@harmanfelipe: ¡Esta es la fuerza del Magdalena Medio! Recorrimos las calles de Puerto Boyacá junto a campesinos y comunidades étnicas, reafirmando que este territorio hoy se levanta como símbolo de paz y protagonista de la Reforma Agraria. Aquí llegó este Gobierno cumpliendo y entregando tierra para quienes la trabajan y con justicia para un campesinado al que durante años se le negó todo. Hoy, en el Magdalena Medio, la historia se transforma con dignidad.

Harman Felipe
Harman Felipe
Open In TikTok:
Region: CO
Thursday 23 April 2026 18:05:28 GMT
127943
8313
344
935

Music

Download

Comments

luis.ortiz4370
Luis Ortiz :
un futuro presidente
2026-04-23 19:08:42
138
user4190143353190
user4190143353190juan carlos :
esta es pero haciendo política
2026-04-23 19:25:50
18
dianamore2063
user6510727243294 :
Pues de Iván Cepeda como presidente del 2026 sigue Felipe harman 2030 2034 próximo presidente
2026-04-23 18:56:49
81
miledreams
Mile Dreams. :
Felipe infinitas Gracias de los pocos funcionarios que he conocido en mi vida que si trabajan por el pueblo
2026-04-23 18:13:35
128
fernandojimenez8550
fernandojimenez8550 :
GRACIAS POR SU EXCELENTE LABOR
2026-04-23 18:20:39
58
edinsonguzman14
EDINSON :
Es de reconocer el trabajo de este funcionario muy bien Hernán
2026-04-23 18:55:39
39
user1102663208583
user1102663208583 :
Excelente gracias por luchar por los más desvalidos. Iván Cepeda presidente.
2026-04-23 20:02:05
17
yolandagordon95
solangel :
siempre con su pueblo... Bendiciones Harman 🙏
2026-04-23 18:29:28
27
jose.muoz.taborda
Jose Muñoz Taborda :
esto si es trabajar por el pueblo , Ésto si es Untarse de pueblo , Dios bendiga siempre a este funcionario
2026-04-23 19:06:45
41
alexiandrovarebue
Alexiandro Varebuena :
amigo Dios bendiga su gestión
2026-04-24 18:39:59
8
user3456381190278
piniluna :
Me encanta éste hombre absolutamente comprometido con el campesinado Colombiano y su derecho a la tierra para trabajarla👏👏👏👏👏👏👏
2026-04-24 14:25:33
8
jorgeelduro3
jorgeelduro3 :
Asi es, gracias !!!!!
2026-04-23 18:44:15
6
gustavo.suaza.mar
Gustavo Suaza Martinez :
lo felicito 💪💪💪💪
2026-04-23 18:52:57
7
cachaco8582
cachaco :
espectacular doctor Felipe y el pacto histórico, gracias
2026-04-23 18:59:05
24
elisabarbosa075
negrita :
mil felicitaciones a los campesinos y al Sr Harman 👏🏾👏🏾👏🏾👏🏾💪🏾
2026-04-24 14:30:03
11
dianamariazapataz
Diana :
¡Que viva! 💪🏼🎉
2026-04-23 18:34:04
13
garzbux
garzbux :
💪💚 Hombre Admirable
2026-04-23 22:22:06
12
miguelangeljkkkk
rendimiento de cuentas :
próximo gobernador del Meta
2026-04-24 12:26:29
5
magdalenasastoque4
magdalenasastoque4 :
Que hermoso trabajo don " Harman Felipe Dios lo guarde y el universo lo guié..💙💙💙
2026-04-24 00:55:29
16
yiset442
Yiset :
cepeda presidente
2026-04-23 18:51:37
30
lucepaez7
Lucepaez :
los mejores
2026-04-23 18:33:58
7
adrianaarcos87
Nana :
Excelente!
2026-04-23 18:15:51
22
dianizulu
@Dianazu :
Miles de éxitos Dr. Su gestión ha sido impecable
2026-04-23 19:06:32
33
paolayeivergara44
YEI Paola vergara :
vida hermosa k orgullosa estoy de ti
2026-04-23 18:26:57
24
salvattorejuliano
salvattore yuliano :
harman Dios lo bendiga vamos para delante ivan cepeda presidente
2026-04-23 19:05:37
15
