@jawaposofficial: Kejaksaan Tinggi Lampung menetapkan Arinal Djunaidi sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana komisi migas partisipatif interest (PI) 10 persen di wilayah Offshore South East Sumatera (OSES). Kasus ini diduga merugikan negara hingga sekitar Rp271 miliar dari pengelolaan dana migas periode 2019–2022. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, Arinal langsung ditahan dan kini dititipkan di Rutan Way Huwi untuk kepentingan penyidikan. Penyidik menduga adanya penyalahgunaan wewenang, termasuk intervensi dalam penentuan perusahaan penerima dana hingga proses seleksi jabatan di perusahaan terkait. Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya pihak lain yang turut terlibat.

Jawa Pos Official
Jawa Pos Official
Open In TikTok:
Region: ID
Wednesday 29 April 2026 06:31:06 GMT
575893
25720
1149
1712

Music

Download

Comments

luviz_shinobi_46
Luviz Shinobi 46 :
Jadi gubenur tinggal bikin jalan bagus aja sulit amat
2026-04-29 08:02:57
2222
mjrsafiliate
mjrs Affiliate :
uang segitu dah bisa bangun jalan 10kilometer
2026-04-29 07:27:19
2384
kada_pamuruan
RATIK_BARUMAHAN :
yang di kaltim kapan
2026-04-29 08:41:32
797
kendraasoftspoken
KENᶜⁱᵐᵒʸ ROG :
terjadi lagi kamrin 271 T skrng 271 M
2026-04-29 06:36:46
395
nuusssz
Nus :
bosan lihat kasus di Indonesia
2026-04-29 08:18:50
120
ibenk_doang21
ibenk :
270 M klo buat benerin jln bisa bagus
2026-04-29 07:08:12
217
tidak_dikenal.06
_ :
kenapa baru sekarang di jadiin tersangka?? pas menjabat kpk kemana aja???
2026-04-29 08:15:46
28
h3ndrairawan83gmail.com1
Aries :
yang kaltim lagi tunggu no. antrian mohon sabar o
2026-04-29 11:39:04
95
dtyaa290
adit bieber :
yg 271T ap kbar ya?
2026-04-29 08:30:40
7
desifahlevi1
desifahlevi_ :
akhirnyaaa
2026-04-29 10:05:52
34
robi_rdr
Robi Sugara :
pantes jalanan di sana gk pernah bagus
2026-04-29 11:33:56
47
aldrinrandolf
keluarga sakit pinggang :
ah paling 4 taun, dopotong remisi 1,5 taun, pembebasan bersyarat dll. yaa total di dalem 1,5 taun lah.
2026-04-29 09:57:32
25
danzzzz717
some1 :
kemarin 217t sekarang 217m ganti belakang nya jir
2026-04-29 06:41:31
51
mikhayla_maheera
Mikhayla maheera Ayesha :
no no yaaa😁
2026-04-29 11:17:36
11
nolenam20
22 March :
bro pikir ini jaman jokowi
2026-04-29 08:56:27
63
ikmalrofahaya
Ikmal Rofahaya M. :
ini yg buat jalan jelek di lampung
2026-04-29 07:46:44
23
wuland_fashion_style
Wuland Fashion Style :
terima kasih pemerintahan pak Prabowo
2026-04-29 11:37:17
6
yudi44887
yudi :
habis memang jaman pak prabowo keren memang presiden ku
2026-04-29 11:06:08
13
aji_p50
oje :
gubernur kaltim kapan nihh
2026-04-29 12:17:39
9
zidanevalensi
zidanevalensi⚘️ :
eeh itu kan gubernur yg di sidak Pak Jokowi soal "jalanya mulus" itu ya?
2026-04-29 15:22:33
6
ka_luv23
￴ ￴ ￴ ￴￴ ￴ ￴ :
tuhkan bener,lampung di zaman dia apa si yang dibenerin,sampe" dulu baru viral akhirnya jalannya dibenerin sama pak presiden Jokowi
2026-04-29 10:53:08
6
kyuudpanzer
Fizz :
271 M?
2026-04-29 06:40:26
7
desiratnasari2266
jasminetea 🥰 :
duit sebanyak itu y ALLAH, berikan hamba uang segitu dgn cara halal aamiin 🤲
2026-04-29 09:39:10
7
shaawie_
⚡️⚡️⚡️ :
Dulu 271T sekarang 271m mungkin besok” 271jt,besok”nya lagi 271rb😂
2026-04-29 11:02:02
5
mayfoldes
TanpaNama :
jelas kan knapa jaln d sana susah bagus
2026-04-29 09:00:51
6
To see more videos from user @jawaposofficial, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

