ppl in Europe😭😭🙏🏻
2026-04-18 01:08:03
1
To see more videos from user @deealimin, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About