@benart2: @King Bala @lil_la_pioche #lyrics #searchinsightcreators #videography #benart

BenArt | Studio🎥📸
BenArt | Studio🎥📸
Open In TikTok:
Region: TG
Monday 27 April 2026 11:56:52 GMT
218394
13390
112
918

Music

Download

Comments

nadegegalin
nadegegalin :
c'est quoi le titre
2026-04-27 18:40:33
6
cr7daro0
cr7daro :
Ben b force à toi bro
2026-05-01 22:40:42
1
user759723783238
Dieu avant tout ☝️ :
C'est un morceau qui m'a beaucoup conforté.
2026-04-27 20:07:07
13
user7607887780145
Louwa Bou :
super
2026-07-23 20:59:44
0
user25137277602791
moïse deejay le padray :
ok
2026-07-04 07:28:04
1
dechou55
Dechou :
Lessez l'es allez
2026-04-28 22:56:54
3
acha.bawa55
Aïcha Bawa :
2026-09-10 00:15:10
0
mohamedbobo915
BOBODIBO :
C’est fort
2026-04-28 09:03:10
4
femmedupasteur
femme du Pasteur🔥♥️♥️ :
Merci pour la traduction 🥰
2026-04-28 20:54:00
5
alphonsinekoyoda
Queen 🥰🥰🥰 :
Merci vraiment pour la traduction 🙏
2026-04-30 11:21:45
4
shakursoule
shakursoule :
King fait la fierté des Tem 🚶‍♂️
2026-04-28 11:38:13
1
m_o_h_a_m_m_e_d_228
ALABI 🇳🇬🇹🇬 :
merci beaucoup pour la traduction
2026-04-28 06:49:03
4
latifatouatta
Attalat :
longue vie à vous king bala
2026-05-15 12:41:51
1
namatousalami
Alakè ❤️‍🩹shop :
Falila toujours à l’honneur ❤️
2026-04-28 11:39:32
2
rahmankota49gmail.com
rahmankota49gmail.com2 :
😘😘😘😘bon vendredi a tout le monde
2026-05-22 08:12:41
1
eulalielawson
eulalielawson :
Amen merci mon grand
2026-05-03 18:06:10
1
shakursoule
shakursoule :
La chanson est 💪
2026-04-28 11:37:47
0
acha.bawa55
Aïcha Bawa :
2026-09-10 00:15:43
0
ayindoclementtama
ayindoclementtama :
Merci pour la traduction
2026-06-15 13:45:50
0
regina.stylish
Regina Stylish :
I am
2026-09-08 22:18:16
0
jamilat282
Jamilat🧕❤️🦋 :
Proudly Kotokoli
2026-07-26 01:34:16
1
acha.bawa55
Aïcha Bawa :
2026-09-10 00:15:10
0
sandrabeauty019
Sandra style 🤍✨ :
Merci pou la tradition , j’aime beaucoup aimé cette chanson , force à vous
2026-06-16 20:09:12
0
arusmendi2
DANJUMAH 💯🌹 :
le benArt 🔥🔥🔥🔥🔥
2026-04-28 17:48:21
0
To see more videos from user @benart2, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Viral di TikTok hingga Jadi Ladang Rezeki, Sabana Waduk Cengklik Ramai Diserbu Warga Kawasan Waduk Cengklik di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini menarik perhatian warga setelah sebagian dasar waduk berubah menjadi hamparan rumput hijau menyerupai sabana. Fenomena itu terjadi akibat menyusutnya debit air waduk pada musim kemarau. Area yang sebelumnya terendam air kini berubah menjadi tempat warga untuk berjalan-jalan, berfoto, hingga menikmati suasana sore. Tim Tribun-Video.com melihat langsung kondisi Waduk Cengklik pada Jumat (16/10/2026) sore. Alih-alih hamparan air, sebagian dasar waduk kini dipenuhi rerumputan hijau yang dapat dikunjungi warga.  Pemandangan tersebut juga menarik perhatian masyarakat setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Rini, pengunjung asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah mengaku pertama kali datang ke Sabana Waduk Cengklik setelah mengetahui kawasan tersebut melalui TikTok. “Baru pertama kali, info dari TikTok, penasaran ingin tahu gimana suasana di sini,” ujar Rini. Namun, perjalanan menuju lokasi ternyata tidak semudah yang dibayangkannya. Rini mengaku sempat tersesat hingga tiga kali karena akses jalan menuju kawasan sabana cukup sempit dan berkelok. “Ternyata jalannya kurang besar,” ungkap wanita berusia 58 tahun tersebut. Meski demikian, Rini mengaku senang setelah tiba di lokasi karena suasananya sejuk dan pemandangannya menarik. “Senang, hawanya sejuk, melihatnya juga enak, tiketnya murah Rp5.000 sudah sama parkir, merakyat lah tiketnya,” katanya. Ia juga menilai harga jajanan yang dijual di sekitar kawasan sabana masih terjangkau. “Jajanannya murah dan terjangkau juga di kita,” tambahnya. Rini bahkan berencana kembali mengunjungi kawasan tersebut bersama keluarga dan tetangganya. “Saya mau ajak anak cucu dan tetangga di perumahan, biar penasaran dan fotonya kasih tahu, biar pada penasaran dan ke sini,” ujarnya. Ramainya pengunjung turut memberikan keuntungan bagi pedagang yang mulai berjualan di sekitar kawasan sabana. Yoko Ristanto, pedagang siomay asal Boyolali, mengaku baru tiga hari berjualan di lokasi tersebut setelah tempat itu viral sekitar dua minggu terakhir. Sebelumnya, ia biasa berjualan di sekitar Bandara Adi Soemarmo, Solo. “Biasanya jualan dekat bandara, lalu pindah ke sini karena pelanggannya banyak di sini, yang pelanggan nongkrong anak muda pada pindah ke sini, jadi ya ikut ke sini,” ungkap