@mr.snis8: samjha babu Gareebo de dur hoja babu #decipline #words #motivation #successful

MR-SNIS
MR-SNIS
Open In TikTok:
Region: NP
Saturday 25 April 2026 15:16:36 GMT
17764
2796
55
180

Music

Download

Comments

hamza.safe09
Hamza Safe :
right
2026-06-08 09:50:34
1
meersain047
🔥MAHESAR🔥 :
bhei back groundmusic kaam kro thora
2026-04-27 18:55:46
3
noor_official..5
Ñoor Muhammad ❤️ :
bhai ye apka official account hai kya?
2026-04-28 14:15:39
1
sultan__803
sultan 👑 :
meray mind Kai log miltay he nahi
2026-05-05 15:10:40
1
ilovenepalsindhiyaindia
king 👑dada 😈 :
good bro 💓😘
2026-04-28 06:37:10
1
rehan.arshad583
@(Desent boy)🌒🙂 :
good
2026-04-30 17:28:41
1
hamza.safe09
Hamza Safe :
right
2026-06-08 09:50:26
0
meersain047
🔥MAHESAR🔥 :
Good 👍
2026-04-27 18:57:56
2
pakteam007wow2027
Mr_007_WoW_🏆 :
😘😘😘
2026-05-15 12:27:26
1
junejoaqib4385
🪶Aqiii🦂 :
😁😁😁
2026-05-24 10:46:04
1
eiasenarafat67601
মোঃ ইয়াসীন আরাফাত :
🖤🖤🖤
2026-05-05 08:37:28
1
sanjayasaud2
Sanjaya saud :
🥰🥰🥰
2026-05-12 14:09:47
1
mdtaofik77
🔰ᵀᴬᴼᶠᴵᴷ ᴵˢᴸᴬᴹ🔰 :
💝💝💝
2026-05-14 15:57:48
1
shn.knx
ᥫ᭡.┋ DarkNoveX ┋ ᥫ᭡. :
💓💓💓
2026-05-25 15:12:20
1
alpha23784
◤Aʟᴘʜᴀ 👑 :
♥️♥️♥️
2026-05-18 13:19:28
1
skkhann72
S🚬K ♛ KHAN :
❤️❤️❤️
2026-05-12 20:01:05
1
minhazabid101
💫_𝐌𝐢𝐍𝐇𝐀𝐙-𝐀𝐁𝐢𝐃_🇧🇷 :
🗿🗿🗿
2026-05-24 15:45:19
1
zrjaan109
ZRJAAN :
🥰🥰🥰
2026-05-16 23:29:43
1
sajjadbhangr
sajjadbhangr 💝💝💝 :
☺️☺️☺️
2026-05-20 11:04:13
1
bilal12as
Bilal Khan :
🥺🥺🥺
2026-05-21 15:28:21
1
alwayskanxa02
Pravash GR..!  :
🥰🥰🥰
2026-05-01 06:39:56
1
meer.trader5
📈🅢🅐🅛🅘🅜 🅣📉 :
🥰🥰🥰
2026-05-02 03:08:01
1
arbinaingh123
「⪨ʹʹܼ‽┃Ằ𝙧ḅ𝒾𝓷┃‽ܼʹʹ⪩」😈 :
🥰🥰🥰
2026-05-07 06:51:46
1
4flaggame0
Om swarnakar :
🌸🌸🌸
2026-04-29 15:14:59
1
To see more videos from user @mr.snis8, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Wahai jiwa-jiwa yang masih sibuk menghitung apa yang dimiliki... pernahkah engkau menyadari bahwa sebagian besar kegelisahanmu lahir karena terlalu erat menggenggam sesuatu yang sejak awal tidak pernah benar benar menjadi milikmu. Kau menyebutnya rumahmu, padahal suatu hari orang lain yang akan tinggal di dalamnya. Kau menyebutnya hartamu, padahal namamu hanya ditulis sementara di atas kepemilikannya. Kau menyebut mereka keluargamu, sahabatmu, dan orang orangmu, padahal suatu hari perjalanan ini akan memisahkan semuanya tanpa meminta persetujuanmu terlebih dahulu. Dan betapa anehnya manusia, begitu takut kehilangan apa yang dicintainya, padahal sejak awal seluruh yang dicintainya hanyalah titipan yang sedang singgah. Wahai jiwa-jiwa yang merasa memiliki kendali atas hidupmu sendiri... renungkanlah sesuatu yang sangat sederhana namun sering dilupakan. Kau tidak memilih kapan dilahirkan, tidak menentukan di keluarga mana engkau dibesarkan, tidak mengatur bagaimana tubuhmu bertumbuh, bahkan detak jantung yang saat ini menjaga hidupmu pun bekerja tanpa pernah menunggu perintahmu. Jika banyak hal paling mendasar dalam hidupmu saja tidak berada dalam kuasamu, lalu dari mana datangnya keyakinan bahwa semua yang berada di sekelilingmu adalah milikmu sepenuhnya. Bukankah manusia sering kali terlalu percaya diri terhadap sesuatu yang bahkan tidak mampu ia pertahankan satu detik lebih lama ketika Allah menetapkan waktunya selesai. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu takut kehilangan dunia... sadarlah bahwa kehilangan sebenarnya bukan ketika sesuatu diambil darimu. Kehilangan yang sesungguhnya adalah ketika engkau menghabiskan seluruh hidup mencintai titipan sampai lupa kepada Pemilik-Nya. Karena cepat ataupun lambat akan datang hari dimana satu per satu yang kau sayangi mulai meninggalkanmu. Ada suara yang tidak lagi bisa didengar, ada kursi atau sofa yang tiba tiba kosong, ada rumah yang terasa berbeda, ada nama-nama yang perlahan berubah menjadi kenangan. Pada saat itu manusia baru memahami bahwa tidak ada yang benar-benar bisa dimiliki seutuhnya bahkan sekadar menetap selamanya. