@nusantarainfo_official: Usai tragedi kecelakaan kereta di Bekasi Timur, Menteri PPPA Arifah Fauzi mengusulkan agar gerbong khusus perempuan pada KRL dipindahkan ke tengah rangkaian. Usulan ini muncul setelah mayoritas korban yang dievakuasi diketahui berasal dari gerbong perempuan yang berada di bagian belakang kereta. Evaluasi penempatan gerbong dinilai penting untuk meningkatkan aspek keselamatan penumpang ke depan. Menurut Arifah, posisi gerbong perempuan yang selama ini berada di depan dan belakang perlu dikaji ulang agar risiko fatal saat kecelakaan dapat diminimalkan. #BekasiTimur #KecelakaanKereta #KRL #GerbongPerempuan #InfoTerkini
KALAU BOLEH SARAN NIH BU MENTERI??
Itu palang kereta dan pengaman palang kalau bisa lebih di buat ketat Bu.. kalau perlu security yang stand by.. jadi security tidak hanya ruang lingkup di dalam stasiun saja..ada pos buat mereka jaga saling bergantian, ada 2 security di masing-masing palang.. Sisanya, Sistem Untuk kereta lebih di tingkatkan.. mau pindah kemanapun musibah pasti ada.. entah itu karena kelalaian kita sebagai manusia dan sudah menjadi takdir Allah....
Itu saran saya.. mohon di perhatikan dan di NOTE
terima kasih 🙏
2026-04-28 14:40:51
0
Marson Larozae :
reporter nya gak tanya,?usulan seperti itu supaya apa?
2026-05-04 10:08:58
0
galung :
gejala awalnya apa y ne org
2026-04-28 23:48:33
1
DIMU LAIDA RINOLYA :
kenapa ide selalu muncul setelah kejadian...
2026-04-29 02:40:56
1
aciL :
Sepakat
2026-04-28 17:20:59
0
IrfanRangkuti :
di atas juga aman bu
2026-04-29 13:43:41
0
BAMBANK :
NGOMONG YANG PENTING ❎
YANG PENTING NGOMONG ✅
2026-04-28 22:34:23
0
Hambali S.d., S.Mp., S.Mk., :
oke aman bu
2026-04-28 14:21:25
0
mamadhea :
ibu Mentri klo blh usul. gerbong dpn dan gerbong belakang bgmn klo utk para pejabat saja 🙏
2026-04-30 05:41:33
1
—Senja :
2026-04-28 15:07:14
0
Andik pake_(N). :
AI ajah ngeluh🗿
•Usulan bahwa laki-laki berada di depan dan belakang seolah-olah menjadikan laki-laki sebagai "tameng" atau pelindung benturan. Meskipun secara fisik laki-laki dianggap lebih kuat, dalam kecelakaan kereta yang fatal, kekuatan fisik seringkali tidak berpengaruh melawan massa besi kereta. Ini bisa menimbulkan debat mengenai kesetaraan nilai nyawa setiap penumpang.
Kesimpulan
Usulan ini sangat logis jika fokusnya hanya keselamatan kecelakaan, tapi sulit diterapkan jika fokusnya kenyamanan harian.
Solusi alternatif yang mungkin lebih seimbang adalah:
Meningkatkan standar keamanan material gerbong di ujung agar lebih tahan benturan.
Memperbaiki sistem persinyalan dan otomatisasi kereta untuk mencegah kecelakaan terjadi sama sekali, daripada hanya memindah-mindah posisi penumpang.
2026-04-28 22:04:13
0
Tin2Time :
Mau tengah depan belakang sama aja kalo musibah itu pasti ada
2026-04-28 10:55:22
3
pipeline :
kalo bisa gausah jadi mentri bu
2026-04-28 23:24:14
1
user13969088317 :
kami setuju klo gerbong paling belakang dan paling depan khusus menteri dan pejabat.!!!!
2026-04-29 01:27:32
1
Ngalogat Kitab :
emang pertanyaan nya mancing lagi 😆🤣
2026-04-29 11:34:53
0
Weddi Ghonzallo :
Gw yakin setelah kejadian ini gerbong depan dan belakang gak ada penumpang yang mau ngisi lagi
2026-04-28 20:18:08
0
30`JEMBUTZ :
di kira ny kita spiderman
2026-05-03 02:20:33
0
BANG ALAN :
lulusan apa yah..
2026-04-29 02:53:00
0
Pertiwi Anggraeny :
klo sudah terjadi baru ada atiran , mau tengah ,msu di oinggir klo alloh sudah berkehendak semua bisa terjadi , semua itu musibah gak ada yg tau
2026-04-30 23:10:03
0
clippers :
plenger solusinya tuker guling, kalo masih dipelihara di kementrian sih kebangetan ini negara
2026-04-28 20:14:49
0
Heri Zunubi :
yg di depan Mentri ajah
2026-04-28 19:05:55
0
Ricks88 :
cerdas sekali Bu Menteri ini....itu sama saja ide nya tukar korban aja, sangat cerdas, terima kasih Bu Menteri
2026-04-28 18:16:43
0
Choyrul Sholeh✅ :
Lebih save katanya, wao sekali cerdas2nya menteri Prabowo
2026-04-28 14:52:19
0
To see more videos from user @nusantarainfo_official, please go to the Tikwm
homepage.