@comidascaserasoriginales: Así me enseñó un chef italiano a hacer esta Creamy Chicken Pasta

Comidas Caseras Originales
Comidas Caseras Originales
Open In TikTok:
Region: BO
Friday 24 April 2026 00:26:23 GMT
1477731
51877
379
37047

Music

Download

Comments

leonard_b13
@Leonardo_B_13 :
tremenda idea pero para un espaguetazo con sardina
2026-04-28 00:47:15
123
rossmery_torres16
ROSSMERY16 :
y si no tengo horno?
2026-06-09 01:05:18
1
carlosrenan44
Carlos Renan :
Se pierde mucho tiempo con el horno, mejor freír todo y licuar tienes todo preparado en 20 minutos
2026-05-01 23:24:35
112
power1ranger1
POWER RANGER ROJO :
yo no pondría el queso crema en la licuadora sino en el salten cuando agregue la salsa, además de tu toque de mostaza para intensificar los sabores y listo
2026-04-28 08:43:25
19
ahriman_angra_mainyu
Ahriman :
la pasta cruda o cocida🤔
2026-04-28 00:45:42
3
rosario53156
Rosario :
gracias
2026-06-06 23:50:35
1
antoniachirino0
anto :
👏👏👏gracias por compartir bendiciones 💐💐
2026-06-07 02:35:50
1
matildealvarezquispe
Matilde Alvarez Quis :
parece buena tengo que prepararlo,,
2026-06-05 22:40:49
3
rigo3662
rigo :
esa pasta no la pueden ver los doctor que todo nos hace daño pero así este enfermo me comería mi platicó así de pasta esoooo
2026-04-27 22:12:55
16
juliaromeropicha
Julia Romero p :
que rico 😋😋
2026-06-06 21:35:05
1
mia1031480432289
Mia :
que es líquido que le agrega se ven exquisitos
2026-04-26 07:17:30
5
eli_16_unica
E L I 🍀 única 🇵🇪 :
Recomendadisimo😋😋😋 😍 pero calcula la salsa como si preparas unos tallarines rojos
2026-06-03 02:12:56
2
viviyambalybelcorp
blanca :
😋😋😋 mm que rico ulalaaaaaa
2026-06-03 18:16:56
2
yeral_kg
Yeral :
que rico 😋
2026-06-05 01:04:00
1
carmelita.andrade24
Carmelita Andrades :
que rico 😋😋😋 genial 👍👌
2026-06-02 21:29:06
1
monicaalegrerubin
Monica Alegre Rubina :
lo haré
2026-06-06 03:27:24
2
noemi07523
Noemi :
en lugar de queso crema puede ser crema de leche ?
2026-05-07 02:09:54
5
olinda17280
olindaruiz :
que rico se ve
2026-05-24 03:19:05
2
jenny.ramrez.pinc
Jenny Ramírez Pinche :
Demasiado cremoso sería mejor bajarlo un poco
2026-06-07 07:12:43
3
zaimon.v13
Zaimon3 :
una delicia
2026-06-02 23:10:40
1
marifer02d
marifer :
cómo a mi me gusta
2026-06-03 03:01:18
1
lucilabj
LucilaBJ :
Se ve delicioso 😋
2026-06-05 19:57:36
1
ameliaa_dg
Amelia :
me sale esta receta justo cuando estoy que me muero de hambre
2026-05-26 03:01:28
3
angelamantuano351
angelamantuano351 :
q ricoooooo
2026-06-04 03:25:17
1
pilar.meza89
Pilar Meza :
SON PIMENTONES NO TOMATES, DEBE QUEDAR ,DELICIOSO QUE HAMBRE ME DIO.
2026-05-30 00:45:52
2
To see more videos from user @comidascaserasoriginales, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Unggahan dari akun instagram @junaydfloyd pada Rabu (5/11/2025) menarik perhatian publik. Ia menyoroti soal penghargaan terhadap dosen yang diundang dalam acara mahasiswa berbayar. . “Dihargai 300 ribu 🙂. Saya dosen yg diundang mahasiswa ke acara mereka yg pesertanya berbayar. Yg daftar ratusan. Mereka juga undang influencer. Untuk influencer biaya mereka belasan juta (honor plus ridersnya). Ini bkn tentang duit 300 ribu yang mereka kasih untuk saya. Ini ttg menghargai waktu dan tenaga yg sy kasih tuk peserta,” tulisnya. . Ia menegaskan, ini bukan persoalan uang. “Acaranya menarik bayaran ke peserta - jadi gak masuk kategori amal. Mereka mendatangkan influencer biaya belasan juta - jadi bukan gak punya uang. Saya bantu promosi. It’s not the lack of money, it’s the lack of understanding of respect.” . Lebih lanjut, dosen bergelar S3 dari