HEH, BISA STOP NGGAK DRAMA PLAYING VICTIM MURAHANNYA?! Lagi-lagi ada yang sengaja jualan air mata, pakai jurus Diving Politics, pura-pura terzalimi buat nyari simpati. Sekarang pendukungnya mulai koar-koar menggoreng narasi sampah:
HEH, BISA STOP NGGAK DRAMA PLAYING VICTIM MURAHANNYA?! Lagi-lagi ada yang sengaja jualan air mata, pakai jurus Diving Politics, pura-pura terzalimi buat nyari simpati. Sekarang pendukungnya mulai koar-koar menggoreng narasi sampah: "Wah, kalau pejabat diginiin, anak muda dan talenta terbaik bakal takut berinovasi masuk pemerintahan!" LU PADA WARAS NGGAK?! Jangan pakai kata "Inovasi" buat tameng nutupin kebusukan elit! Coba pakai logika jalanan kalian. Kebanggaan kita sama aplikasi hijau karya beliau di masa lalu itu ibarat kita muja-muja pohon besar yang daunnya sangat rimbun. Indah? Banget. Tapi bayangin, itu pohon raksasa dipindah ke pekarangan rumah negara, lalu pelan-pelan tumbang, nimpa atap rumah kita sampai hancur lebur dan bikin negara RUGI TRILIUNAN RUPIAH! Terus, lu masih mau jadi orang dungu yang duduk diam, tersenyum, dan muji-muji rimbunnya daun itu sambil ngebiarin uang pajak lu dirampok?! JASA MASA LALU ITU BUKAN KUPON GRATIS BUAT NGANCURIN HUKUM! Ingat baik-baik, kontribusi buat negara itu syarat mutlaknya adalah INTEGRITAS. Kalau lu ngerasa otak lu kelewat pinter terus lu bebas nabrak aturan tanpa peduli kerugian negara, ITU BUKAN INOVASI NAMANYA. ITU IMUNITAS! Nggak usah digoreng ke mana-mana seolah ini sentimen politik. Pakar hukum tata negara, lembaga independen, dan aktivis anti-korupsi udah buka suara. Ini murni penegakan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB)! Pemerintahan hari ini punya nyali buat sikat elit serakah tanpa pandang bulu. Hukum harus tajam ke atas menembus siapa pun! Jadi jangan mau dibodohi dan malah jadi babu yang ngebela maling uang rakyat! 🇮🇩🔥⚖️ #TegakkanHukum #SikatMafia #FaktaBicara #InovasiBukanImunitas #UangRakyat #PrabowoSubianto #TajamKeAtas #LawanKorupsi #BerhentiPlayingVictim #AkalSehat
WOY, YANG TINGGAL DI DESA! BUKA MATA KALIAN LEBAR-LEBAR! Berhenti jadi keledai yang gampang ditipu sama potongan video sampah di medsos! Kalian sengaja dibikin panas, dibikin tersinggung sama gorengan kalimat
WOY, YANG TINGGAL DI DESA! BUKA MATA KALIAN LEBAR-LEBAR! Berhenti jadi keledai yang gampang ditipu sama potongan video sampah di medsos! Kalian sengaja dibikin panas, dibikin tersinggung sama gorengan kalimat "orang desa tidak pakai dollar". Tahu nggak siapa yang lagi tepuk tangan sambil pesta pora ngeliat kalian marah-marah ke Presiden? Ya para lintah darat, tengkulak, dan kartel keparat yang tiap hari mencekik leher kalian lewat harga pupuk dan pakan ternak! Pemerintah itu NGGAK BUTA apalagi TULI. Presiden tahu persis kalau dollar meroket, harga kedelai, obat tani, dan pakan ikut meledak sampai modal kalian jebol dan untung kalian amblas. Kalian pikir negara cuma diam melihat kalian dicekik? Pakai logika kalian! Justru karena pemerintah melek dan paham penderitaan itu, Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih langsung diterjunkan secara masif! Ini bukan program seremoni potong pita. Ini EKSEKUSI MATI buat para distributor monopoli dan rentenir tak jelas yang selama ini merampok keringat kalian. Lewat Kopdes, negara memutus rantai bangsat itu dan menyalurkan kredit murah potong kompas langsung ke tangan rakyat! Bagaimana dengan yang sekarang lagi megap-megap? Negara pasang badan! Subsidi lewat Kartu Tani diguyur tepat sasaran sebagai pelampung darurat. Pemerintah tidak akan membiarkan petani kecil mampus kolaps di tengah krisis transisi ini! Jadi, kalau lu masih mau diadu domba dan ngamuk nggak jelas gara-gara narasi provokator, silakan. Tapi sadar, lu cuma lagi jadi babu yang ngelindungin tengkulak yang nyedot darah lu sendiri! Ini saatnya desa bangkit jadi adidaya, mandiri, dan kebal dari badai dollar asing. Jangan mau terus-terusan dibodohi! 🇮🇩🔥🌾 #SikatMafia #FaktaBicara #LawanOligarki #KoperasiDesa #KartuTani #PrabowoSubianto #PetaniSejahtera #KedaulatanPangan #StopBodohiRakyat #DesaMandiri

About