MDR-Official :
(Rindu Yang tak akan pernah bisa ku kalamkan)
Di kedalaman sanubari yang paling sunyi, ada sebuah riam yang menderu tanpa suara, Ia bukan sekadar ingatan, bukan pula sekadar bayang yang melintas di pelupuk mata. Ia adalah sesak yang menetap,,sebuah keresahan yang lahir dari ketiadaanmu, yang menyiksa namun tetap kupeluk dengan setia. Pernah kucoba meminjam tinta dari pekatnya malam,,dan mengambil pena dari tajamnya duri mawar yang patah. Ingin kutuliskan betapa luas jangkauan sepi ini. Namun, baru setitik aksara kutorehkan, kertas batinku telah basah oleh air mata yang tak sempat tumpah. Lidahku kelu, dan tintaku membeku. Sebab, bagaimanakah cara mengalamkan rindu yang telah menjadi urat nadi? Bagaimanakah cara mengeja rasa yang tak lagi memiliki huruf awal dan akhir? Kau telah menjelma menjadi detak yang tak bisa kutulis, menjadi nafas yang tak mampu kuraung dalam bait-bait puitis. Maka biarlah rindu ini tetap menjadi rahasia antara aku dan sunyi. Sebuah kitab yang takkan pernah tamat dibaca,,sebuah narasi yang takkan pernah sanggup kusuakan. Biarlah ia abadi dalam diam, menjadi rindu paling pilu. yang takkan pernah bisa ku kalamkan hingga akhir waktu.
2026-04-24 22:45:05