@martinforce86: #makina #newmonkey #vinyl #rave #records

Martin Force
Martin Force
Open In TikTok:
Region: GB
Saturday 02 May 2026 17:37:54 GMT
33767
3491
24
330

Music

Download

Comments

millsyyyy1
Millsyyy :
This blows XTM one like in my opinion absolute stomper 😍
2026-05-02 18:52:40
5
sharonmariefisher0
Secario Shazza :
🔥🔥🔥🔥🔥 Tuneeee
2026-06-11 23:21:46
0
dunstonflooring
dunstonflooring :
🔥🔥🔥 Never heard this version before it’s banging
2026-05-02 18:13:00
9
antoniomolon827
Molotov :
la original
2026-05-21 18:34:25
0
jordipaezdj
jordipaezdj :
wa no sabia esta version... cm mola...
2026-05-06 15:22:50
0
geckoprint12
Geckoprint12 :
this song lives rent free in my 36 year old head 😳💚💚💚
2026-05-22 20:47:47
0
anthonybulmer21
anthonybulmer21 :
much better this one like its a banger 🔥🔥
2026-05-02 22:34:11
0
akagraffelese
elrilsese :
2026-06-01 21:50:04
0
jimmywagone
jimmywagone :
2026-05-23 08:15:40
0
elandaloufrances
el coco makinero :
2026-05-05 13:01:32
0
danniid87
DanniiD87 :
Kids will never understand fkn 74/75 against 6-7 🤣🤣🤣
2026-05-21 20:35:57
1
666kl_
Kayleigh-Lee :
@Notorious R I D
2026-05-04 01:37:37
1
paulmoore468
paulmoore468 :
👌👌👌
2026-05-06 14:29:03
0
honda_cbr_honda_cbr
Manu :
🔥🔥🔥🔥💪
2026-05-03 20:00:06
0
paulmoore468
paulmoore468 :
❤️❤️❤️
2026-05-06 14:29:01
0
To see more videos from user @martinforce86, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV: Kamu adalah siswi SMA yang sering dianggap paling beruntung sekaligus paling malang di sekolah. Kenapa? Karena kamu adalah pacar dari Seonghyeon. Seonghyeon itu definisi sempurna di mata orang lain: wajahnya seperti idol, ranking satu paralel, dan berangkat sekolah selalu diantar mobil mewah. Tapi bagimu, dia adalah teka-teki yang nggak pernah selesai. Sudah empat bulan kalian pacaran, tapi rasanya masih seperti dua orang asing yang kebetulan searah. Kamu teringat sore itu di taman kota. Cahaya senja menyinari wajah Seonghyeon yang biasanya kaku. Dengan nada yang sangat lempeng, seolah sedang membaca laporan praktikum, dia bilang,
POV: Kamu adalah siswi SMA yang sering dianggap paling beruntung sekaligus paling malang di sekolah. Kenapa? Karena kamu adalah pacar dari Seonghyeon. Seonghyeon itu definisi sempurna di mata orang lain: wajahnya seperti idol, ranking satu paralel, dan berangkat sekolah selalu diantar mobil mewah. Tapi bagimu, dia adalah teka-teki yang nggak pernah selesai. Sudah empat bulan kalian pacaran, tapi rasanya masih seperti dua orang asing yang kebetulan searah. Kamu teringat sore itu di taman kota. Cahaya senja menyinari wajah Seonghyeon yang biasanya kaku. Dengan nada yang sangat lempeng, seolah sedang membaca laporan praktikum, dia bilang, "Gue mau lo jadi pacar gue, (y/n)." Kamu yang memang sudah lama mengaguminya langsung mengangguk. Tapi sekarang, empat bulan berlalu, kamu mulai bertanya-tanya: Kenapa dia nembak aku kalau akhirnya begini? • • • Sore ini, kamu berdiri di depan gerbang sekolah, menunggunya. Seonghyeon keluar dengan tas yang disampirkan di satu bahu. Dia melihatmu, tapi