@azrai515: Thanks to her! #fypシ゚viral🖤tiktok☆♡🦋myvideo #GymTok #creatine

azrai🦖
azrai🦖
Open In TikTok:
Region: MY
Saturday 02 May 2026 09:09:53 GMT
1640
170
8
4

Music

Download

Comments

suptulang96
suptulang96 :
2026-05-29 03:28:32
0
the.blxckcat
ʙʟᴀᴄᴋᴄᴀᴛ :
paduuu ejas tips
2026-05-04 11:24:53
0
afiqrullah21
𝒜𝒻𝒾𝓆 :
Leg skip ke ?
2026-05-04 05:06:53
0
fadhz.whb
fadhz.whb :
Ejass tips sado bang.
2026-05-02 10:28:34
0
To see more videos from user @azrai515, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Street Art Tasikmalaya Hidupkan HZ Musthofa Jadi Ruang Seni  WAJAH Jalan HZ Musthofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tak lagi hanya dipenuhi lalu lalang masyarakat yang berbelanja atau berolahraga setiap Minggu pagi.  Selama sekitar dua bulan terakhir, kawasan pedestrian di jantung perekonomian kota itu perlahan menjelma menjadi panggung terbuka bagi para seniman untuk menampilkan karya dan kreativitasnya.  Lewat Street Art Tasikmalaya, suasana Minggu pagi menjadi lebih hidup.  Alunan musik dari penampilan live band berpadu dengan gerak tari tradisional, aktivitas melukis di ruang terbuka, pembacaan puisi hingga hadirnya pustaka jalanan yang mengajak masyarakat menikmati buku di tengah keramaian kota.  Kegiatan yang digagas Komunitas Cermin Tasikmalaya itu menghadirkan warna berbeda di ruang publik.  Pedestrian yang selama ini identik sebagai jalur pejalan kaki dan kawasan perdagangan, kini juga menjadi ruang ekspresi seni yang dapat dinikmati siapa saja secara gratis.  Seniman dan Budayawan Tasikmalaya sekaligus Pembina Komunitas Cermin, Asmansyah Timutiah atau yang akrab disapa Acong, mengatakan Street Art Tasikmalaya lahir dari keinginan menghadirkan nuansa artistik di tengah kehidupan kota.  Menurutnya, ruang publik tidak semestinya hanya dipandang sebagai tempat transaksi ekonomi semata.  Kota Tasikmalaya juga membutuhkan sentuhan seni agar masyarakat memiliki ruang berekspresi sekaligus menikmati kebudayaan.  Menurut Acong, potensi seni di Kota Tasikmalaya sangat beragam, mulai dari musik, tari, seni rupa, sastra hingga literasi.  Seluruh potensi itu layak diberi ruang untuk tampil di tengah masyarakat.  Tak hanya pertunjukan seni, Street Art Tasikmalaya juga menghadirkan pustaka jalanan yang dapat diakses masyarakat.  Pengunjung dapat membaca buku sambil menikmati suasana pagi atau beristirahat usai berolahraga.  Hadirnya Street Art Tasikmalaya menjadi penanda bahwa denyut sebuah kota tidak hanya diukur dari ramainya transaksi ekonomi, tetapi juga dari hidupnya ruang budaya.  Ketika seni mendapat tempat di ruang publik, pedestrian tak sekadar menjadi jalur melintas, melainkan juga panggung yang menghidupkan wajah kota dengan cara yang lebih manusiawi. (rezza rizaldi) #radartasikid #tasikmalaya #art #hzmustofatasikmalaya #kota
Street Art Tasikmalaya Hidupkan HZ Musthofa Jadi Ruang Seni WAJAH Jalan HZ Musthofa, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, tak lagi hanya dipenuhi lalu lalang masyarakat yang berbelanja atau berolahraga setiap Minggu pagi. Selama sekitar dua bulan terakhir, kawasan pedestrian di jantung perekonomian kota itu perlahan menjelma menjadi panggung terbuka bagi para seniman untuk menampilkan karya dan kreativitasnya. Lewat Street Art Tasikmalaya, suasana Minggu pagi menjadi lebih hidup. Alunan musik dari penampilan live band berpadu dengan gerak tari tradisional, aktivitas melukis di ruang terbuka, pembacaan puisi hingga hadirnya pustaka jalanan yang mengajak masyarakat menikmati buku di tengah keramaian kota. Kegiatan yang digagas Komunitas Cermin Tasikmalaya itu menghadirkan warna berbeda di ruang publik. Pedestrian yang selama ini identik sebagai jalur pejalan kaki dan kawasan perdagangan, kini juga menjadi ruang ekspresi seni yang dapat dinikmati siapa saja secara gratis. Seniman dan Budayawan Tasikmalaya sekaligus Pembina Komunitas Cermin, Asmansyah Timutiah atau yang akrab disapa Acong, mengatakan Street Art Tasikmalaya lahir dari keinginan menghadirkan nuansa artistik di tengah kehidupan kota. Menurutnya, ruang publik tidak semestinya hanya dipandang sebagai tempat transaksi ekonomi semata. Kota Tasikmalaya juga membutuhkan sentuhan seni agar masyarakat memiliki ruang berekspresi sekaligus menikmati kebudayaan. Menurut Acong, potensi seni di Kota Tasikmalaya sangat beragam, mulai dari musik, tari, seni rupa, sastra hingga literasi. Seluruh potensi itu layak diberi ruang untuk tampil di tengah masyarakat. Tak hanya pertunjukan seni, Street Art Tasikmalaya juga menghadirkan pustaka jalanan yang dapat diakses masyarakat. Pengunjung dapat membaca buku sambil menikmati suasana pagi atau beristirahat usai berolahraga. Hadirnya Street Art Tasikmalaya menjadi penanda bahwa denyut sebuah kota tidak hanya diukur dari ramainya transaksi ekonomi, tetapi juga dari hidupnya ruang budaya. Ketika seni mendapat tempat di ruang publik, pedestrian tak sekadar menjadi jalur melintas, melainkan juga panggung yang menghidupkan wajah kota dengan cara yang lebih manusiawi. (rezza rizaldi) #radartasikid #tasikmalaya #art #hzmustofatasikmalaya #kota

About