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu lelah mempertahankan dunia... lihatlah dirimu sendiri. Bahkan tubuhmu yang setiap hari kau rawat dengan penuh perhatian pun tidak akan tinggal bersamamu selamanya. Akan datang hari dimana kaki yang membawamu ke mana-mana tidak lagi mampu berdiri tegak, tangan yang menggenggam perlahan kehilangan kekuatannya, dan wajah yang dahulu dikenal banyak manusia perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi dapat dikenali. Pada akhirnya tubuhmu yang selama ini kau sebut dirimu sendiri pun akan meninggalkanmu, dibaringkan, ditutupi tanah, lalu kembali menjadi bagian dari bumi yang selama ini kau pijak. Wahai jiwa-jiwa yang masih diberi kesempatan bernapas hari ini... jangan terlalu hancur saat pemilik-Nya mengambil sesuatu darimu, karena sejatinya Allah sedang mengingatkan bahwa tanganmu tidak pernah benar-benar memiliki apa pun untuk digenggam selamanya. Dan kenyataannya yang paling mengoyak hati bukan ketika semuanya diambil kembali, melainkan ketika seseorang baru sadar bahwa selama ini ia terlalu mencintai titipan hingga lupa mempersiapkan diri untuk kembali kepada Sang Pemilik seluruh kehidupan. #masukberandafypシ #selfreminder #masukberandafyp #masukberandamuu #renungan
Wahai jiwa-jiwa yang masih sibuk menghitung apa yang dimiliki... pernahkah engkau menyadari bahwa sebagian besar kegelisahanmu lahir karena terlalu erat menggenggam sesuatu yang sejak awal tidak pernah benar benar menjadi milikmu. Kau menyebutnya rumahmu, padahal suatu hari orang lain yang akan tinggal di dalamnya. Kau menyebutnya hartamu, padahal namamu hanya ditulis sementara di atas kepemilikannya. Kau menyebut mereka keluargamu, sahabatmu, dan orang orangmu, padahal suatu hari perjalanan ini akan memisahkan semuanya tanpa meminta persetujuanmu terlebih dahulu. Dan betapa anehnya manusia, begitu takut kehilangan apa yang dicintainya, padahal sejak awal seluruh yang dicintainya hanyalah titipan yang sedang singgah. Wahai jiwa-jiwa yang merasa memiliki kendali atas hidupmu sendiri... renungkanlah sesuatu yang sangat sederhana namun sering dilupakan. Kau tidak memilih kapan dilahirkan, tidak menentukan di keluarga mana engkau dibesarkan, tidak mengatur bagaimana tubuhmu bertumbuh, bahkan detak jantung yang saat ini menjaga hidupmu pun bekerja tanpa pernah menunggu perintahmu. Jika banyak hal paling mendasar dalam hidupmu saja tidak berada dalam kuasamu, lalu dari mana datangnya keyakinan bahwa semua yang berada di sekelilingmu adalah milikmu sepenuhnya. Bukankah manusia sering kali terlalu percaya diri terhadap sesuatu yang bahkan tidak mampu ia pertahankan satu detik lebih lama ketika Allah menetapkan waktunya selesai. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu takut kehilangan dunia... sadarlah bahwa kehilangan sebenarnya bukan ketika sesuatu diambil darimu. Kehilangan yang sesungguhnya adalah ketika engkau menghabiskan seluruh hidup mencintai titipan sampai lupa kepada Pemilik-Nya. Karena cepat ataupun lambat akan datang hari dimana satu per satu yang kau sayangi mulai meninggalkanmu. Ada suara yang tidak lagi bisa didengar, ada kursi atau sofa yang tiba tiba kosong, ada rumah yang terasa berbeda, ada nama-nama yang perlahan berubah menjadi kenangan. Pada saat itu manusia baru memahami bahwa tidak ada yang benar-benar bisa dimiliki seutuhnya bahkan sekadar menetap selamanya. Wahai jiwa-jiwa yang terlalu lelah mempertahankan dunia... lihatlah dirimu sendiri. Bahkan tubuhmu yang setiap hari kau rawat dengan penuh perhatian pun tidak akan tinggal bersamamu selamanya. Akan datang hari dimana kaki yang membawamu ke mana-mana tidak lagi mampu berdiri tegak, tangan yang menggenggam perlahan kehilangan kekuatannya, dan wajah yang dahulu dikenal banyak manusia perlahan berubah menjadi sesuatu yang tidak lagi dapat dikenali. Pada akhirnya tubuhmu yang selama ini kau sebut dirimu sendiri pun akan meninggalkanmu, dibaringkan, ditutupi tanah, lalu kembali menjadi bagian dari bumi yang selama ini kau pijak. Wahai jiwa-jiwa yang masih diberi kesempatan bernapas hari ini... jangan terlalu hancur saat pemilik-Nya mengambil sesuatu darimu, karena sejatinya Allah sedang mengingatkan bahwa tanganmu tidak pernah benar-benar memiliki apa pun untuk digenggam selamanya. Dan kenyataannya yang paling mengoyak hati bukan ketika semuanya diambil kembali, melainkan ketika seseorang baru sadar bahwa selama ini ia terlalu mencintai titipan hingga lupa mempersiapkan diri untuk kembali kepada Sang Pemilik seluruh kehidupan. #masukberandafypシ #selfreminder #masukberandafyp #masukberandamuu #renungan

About