Yoko. Perpindahan lokasi tersebut berdampak pada peningkatan penjualannya. “Alhamdulillah omzet naik karena pengaruh viral, biasanya satu dandang habis sampai jam 10 malam, tapi karena di sini jam 5 sudah habis, dan satu jam habis,” katanya. Menurut Yoko, jumlah pengunjung paling banyak datang pada akhir pekan. “Pengunjung ramai di hari Sabtu dan Minggu, itu paling ramai karena weekend,” ujarnya. Ia berharap ramainya kawasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil di sekitarnya. “Ya meningkatkan UMKM untuk warga sekitar,” tambahnya. Sementara itu, waktu yang cocok untuk mengunjungi Sabana Waduk Cengklik yakni sekitar pukul 16.00 hingga 17.45 WIB. Pada waktu tersebut, pengunjung dapat menikmati suasana yang lebih sejuk sekaligus menyaksikan pemandangan matahari terbenam. Meski ramai dikunjungi, hamparan sabana ini merupakan fenomena musiman yang bergantung pada kondisi debit air waduk. Ketika musim hujan tiba dan debit air kembali meningkat, kawasan yang kini ditumbuhi rerumputan berpotensi kembali terendam.(*)
Viral di TikTok hingga Jadi Ladang Rezeki, Sabana Waduk Cengklik Ramai Diserbu Warga Kawasan Waduk Cengklik di Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, kini menarik perhatian warga setelah sebagian dasar waduk berubah menjadi hamparan rumput hijau menyerupai sabana. Fenomena itu terjadi akibat menyusutnya debit air waduk pada musim kemarau. Area yang sebelumnya terendam air kini berubah menjadi tempat warga untuk berjalan-jalan, berfoto, hingga menikmati suasana sore. Tim Tribun-Video.com melihat langsung kondisi Waduk Cengklik pada Jumat (16/10/2026) sore. Alih-alih hamparan air, sebagian dasar waduk kini dipenuhi rerumputan hijau yang dapat dikunjungi warga. Pemandangan tersebut juga menarik perhatian masyarakat setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Rini, pengunjung asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah mengaku pertama kali datang ke Sabana Waduk Cengklik setelah mengetahui kawasan tersebut melalui TikTok. “Baru pertama kali, info dari TikTok, penasaran ingin tahu gimana suasana di sini,” ujar Rini. Namun, perjalanan menuju lokasi ternyata tidak semudah yang dibayangkannya. Rini mengaku sempat tersesat hingga tiga kali karena akses jalan menuju kawasan sabana cukup sempit dan berkelok. “Ternyata jalannya kurang besar,” ungkap wanita berusia 58 tahun tersebut. Meski demikian, Rini mengaku senang setelah tiba di lokasi karena suasananya sejuk dan pemandangannya menarik. “Senang, hawanya sejuk, melihatnya juga enak, tiketnya murah Rp5.000 sudah sama parkir, merakyat lah tiketnya,” katanya. Ia juga menilai harga jajanan yang dijual di sekitar kawasan sabana masih terjangkau. “Jajanannya murah dan terjangkau juga di kita,” tambahnya. Rini bahkan berencana kembali mengunjungi kawasan tersebut bersama keluarga dan tetangganya. “Saya mau ajak anak cucu dan tetangga di perumahan, biar penasaran dan fotonya kasih tahu, biar pada penasaran dan ke sini,” ujarnya. Ramainya pengunjung turut memberikan keuntungan bagi pedagang yang mulai berjualan di sekitar kawasan sabana. Yoko Ristanto, pedagang siomay asal Boyolali, mengaku baru tiga hari berjualan di lokasi tersebut setelah tempat itu viral sekitar dua minggu terakhir. Sebelumnya, ia biasa berjualan di sekitar Bandara Adi Soemarmo, Solo. “Biasanya jualan dekat bandara, lalu pindah ke sini karena pelanggannya banyak di sini, yang pelanggan nongkrong anak muda pada pindah ke sini, jadi ya ikut ke sini,” ungkap Yoko. Perpindahan lokasi tersebut berdampak pada peningkatan penjualannya. “Alhamdulillah omzet naik karena pengaruh viral, biasanya satu dandang habis sampai jam 10 malam, tapi karena di sini jam 5 sudah habis, dan satu jam habis,” katanya. Menurut Yoko, jumlah pengunjung paling banyak datang pada akhir pekan. “Pengunjung ramai di hari Sabtu dan Minggu, itu paling ramai karena weekend,” ujarnya. Ia berharap ramainya kawasan tersebut dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil di sekitarnya. “Ya meningkatkan UMKM untuk warga sekitar,” tambahnya. Sementara itu, waktu yang cocok untuk mengunjungi Sabana Waduk Cengklik yakni sekitar pukul 16.00 hingga 17.45 WIB. Pada waktu tersebut, pengunjung dapat menikmati suasana yang lebih sejuk sekaligus menyaksikan pemandangan matahari terbenam. Meski ramai dikunjungi, hamparan sabana ini merupakan fenomena musiman yang bergantung pada kondisi debit air waduk. Ketika musim hujan tiba dan debit air kembali meningkat, kawasan yang kini ditumbuhi rerumputan berpotensi kembali terendam.(*)

About