@officialchosion: AHAHAHAHAH WALAPALANG BALA AHHAHAHAH TANG INANG YAN

OFFICIAL.HARU✓
OFFICIAL.HARU✓
Open In TikTok:
Region: PH
Tuesday 28 April 2026 15:30:39 GMT
284844
14361
204
3351

Music

Download

Comments

n4tt1.2fly
𝖓❹𝖙𝖙𝖎👨‍🍼 :
Fake. The guy running is holding a pkm and when we are in his pov his holding Gks
2026-07-16 10:09:28
35
that_black_edo_boy1
✩ 🦇 𝑭𝑹𝑬𝑫𝑫𝒀 🦇 ✩ :
Nahhh that’s just content, if it was real he would have executed him and looted
2026-07-16 11:41:11
3
ghost.201309
klevis :
hahahahahah, Bro you funny
2026-07-11 21:47:04
25
syymedalla
Kuzu :
CODM po ba yan?
2026-04-28 22:38:11
187
bankai6159
boss ?? :
bakit iba yong baril mo nong nalalakad ka bosss
2026-06-10 10:58:15
18
felecocobenben
@laponbon :
sorry bro for running away for life 😁😁😁😁😁😁
2026-07-17 07:26:22
1
aron630a
Õğ Aron :
bro! honestly I can't believe this 😭 😪
2026-07-16 21:12:36
1
stfu_urnate
Nate? :
roblox poyan?
2026-05-10 11:02:36
20
yerson.carpintero
Yerson carpintero :
pero no llevan las mismas armas
2026-07-17 21:40:55
1
albert.vinluan.ca7
paul :
hi po
2026-07-11 10:44:25
1
alexanderbovian
alexanderbovian :
you made the right decision ☺️
2026-07-15 12:29:47
2
g_38526
unknown☑️ :
lala hahaha
2026-05-06 02:16:34
6
christian_4564
christian :
hahha walana kasi bala 🤣🤣🤣
2026-06-05 05:31:56
1
cleberson.alessan74
Cleberson Alessandro :
kkkkkkk
2026-07-05 00:09:45
1
lauzamaina
Lauza Maina :
different guns in different POVs😅
2026-07-15 05:25:56
2
itz_ewan12
huh? :
mag kaiba naman ya e
2026-05-27 13:32:40
2
4k_calabarzon
￴￴ ￴￴ ￴￴￴￴ ￴￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ :
naka lmg tas na smg 😭
2026-05-23 04:37:29
3
kuya.masabar0
KÚYÃ, :
ako lang ba naka pansin
2026-06-27 05:09:32
2
jhonjay.angelo.se
it'zzme€_(gelo) :
anlala
2026-05-21 13:56:23
1
To see more videos from user @officialchosion, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About