@isra_elsheikh3: شاركني في التعليقات ليكم كم سنة وانت عندك سكر ي #diabetes #insulinresistant

إسراء الشيخ
إسراء الشيخ
Open In TikTok:
Region: SA
Tuesday 28 April 2026 07:19:21 GMT
6359
206
33
23

Music

Download

Comments

ahmedmerganialbas
Ahmed Albasha :
الحل شنو يا دكتورة الوالده عندها سكري من سنين طويله
2026-05-09 21:21:01
1
user52991983211704
user52991983211704 :
عندك عيادة في السودان
2026-05-13 10:40:03
1
nafisaomerhassane
Nafisa Omer Hassanei :
9 سنة النوع التاني
2026-05-11 12:00:21
1
user3682618765695
🤩🤩 :
لو سمحتي العياده وين
2026-04-28 16:52:28
1
user9172744662479
الحمد لله :
أربعة سنه
2026-04-28 14:21:52
1
raniamohmmed47
rania mohmmed :
اربعة سنة والسكري عالي جدا
2026-04-29 22:10:20
0
widad6073
Widad :
عيادة وين
2026-04-30 12:45:08
0
umahlam797
um ahlam :
مهتمه
2026-04-28 18:51:45
1
martharaphael
Martha Raphael 🇸🇸✨ :
مهتمة
2026-04-28 19:41:02
1
user23854141174015
تبيان عمر :
تم
2026-04-28 18:02:50
1
entesarahmed59
entesarahmed59 :
كيف احجز استشاره
2026-05-10 22:08:26
0
mona.toka
Mona Toka :
خمسة سنة والحمد لله على كل حال
2026-04-30 03:00:04
0
mahamvlvn3m
ام منن :
تلاته سنه والسكري دايما عالي
2026-04-29 12:01:45
0
ysoo.mohmed
ود التبري :
7 سنة تقريباً
2026-04-28 07:48:57
0
user3556291385203
لواء البراء بن مالك :
تم
2026-05-03 13:47:38
1
elsharief.ahmed
Elsharief Ahmed :
,تم
2026-05-08 12:22:05
0
vip.vip5605
ام ميثاء :
تم
2026-04-28 18:49:34
1
waleed.alsaid756
Waleed Alsaid :
تم
2026-04-28 20:20:25
1
rihanrihan5794
#12345# :
تم
2026-04-28 12:22:00
0
6611su7
السحاااب :
تم
2026-04-28 13:52:19
0
user9320702771844
ام اكرم كرم :
وين عيادتكم
2026-05-13 09:03:45
0
zinababbassali
Zinab Abbass Ali :
وين العيادة
2026-04-29 16:15:22
0
user9771048172290
ام شيماء :
عشره سنين
2026-04-29 07:15:18
0
ummnahl
ummnahl :
مهتمة
2026-04-28 14:55:53
0
haytham.alrdy
Haytham Alrdy :
تم ٦سنه
2026-04-28 08:28:07
0
To see more videos from user @isra_elsheikh3, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About