Mas Agung✓ :
Silahkan hancurkan egoku sepuasmu. Masuk kedalam pernikahan bukan untuk menang, menguasai, atau selalu benar. Melainkan untuk melatih diri tunduk, sabar dan merendah. Selama manusia ingin menang, ia masih hidup sebagai AKU. Ketika ia siap kalah, ia mulai hidup sebagai HAMBA. Pernikahan menjadi madrasah yg paling keras untuk belajar, menahan amarah, mematikan gengsi, mengubur KEAKUAN, menelan luka tanpa membalas, rela diuji ditegur dilukai secara batin, asalkan kesombonganku mati, ini bukan mengizinkan kedhaliman. Tapi kesiapan menerima proses penghalusan jiwa. Ego tidak mati lewat ceramah. Ego mati lewat gesekan, luka , kecewa dan sabar yg panjang. Dan pernikahan adalah tempat efektif untuk itu.
2026-05-02 15:44:31