To see more videos from user @harmanfelipe, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Bos PT DPM Dijerat TPPU, Jaksa Sita Rumah, Mobil Hingga Ratusan Hektar Kebun — Bengkulu (5/11/2025) - Penyidikan kasus dugaan korupsi perbankan di Kabupaten Kaur yang menyeret PT Desaria Plantation Mining (PT DPM) kini memasuki babak baru: Kejaksaan Tinggi Bengkulu telah menetapkan seorang tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU), berinisial RSAS, yang merupakan pemilik PT DPM. Kasus ini bermula dari pemberian fasilitas kredit oleh Bank Raya Indonesia Tbk (dahulu Bank BRI Agro) kepada PT DPM senilai sekitar Rp 119 miliar. Kredit diberikan dengan jaminan hak guna usaha (HGU) seluas 2.489,6 hektare yang ternyata bermasalah: lahan masih milik warga, belum diganti rugi, dan tidak produktif.   Hingga penyidikan ditindaklanjuti, Kejati Bengkulu menemukan indikator kuat penyalahgunaan wewenang pemberian kredit dan aliran dana yang sangat mencurigakan. Tidak hanya korupsi kredit—penyidikan kemudian berkembang ke ranah pencucian uang (TPPU) untuk pemulihan kerugian negara. RSAS kini jadi fokus, dengan penyidik telah menyita aset-aset miliknya yang tersebar di Medan, Kalimantan, dan Sulawesi sebagai upaya pemulihan kerugian negara. “Kami sudah tetapkan satu orang tersangka TPPU dalam perkara ini dan telah menyita aset milik tersangka sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara,” ujar Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo. Dengan penetapan tersangka baru dan fakta peralihan penyidikan ke pencucian uang, publik di Bengkulu diingatkan: proses hukum tidak hanya berhenti di penetapan pelaku utama, tetapi juga mengejar jejak aset dan dana—agar kerugian negara yang besar tersebut bisa ditutup dengan pemulihan nyata dan keadilan ditegakkan. (Cik)  ##ptdesaria##ptdpm##bankraya##briagroniaga##kejatiprovinsibengkulu
Bos PT DPM Dijerat TPPU, Jaksa Sita Rumah, Mobil Hingga Ratusan Hektar Kebun — Bengkulu (5/11/2025) - Penyidikan kasus dugaan korupsi perbankan di Kabupaten Kaur yang menyeret PT Desaria Plantation Mining (PT DPM) kini memasuki babak baru: Kejaksaan Tinggi Bengkulu telah menetapkan seorang tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU), berinisial RSAS, yang merupakan pemilik PT DPM. Kasus ini bermula dari pemberian fasilitas kredit oleh Bank Raya Indonesia Tbk (dahulu Bank BRI Agro) kepada PT DPM senilai sekitar Rp 119 miliar. Kredit diberikan dengan jaminan hak guna usaha (HGU) seluas 2.489,6 hektare yang ternyata bermasalah: lahan masih milik warga, belum diganti rugi, dan tidak produktif. Hingga penyidikan ditindaklanjuti, Kejati Bengkulu menemukan indikator kuat penyalahgunaan wewenang pemberian kredit dan aliran dana yang sangat mencurigakan. Tidak hanya korupsi kredit—penyidikan kemudian berkembang ke ranah pencucian uang (TPPU) untuk pemulihan kerugian negara. RSAS kini jadi fokus, dengan penyidik telah menyita aset-aset miliknya yang tersebar di Medan, Kalimantan, dan Sulawesi sebagai upaya pemulihan kerugian negara. “Kami sudah tetapkan satu orang tersangka TPPU dalam perkara ini dan telah menyita aset milik tersangka sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara,” ujar Kasi Penyidikan Kejati Bengkulu, Danang Prasetyo. Dengan penetapan tersangka baru dan fakta peralihan penyidikan ke pencucian uang, publik di Bengkulu diingatkan: proses hukum tidak hanya berhenti di penetapan pelaku utama, tetapi juga mengejar jejak aset dan dana—agar kerugian negara yang besar tersebut bisa ditutup dengan pemulihan nyata dan keadilan ditegakkan. (Cik) ##ptdesaria##ptdpm##bankraya##briagroniaga##kejatiprovinsibengkulu

About