wajahnya tetap datar. Tidak ada senyum manis atau sapaan hangat. "Seonghyeon, hari ini kita jadi ke toko buku?" tanyamu, mencoba mencairkan suasana. Dia berhenti tepat di depanmu, menatapmu datar dari balik kacamatanya. "Gue lupa. Gue harus langsung balik, ada les tambahan." "Oh... oke. Semangat ya lesnya," jawabmu berusaha tersenyum, meski hati kamu rasanya seperti diremas. Dia cuma mengangguk kecil, lalu berjalan melewati kamu begitu saja menuju mobilnya yang sudah menunggu. Tanpa kata "maaf", tanpa tawaran untuk mengantar kamu pulang dulu, dan tanpa menoleh ke belakang sekali pun. Kamu berdiri sendirian di trotoar, melihat mobil hitamnya menjauh. Kamu punya pacar yang dikejar-kejar satu sekolah, tapi bahkan untuk sekadar chat "sudah makan belum" pun, Seonghyeon hampir nggak pernah melakukannya. Kamu merasa dia nggak bener-bener niat pacaran. Kamu cuma merasa seperti "status" di hidupnya, bukan bagian dari hatinya. Tiba-tiba, ponselmu bergetar. Satu pesan singkat dari Seonghyeon: "Jangan pulang kemalaman. Langsung balik." Hanya itu. Tanpa emoji, tanpa kata manis. Kamu menghela napas, menatap layar ponselmu dengan perasaan campur aduk antara sedih dan bingung harus bertahan sampai kapan. Kamu menatap layar ponselmu dengan perasaan hambar. Pesan singkat dari Seonghyeon yang menyuruhmu "langsung balik" cuma kamu baca tanpa niat membalas. Kali ini, kamu lelah jadi pihak yang selalu penurut. Alih-alih pulang, kamu memilih pergi ke sebuah kafe bareng teman-teman kelasmu. Di sana ada Keonho, cowok dari kelas sebelah yang ramah dan selalu bisa bikin suasana jadi seru. Kamu tertawa lepas, sesuatu yang jarang banget kamu rasakan kalau lagi bareng Seonghyeon. Kamu sengaja mematikan notifikasi ponsel, membiarkan Seonghyeon "menghilang" sejenak dari pikiranmu. • • • Malam makin larut, dan saat semua mau pulang, Keonho mendekatimu. "Udah malam, (y/n). Gue anter ya? Bahaya kalau cewek pulang sendiri naik ojol jam segini." Kamu sempat ragu, tapi mengingat Seonghyeon yang bahkan nggak nanya kamu sudah sampai rumah atau belum, kamu akhirnya mengangguk. "Boleh deh, Keonho. Makasih ya." Keonho mengantarmu sampai depan gerbang rumah. Kamu turun dari motornya sambil melepas helm. Kalian nggak langsung masuk, tapi malah asyik mengobrol sebentar di depan gerbang. Keonho lucu, dia menceritakan kejadian konyol di kafe tadi yang membuatmu tertawa renyah. "Makasih ya udah dianter, Keonho. Hati-hati di jalan," ucapmu sambil tersenyum tulus. "Sama-sama, (y/n). Besok-besok main lagi ya!" jawab Keonho sambil melambaikan tangan sebelum melajukan motornya. Masih dengan sisa senyum di wajah, kamu membalikkan badan dan membuka pintu pagar. Kamu masuk ke halaman dan membuka pintu utama rumahmu. Begitu pintu terbuka, jantungmu rasanya mau copot. Di sana, di balik pintu yang remang-remang, berdiri Seonghyeon. Dia berdiri tegak dengan kedua tangan bersedekap di dada. Seragam sekolahnya sudah berganti dengan kaos hitam, tapi tatapannya jauh lebih dingin dan tajam dari biasanya. #seonghyeon #pov #cortis

About