Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@zalsanmv.13: bikin gak bosen @XINCAN GENTCARE #xincan #xincangentlecare #xincanspray #pasutri
ZALSANV
Open In TikTok:
Region: ID
Saturday 25 April 2026 10:45:02 GMT
773
13
0
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
7.53MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
7.53MB
)
Watermark .mp4 (
7.93MB
)
Music .mp3
Comments
There are no more comments for this video.
To see more videos from user @zalsanmv.13, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
دعاء شهر صفر #دعاء #شهر_صفر #اكسبلورexplore #العراق #viral
🖤bLack MambA🖤...~
yay the sun is back
#pov : Jam istirahat kedua selalu menjadi waktu yang paling ditunggu semua siswa. Lapangan basket SMA Arunika dipenuhi sorakan. Para siswi berjejer di pinggir lapangan, sebagian pura-pura membeli minuman di kantin yang letaknya bersebelahan dengan lapangan hanya agar bisa melihat latihan tim basket. Di tengah lapangan, seorang pria dengan jersey hitam melempar bola ke ring. Swish. Tepuk tangan dan teriakan langsung memenuhi udara. "SEONGHYEON!" "KAK SEAN!" "LIHAT SINI DONG!" Eom Seonghyeon. Kapten tim basket. Tinggi, tampan, terkenal, dan... menyebalkan. Setidaknya itu menurutmu. Berbeda dengan hampir seluruh siswi di sekolah yang mengagumi pria itu, kamu justru selalu menghindarinya. Entah kenapa, melihat wajah datarnya saja sudah membuatmu ingin memutar mata. "Lu gak mau nonton?" tanya sahabatmu, Naira. Kamu menggeleng sambil menutup buku. "Ngapain? Orang cuma main basket." Naira melirikmu heran. "Yang main itu Seonghyeon." "Terus?" "Ya ganteng." "Ganteng apanya?" Naira menghela napas. "Selera lu emang aneh." Kamu hanya mendengus kecil. Kalau mereka tahu alasanmu membenci Seonghyeon, mungkin mereka juga akan mengerti. Semuanya berawal dua bulan yang lalu. Saat itu kamu sedang berjalan melewati lapangan sambil membaca catatan sejarah. Bruk! "Akh!" Sebuah bola basket menghantam kepalamu cukup keras hingga buku di tanganmu terjatuh. Kamu memegang kepala sambil meringis. "Astaga..." Bola itu menggelinding tak jauh darimu. Tak lama kemudian seseorang berlari menghampiri. Kamu sempat berpikir orang itu akan meminta maaf. Namun Seonghyeon hanya mengambil bolanya. Melirikmu sekilas. Lalu berjalan kembali ke lapangan. Hari itu juga rasa kesalmu lahir. "Dasar songong." Sejak kejadian itu, kamu resmi menjadi anti-fans Eom Seonghyeon. Bahkan saking kesalnya mamu membuat akun anonim. @HattersSeonghyeonno1 Setiap hari isinya hanya satu. Mengomentari Seonghyeon. "Main basket doang songong." "Lagak nya so iye." "Kalau gak terkenal juga biasa aja." Akun itu ternyata lumayan ramai. Banyak yang membalas. Ada yang ikut menghina. Ada yang membela. Dan kamu menikmati semuanya. "Kalau ketahuan gimana?" kata naira suatu hari "Gak bakal." Kamu terlalu percaya diri. Sayangnya keberuntunganmu habis minggu itu. Saat sedang mengetik postingan baru di perpustakaan, seseorang tanpa sengaja melihat layar ponselmu. "Eh?" Kamu refleks menoleh. Seorang cowok tinggi berdiri di belakangmu. Keonho. Teman satu tim basket Seonghyeon. Matamu langsung membulat. Keonho tersenyum tipis. "Jadi... admin akun itu ternyata lu hahaha." Keonho pergi begitu saja. Sedangkan kamu membeku. "Anjir..." Malam harinya. Ponselmu berbunyi. Nomor tak dikenal. Kamu membukanya. Unknown : 'Besok gue ke kelas lu. Kamu mengernyit. : 'Siapa?' Balasan datang cepat. : 'Eom Seonghyeon.' Jantungmu langsung berhenti sesaat. Tanganmu sampai dingin. Kamu buru-buru mengetik. : 'Salah orang. : 'Gak. Keonho udah cerita. Sampai besok.' Seen. Tidak ada balasan lagi. Kamu menatap layar ponsel selama beberapa detik. "Lah..." "Dia dapet nomor gue dari mana?!" Malam itu kamu tidak bisa tidur nyenyak. Segala kemungkinan buruk muncul di kepala. Padahal di media sosial kamu galak sekali. Begitu dunia nyata mentalmu langsung ciut, alias mental sosmed. ••• Keesokan paginya. Kamu sudah mondar-mandir di depan kelas sejak bel masuk belum berbunyi. Naira hanya memperhatikanmu sambil memakan roti. "Ya siapa suruh jadi haters." katanya santai. Kamu melotot. "Nai, serius dikit!" "Giliran mau disamperin begini malah kayak ayam sayur lewat. Hahaha." "Gak lucu!" "Gue gak ikut-ikutan ya." Kamu mengacak rambut frustrasi. "Tapi... pasti gak mungkin dia beneran ke sini kan? Mungkin cuma nakut-nakutin." Naira mengangkat bahu. "Gak tau." Bel masuk berbunyi. Pelajaran pertama berjalan normal. Kamu mulai merasa lega. "Tuh kan..." gumammu pelan. "Dia cuma ngancam, ini malah udah istirahat." Baru saja kalimat itu selesai ketua kelas muncul di depan pintu. "Yn." Kamu menoleh. "Ada yang nyariin." Jantung langsung berpacu cepat. [+SOROTAN/SALURAN] #seonghyeon #fyp #cortis #xybca
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy