@walaykwarta_: #reletable #fyppppppppppppppppppppppp

￴
Open In TikTok:
Region: PH
Monday 20 April 2026 02:34:07 GMT
362248
26014
646
2588

Music

Download

Comments

grade8_integrity33
8-INTEGRITY :
kamusta ang mga soft hearted:(((
2026-06-12 03:36:14
843
ashley201606
🍅🍜★ashley★ 🍜🍅 :
why did he apologize? it's not his fault though
2026-06-20 21:16:45
24
char.662
.NOTHING. :
soft hearted are u okay 😢 😭
2026-06-16 11:07:26
82
nokie071
1illusion :
Romans 12:19 “don’t take revenge,leave it for me and I will treat them as they treated you” 🙏
2026-06-18 17:15:48
17
princesshuenna
𐙚˚࿔Hue𝜗𝜚˚⋆ :
ako na soft hearted:((
2026-06-14 05:30:02
87
brendannjamescuma8
brendannphking :
i want to spread the gospel. So here we go: There is no greater love than that of Christ, who gave his life for us even when we didn't deserve it. And although he died, He didn't remain in the grave: on the third day He rose again, conquering death, proving that in him there is life, power, and redemption. He is alive today, present, touching hearts, transforming lives. Amen ✝️👑🕊️😊
2026-06-15 03:51:53
44
wtf._ikeu
심 재윤 :
:((( whats happening to our world.
2026-06-18 10:25:35
8
itz_me.urcutiekayla
kaykay^^ :
the way he apologized even it's not his fault 😭
2026-06-07 13:26:08
9
cloudypogi0
Cloudypogi :
I feel so infinity bad for kuya im like saying in my mind that he was just trying to held someone’s hand
2026-06-20 07:22:27
1
chris.tine.sotto
🌷💢 alexandrea 💢🌷 :
walang respeto 🥺🥺🥺🥺
2026-06-18 10:34:57
15
blushbuni_hale
hxlrzh_ :
I felt bad for kuya I'm crying rn😭
2026-06-11 13:27:39
6
glorryjanedecasa
GL:ORRY J@NE😝 :
I feel upset for kuya,huhuhu😞🥺kaya don't take revenge talaga
2026-06-15 10:27:30
6
clarencedemesa2
loodrippin_ĉ :
Roma's 12:19 Don't take revenge,leave it for me and I will treat them as they treated you in Jesus name we say?
2026-06-07 02:50:44
14
liamthomasaquino1
4k raii :
i feell bad for kuya
2026-06-07 12:55:46
11
To see more videos from user @walaykwarta_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

War Kitchen 🔥  Beli alat dapur yang mahal dan estetik karena mikir bakal lebih sehat dan praktis? Eits, tunggu dulu! Di balik kemudahan teknologi modern, ternyata alat-alat jadul menyimpan rahasia sains yang jauh lebih unggul buat kesehatan dan rasa masakanmu!  ⚠️ PELAJARAN PENTING ⚠️   1. Air Fryer & Wajan Minyak Banyak senyawa volatil (pembawa aroma dan rasa) pada bumbu masakan bersifat lipofilik (hanya larut dalam minyak, bukan air). Saat digoreng dengan minyak, senyawa ini mengunci rasa ke dalam makanan. Air fryer murni menggunakan udara panas (metode konveksi) yang membuat kelembapan permukaan makanan menguap drastis, sehingga teksturnya cenderung lebih kering (dry) daripada renyah (crispy) berminyak. Selain itu, vitamin A, D, E, dan K membutuhkan lemak agar bisa diserap oleh tubuh. 2. Blender & Ulekan Batu Pisau blender yang berputar dengan kecepatan tinggi menghasilkan energi kinetik berupa panas akibat gesekan (friksi) dan memasukkan banyak oksigen ke dalam bumbu (oksidasi). Hal ini bisa merusak vitamin yang sensitif panas (seperti Vitamin C) dan mengubah profil rasa cabai menjadi agak pahit/langu. Sebaliknya, ulekan batu menggunakan metode tekanan (crushing), yang secara mekanis memecah dinding sel rempah-rempah untuk mengeluarkan minyak esensial (essential oils) tanpa merusak strukturnya karena panas. 3. Retrogradasi Pati: Rice Cooker & Kukusan Tradisional Nasi yang terus-menerus dipanaskan dalam mode warm pada rice cooker menjaga struktur pati (amilosa dan amilopektin) tetap dalam kondisi tergelatinisasi sempurna, sehingga sangat cepat dicerna tubuh dan menaikkan gula darah secara instan (indeks glikemik tinggi). Sebaliknya, proses mendinginkan nasi atau memasaknya dengan metode kukus tradisional memicu proses retrogradasi, di mana molekul pati menyusun kembali dirinya menjadi Pati Resisten (Type 3). Pati resisten ini tidak bisa dicerna di usus halus, berfungsi seperti serat, dan sangat bagus untuk menjaga stabilitas gula darah. 4. Spons & Kawat Baja Goresan kawat baja pada wajan anti-lengket berbahan PTFE (Teflon) akan merusak lapisan topcoat. Serpihan mikro teflon yang mengelupas berisiko masuk ke dalam makanan. Jika bagian dasar aluminium wajan sampai terekspos akibat digores, logam berat tersebut dapat bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang bersifat asam (seperti tomat atau cuka) dan memicu kontaminasi zat berbahaya bagi tubuh. 5. Spatula Silikon & Spatula Kayu Silikon bersertifikat food-grade (biasanya bersertifikasi FDA atau LFGB) memang aman hingga suhu 230°C. Namun, spatula silikon murah non-sertifikasi sering dicampur dengan bahan pengisi plastik (plastic fillers) yang bisa melepaskan senyawa kimia berbahaya saat terkena minyak panas tinggi. Sementara itu, kayu memiliki pori-pori kapiler alami yang justru menarik cairan bakteri ke dalam, lalu mengeringkannya hingga bakteri tersebut mati kekurangan hidrasi (sifat antimikroba alami kayu). #fakta #funfact #faktaunik #fact #semestafakta #SainsKuliner #FoodScience #TipsDapur #AlatMasak
War Kitchen 🔥 Beli alat dapur yang mahal dan estetik karena mikir bakal lebih sehat dan praktis? Eits, tunggu dulu! Di balik kemudahan teknologi modern, ternyata alat-alat jadul menyimpan rahasia sains yang jauh lebih unggul buat kesehatan dan rasa masakanmu! ⚠️ PELAJARAN PENTING ⚠️ 1. Air Fryer & Wajan Minyak Banyak senyawa volatil (pembawa aroma dan rasa) pada bumbu masakan bersifat lipofilik (hanya larut dalam minyak, bukan air). Saat digoreng dengan minyak, senyawa ini mengunci rasa ke dalam makanan. Air fryer murni menggunakan udara panas (metode konveksi) yang membuat kelembapan permukaan makanan menguap drastis, sehingga teksturnya cenderung lebih kering (dry) daripada renyah (crispy) berminyak. Selain itu, vitamin A, D, E, dan K membutuhkan lemak agar bisa diserap oleh tubuh. 2. Blender & Ulekan Batu Pisau blender yang berputar dengan kecepatan tinggi menghasilkan energi kinetik berupa panas akibat gesekan (friksi) dan memasukkan banyak oksigen ke dalam bumbu (oksidasi). Hal ini bisa merusak vitamin yang sensitif panas (seperti Vitamin C) dan mengubah profil rasa cabai menjadi agak pahit/langu. Sebaliknya, ulekan batu menggunakan metode tekanan (crushing), yang secara mekanis memecah dinding sel rempah-rempah untuk mengeluarkan minyak esensial (essential oils) tanpa merusak strukturnya karena panas. 3. Retrogradasi Pati: Rice Cooker & Kukusan Tradisional Nasi yang terus-menerus dipanaskan dalam mode warm pada rice cooker menjaga struktur pati (amilosa dan amilopektin) tetap dalam kondisi tergelatinisasi sempurna, sehingga sangat cepat dicerna tubuh dan menaikkan gula darah secara instan (indeks glikemik tinggi). Sebaliknya, proses mendinginkan nasi atau memasaknya dengan metode kukus tradisional memicu proses retrogradasi, di mana molekul pati menyusun kembali dirinya menjadi Pati Resisten (Type 3). Pati resisten ini tidak bisa dicerna di usus halus, berfungsi seperti serat, dan sangat bagus untuk menjaga stabilitas gula darah. 4. Spons & Kawat Baja Goresan kawat baja pada wajan anti-lengket berbahan PTFE (Teflon) akan merusak lapisan topcoat. Serpihan mikro teflon yang mengelupas berisiko masuk ke dalam makanan. Jika bagian dasar aluminium wajan sampai terekspos akibat digores, logam berat tersebut dapat bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang bersifat asam (seperti tomat atau cuka) dan memicu kontaminasi zat berbahaya bagi tubuh. 5. Spatula Silikon & Spatula Kayu Silikon bersertifikat food-grade (biasanya bersertifikasi FDA atau LFGB) memang aman hingga suhu 230°C. Namun, spatula silikon murah non-sertifikasi sering dicampur dengan bahan pengisi plastik (plastic fillers) yang bisa melepaskan senyawa kimia berbahaya saat terkena minyak panas tinggi. Sementara itu, kayu memiliki pori-pori kapiler alami yang justru menarik cairan bakteri ke dalam, lalu mengeringkannya hingga bakteri tersebut mati kekurangan hidrasi (sifat antimikroba alami kayu). #fakta #funfact #faktaunik #fact #semestafakta #SainsKuliner #FoodScience #TipsDapur #AlatMasak

About