Monash University dengan 101 ribu followers di Instagram itu menambahkan, “Selama saya ada waktu, gratis tanpa bayarpun saya akan dengan senang hati mengisi acara. Tak terhitung berapa kali saya mengisi acara mahasiswa tanpa bayaran apapun dan saya tidak pernah merasa seperti ini. Fine-fine saja. Selama 8 tahun saya ngajar di akhir pekan (4 jam per weekend) secara sukarela. This is about disrespect. I don’t mind the influencers are getting more, but I don’t have to get that much less.” . Secara logis, masalah ini bukan soal nominal, melainkan soal proporsionalitas nilai dan bentuk penghargaan. Mengundang seorang akademisi dengan keahlian sesuai tema seharusnya disertai kesadaran bahwa ilmu, pengalaman, dan waktu memiliki nilai rasional yang setara dengan kontribusi mereka terhadap mutu acara. EO seharusnya berpikir dengan nalar profesional — menilai bukan hanya dari jumlah pengikut atau daya tarik komersial, tetapi juga dari bobot intelektual dan manfaat edukatif bagi peserta. Menghormati nalar berarti menempatkan penghargaan secara adil: bukan tinggi karena terkenal, tapi pantas karena berilmu . ©Copyright belongs to the rightful owner. If this content is yours, please DM us for credit . 𝙆𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙐𝙧𝙗𝙖𝙣, 𝐖𝐞 𝐭𝐚𝐥𝐤 𝐟𝐚𝐜𝐭𝐬, 𝐧𝐨𝐭 𝐯𝐢𝐛𝐞𝐬 ~ . #fyp #viral #beritaviral #seminar #beritanasional
Unggahan dari akun instagram @junaydfloyd pada Rabu (5/11/2025) menarik perhatian publik. Ia menyoroti soal penghargaan terhadap dosen yang diundang dalam acara mahasiswa berbayar. . “Dihargai 300 ribu 🙂. Saya dosen yg diundang mahasiswa ke acara mereka yg pesertanya berbayar. Yg daftar ratusan. Mereka juga undang influencer. Untuk influencer biaya mereka belasan juta (honor plus ridersnya). Ini bkn tentang duit 300 ribu yang mereka kasih untuk saya. Ini ttg menghargai waktu dan tenaga yg sy kasih tuk peserta,” tulisnya. . Ia menegaskan, ini bukan persoalan uang. “Acaranya menarik bayaran ke peserta - jadi gak masuk kategori amal. Mereka mendatangkan influencer biaya belasan juta - jadi bukan gak punya uang. Saya bantu promosi. It’s not the lack of money, it’s the lack of understanding of respect.” . Lebih lanjut, dosen bergelar S3 dari Monash University dengan 101 ribu followers di Instagram itu menambahkan, “Selama saya ada waktu, gratis tanpa bayarpun saya akan dengan senang hati mengisi acara. Tak terhitung berapa kali saya mengisi acara mahasiswa tanpa bayaran apapun dan saya tidak pernah merasa seperti ini. Fine-fine saja. Selama 8 tahun saya ngajar di akhir pekan (4 jam per weekend) secara sukarela. This is about disrespect. I don’t mind the influencers are getting more, but I don’t have to get that much less.” . Secara logis, masalah ini bukan soal nominal, melainkan soal proporsionalitas nilai dan bentuk penghargaan. Mengundang seorang akademisi dengan keahlian sesuai tema seharusnya disertai kesadaran bahwa ilmu, pengalaman, dan waktu memiliki nilai rasional yang setara dengan kontribusi mereka terhadap mutu acara. EO seharusnya berpikir dengan nalar profesional — menilai bukan hanya dari jumlah pengikut atau daya tarik komersial, tetapi juga dari bobot intelektual dan manfaat edukatif bagi peserta. Menghormati nalar berarti menempatkan penghargaan secara adil: bukan tinggi karena terkenal, tapi pantas karena berilmu . ©Copyright belongs to the rightful owner. If this content is yours, please DM us for credit . 𝙆𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙐𝙧𝙗𝙖𝙣, 𝐖𝐞 𝐭𝐚𝐥𝐤 𝐟𝐚𝐜𝐭𝐬, 𝐧𝐨𝐭 𝐯𝐢𝐛𝐞𝐬 ~ . #fyp #viral #beritaviral #seminar #beritanasional

About