@umahistoriatododia: Queria ficar com tudo...e a vida a deixou sem nada. Parte 3

Uma História Todo Dia
Uma História Todo Dia
Open In TikTok:
Region: BR
Tuesday 21 April 2026 20:58:56 GMT
34002
2202
44
22

Music

Download

Comments

amiquinha33
amiquinha :
parte 4
2026-04-23 19:22:46
1
elisete.teixeira12
Elisete Teixeira :
continuação
2026-05-21 17:02:14
0
piscinas.naturais
Piscinas Naturais AL :
continue por favor
2026-04-26 19:12:17
0
marinasegantin
marinasegantin :
parte final
2026-04-30 17:58:35
0
universo.do.ia6
Universo do IA :
continuação
2026-04-22 13:20:48
1
adriana.assis657
adriana assis :
parte final logo
2026-04-30 12:09:35
0
marialucineided724
Lucineide :
parte 2
2026-06-05 18:52:02
0
gessicalaianne3
gessicalaianne3 :
parte 4
2026-05-16 16:36:29
0
dineuzacavalcante
Dineuza Cavalcante :
parte 4
2026-05-28 11:39:01
0
user78741541
aprecida lima :
não
2026-04-28 19:22:30
0
francisco.sousa1726
Francisco Sousa :
parte 4
2026-05-04 16:14:09
0
isadoragabrielly14
Isadora Gabrielly :
pArte 4
2026-05-07 19:26:39
0
esmeralda.moraes47
Esmeralda Moraes :
parte 4
2026-05-13 03:09:45
0
sirlene.dos.santo29
Sirlene Dos Santos Castro :
Parte final
2026-05-02 22:01:01
0
ritamacedo28
Rita Macedo455 :
Parte 4
2026-05-13 00:23:19
0
albertmarques149
Albert Marques149 :
nair parte 4 5
2026-05-03 18:52:56
0
davizinho07.2
DAVI💙 :
segunda
2026-04-21 21:12:27
1
benicioangolanoofc
Benicio angolano OFC :
Nota 1
2026-04-21 21:04:10
0
adelaidenogueira17
adelaidenogueira17 :
Parte 4
2026-04-23 17:09:45
0
solsimplicio1
SOLANGE SIMPLÍCIO :
parte 3e 4continuação
2026-04-26 03:03:01
0
denise.andrade985
Denise Silva :
continuação
2026-04-24 19:40:33
0
lucilene.barbosa5630
Lucilene Barbosa :
parte 2
2026-06-12 17:04:51
1
user264095919
user264095919 :
parte 4
2026-04-23 20:41:12
0
lcia5470
Lúcia :
quero ver mais
2026-04-23 17:22:56
0
user8dmukdelr7
Iara Araújo Da Si447 :
continuação
2026-04-21 22:56:28
0
To see more videos from user @umahistoriatododia, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jalan Pulang Sang Jiwa Ruh adalah rahasia Allah. Ia bukan milik kita, melainkan amanah yang Allah tiupkan agar manusia hidup dan mengenal-Nya.
Jalan Pulang Sang Jiwa Ruh adalah rahasia Allah. Ia bukan milik kita, melainkan amanah yang Allah tiupkan agar manusia hidup dan mengenal-Nya. "...Lalu Aku tiupkan ke dalamnya ruh (ciptaan)-Ku..." (QS. Al-Hijr: 29) Namun perjalanan manusia bukanlah perjalanan ruh, melainkan perjalanan jiwa (an-nafs)., sejatinya Ruh tidak kemana mana, dialam Ruh kerjaannya hanya berdzikir , dialam jiwa dia merasa dekat dengan Alloh, diakan jasad dia hanya menyadari kehadiran Alloh, hingga dimana kita menghadap disitu ada wajah Alloh ( kuasa terlihat oleh jiwa yg sudah mengenal Tajali nya ) 🔹Jiwalah yang merasakan bahagia dan sedih. 🔹Jiwalah yang mencintai dan membenci. 🔹Jiwalah yang tergoda oleh dunia, lalu bangkit melalui taubat. Karena itu Al-Qur'an selalu mengarahkan perhatian kita kepada jiwa. "Sungguh beruntung orang yang menyucikan jiwanya, dan sungguh merugi orang yang mengotorinya." (QS. Asy-Syams: 9–10) 🔹Jiwa ibarat cermin. 🔹Ruh adalah cahaya. Semakin bersih cermin itu, semakin jelas cahaya Ilahi memantul dalam kehidupan seseorang. Namun ketika ego, kesombongan, iri hati, amarah, dan cinta dunia menutupi jiwa, bukan cahaya yang hilang, melainkan cermin itulah yang menjadi keruh. Allah tidak pernah jauh. Yang menjauh adalah jiwa yang tertutup oleh hijab dirinya sendiri. Kematian bukanlah akhir. Ia hanyalah saat ketika amanah ruh kembali kepada kehendak Allah, sedangkan jiwa datang membawa seluruh jejak pilihannya. Karena Al-Qur'an menegaskan: "Setiap jiwa akan merasakan kematian." (QS. Ali 'Imran: 185) "Setiap jiwa bertanggung jawab atas apa yang telah dikerjakannya." (QS. Al-Muddatsir: 38) Maka yang dipanggil pada hari kembali adalah jiwa. 🔹Bukan jiwa yang paling banyak mengetahui. 🔹Bukan jiwa yang paling banyak membantah & berbicara. 🔹Tetapi jiwa yang telah tenang bersama Allah. "Wahai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang rida dan diridai. Maka masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Ku, dan masuklah ke dalam surga-Ku." (QS. Al-Fajr: 27–30) Bukankah ini menarik? INGATLAH...Allah tidak berfirman, "Wahai ruh yang tenang..." Yang dipanggil adalah "Wahai jiwa yang tenang..." Karena jiwalah yang menjalani ujian kehidupan. Jiwalah yang memilih antara cahaya dan kegelapan. Jiwalah yang berjuang menundukkan hawa nafsu hingga kembali kepada fitrahnya "Dan mereka bertanya kepadamu tentang ruh. Katakanlah: Ruh itu termasuk urusan Tuhanku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit." (QS. Al-Isra': 85) Selama hidup, tubuh hanyalah kendaraan. Ruh adalah amanah kehidupan. Sedangkan jiwa adalah pengembara yang sedang berjalan pulang menuju Allah. Semakin bersih jiwamu, semakin terang cahaya Allah memancar dalam hidupmu. Maka jangan hanya sibuk memperbaiki dunia di sekitarmu. Mulailah menyucikan jiwamu. Karena perjalanan terbesar manusia bukanlah dari satu tempat ke tempat lain, melainkan dari ego menuju Allah. Jika engkau merasa hatimu masih gelisah, masih mencari arah, mungkin itu adalah panggilan untuk memulai perjalanan pulang melalui DN-Revolusi Jiwa 🔹Setahap demi setahap. 🔹Membersihkan jiwa. 🔹Menjernihkan hati. Hingga kelak engkau termasuk jiwa yang dipanggil dengan penuh kasih: "Wahai jiwa yang tenang... masuklah ke dalam surga-Ku." ini puisi metafika yang sangat indah dari TUHAN kepada hamba-nya 😍 #DzikirNafas #KesadaranDiri #CahayaIlahi #Lifestyle #SpiritualJourney

About