@ivettleone: Gracias Dios por mi familia🤍aleluya amén🙏🏻 🧑‍🧑‍🧒 #CapCut #mom #family #firsttimemom #maternidadreal

IvettLeo | GirlMom💕
IvettLeo | GirlMom💕
Open In TikTok:
Region: US
Monday 27 April 2026 01:32:42 GMT
14310
436
9
5

Music

Download

Comments

bet.london
Bet London :
Al fin saliooooooooo 🥰
2026-04-29 05:43:45
7
ana.mara.carreira
Ana 🌹 :
Amiga Felicidades 👏
2026-04-27 01:58:02
1
jhonmarymarcano
Jhonmary Marcano :
Los Amooo❤️
2026-04-27 01:44:06
3
wil10770
wil :
a,iba porfis porque los treinta mil videos que isiste pero que dios los bendiga
2026-04-28 19:37:56
0
bet.london
Bet London :
Felicidades mami 🥰
2026-04-29 05:43:54
1
To see more videos from user @ivettleone, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh aksi kontroversial dari seorang kreator konten TikTok bernama Xander (@violettaaxandrea). Xander mendadak ramai dikecam dan banjir kritik pedas dari warganet setelah mengunggah konten promosi produk kecantikan. Namun, bukannya fokus pada manfaat produk, ia justru dituding memparodikan atau berpura-pura memiliki kondisi disabilitas demi menarik perhatian penonton. Netizen pun langsung menyuarakan kemarahan mereka dan menuding tindakan tersebut sebagai bentuk nyata dari ableisme (ableism). Tapi, sebenarnya apa sih ableism itu?  Secara definisi, ableisme adalah bentuk diskriminasi atau prasangka terhadap penyandang disabilitas, serta menganggap posisi mereka lebih rendah daripada kaum non-disabilitas. Tanpa disadari, banyak aspek di sekitar kita yang bersifat ableist, seperti mengejek kondisi fisik lewat candaan, menganggap disabilitas harus selalu terlihat, hingga minimnya fasilitas umum yang ramah bagi pengguna kursi roda atau braille. Sadar kontennya memicu kegaduhan besar, Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui sebuah unggahan terbarunya. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk mengejek atau menyinggung kaum disabilitas dalam video promosi tersebut. Meskipun sudah meminta maaf, kolom komentar masih terus dibanjiri diskusi hangat dari warganet (;⌣̀_⌣́) Banyak yang mengingatkan para kreator konten agar lebih bijak dan berempati saat membuat materi jualan, serta tidak menjadikan keterbatasan orang lain sebagai bahan candaan ┐( ̄ヘ ̄)┌
Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh aksi kontroversial dari seorang kreator konten TikTok bernama Xander (@violettaaxandrea). Xander mendadak ramai dikecam dan banjir kritik pedas dari warganet setelah mengunggah konten promosi produk kecantikan. Namun, bukannya fokus pada manfaat produk, ia justru dituding memparodikan atau berpura-pura memiliki kondisi disabilitas demi menarik perhatian penonton. Netizen pun langsung menyuarakan kemarahan mereka dan menuding tindakan tersebut sebagai bentuk nyata dari ableisme (ableism). Tapi, sebenarnya apa sih ableism itu? Secara definisi, ableisme adalah bentuk diskriminasi atau prasangka terhadap penyandang disabilitas, serta menganggap posisi mereka lebih rendah daripada kaum non-disabilitas. Tanpa disadari, banyak aspek di sekitar kita yang bersifat ableist, seperti mengejek kondisi fisik lewat candaan, menganggap disabilitas harus selalu terlihat, hingga minimnya fasilitas umum yang ramah bagi pengguna kursi roda atau braille. Sadar kontennya memicu kegaduhan besar, Xander akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui sebuah unggahan terbarunya. Ia menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak memiliki niat untuk mengejek atau menyinggung kaum disabilitas dalam video promosi tersebut. Meskipun sudah meminta maaf, kolom komentar masih terus dibanjiri diskusi hangat dari warganet (;⌣̀_⌣́) Banyak yang mengingatkan para kreator konten agar lebih bijak dan berempati saat membuat materi jualan, serta tidak menjadikan keterbatasan orang lain sebagai bahan candaan ┐( ̄ヘ ̄)┌

About