Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@trinhmom95: Nhỏ xíu vậy thôi chứ nó bảo vệ được tài sản của mình #giadungtienich #giadung #thinhhanh #dinhvi #dinhvixemay @Trinh Móm @Trinh Móm @Trinh Móm
Trinh Móm
Open In TikTok:
Region: VN
Saturday 25 April 2026 16:25:09 GMT
22354
22
3
10
Music
Download
No Watermark .mp4 (
10.74MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
12.28MB
)
Watermark .mp4 (
0MB
)
Music .mp3
Comments
Ted :
Привет
2026-04-27 00:08:39
0
Cô Út Long An :
Dễ kết nối k
2026-05-25 13:54:38
0
phương :
rồi pin đc lâu không
2026-05-01 05:46:26
0
To see more videos from user @trinhmom95, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
O şansa inanmaz. #daha17 #diziedit #kanald #aras #fyp
Membalas @kodok_ijoe singkat cerita ttg beliau Pemuda itu bernama Abdurrahman. Ia adalah seorang Sayyid keturunan Rasulullah yang bergelar Basyaiban. Basyaiban adalah gelar warga habib keturunan Sayyid Abu Bakar Syaiban, seorang ulama terkemuka di Tarim, Hadramaut, yang terkenal alim dan sakti. Sayid Abu Bakar mendapat julukan Syaiban (yang beruban) karena ada kisah unik dibalik julukannya itu. Suatu ketika, Sayid Abu Bakar yang saat itu masih tergolong muda menghilang. Sejak itu ia tidak muncul-muncul. Konon, ia uzlah untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Baru setelah sekitar tiga puluh tahun, Sayid Abu Bakar muncul di Tarim. Ia tetap tampak muda. Tapi aneh, rambutnya putih, tak selembar pun yang hitam. Ia seperti berambut salju. Sejak itulah orang-orang menjulukinya Syaiban (yang beruban). Abdurrahman masih tergolong cicit dari Sayyid Abu Bakar Basyaiban. Ia putra sulung Sayyid Umar bin Muhammad bin Ahmad bin Abu Bakar Basyaiban. Lahir pada abad 16 Masehi di Tarim, Yaman bagian selatan, perkampungan sejuk di Hadramaut yang masyhur sebagai gudang para wali. Dalam masa perantauannya ke Nusantara, tepatnya di Pulau Jawa, Sayid Abdurrahman memilih bertempat tinggal di Cirebon, Jawa Barat. Beberapa waktu kemudian, ia mempersunting putri Maulana Sultan Hasanuddin (?-1570 M). Putri bangsawan itu juga masih keturunan Rasulullah. Ia bernama Syarifah Khadijah, cucu Raden Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Dari pasangan dua keturunan Rasulullah ini, lahir tiga orang putra: Sayid Sulaiman, Sayyid Abdurrahim (terkenal dengan sebutan Mbah Arif Segoropuro Pasuruan), dan Sayid Abdul Karim. Mewarisi ketekunan leluhurnya dalam berdakwah, keluarga ini berjuang keras menyebarkan Islam di Jawa, tak jauh dengan apa yang telah dilakukan oleh Syarif Hidayatullah, Sunan Gunung Jati, di Cirebon.
Paris Saint-Germain F.C. Ventures Into #NFTs And The #Metaverse #WatcherGuru
#WithHumbleIntent
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy