Bugebuull :
Haiii min , lihat story ini tidak sengaja menangis juga aku , ku kira aku sudah cukup kuat , ternyata aku masih rapuh juga , Aku seorang istri dan seorang ibu, aku kira menikah akan membuat ku mempunyai teman. Ternayata aku tetap menikmati peran “ tunggal “ seperti aku menjadi anak orangtua ku , aku tetap kesepian , Aku tidak bilang suamiku jahat. Suamiku baik , aku hampir tidak pernah kekurangan finansial , tapi rasanya di dalam rumah aku sendirian. Roda kehidupanku hanya berputar untuk tidur bangun menyelesaikan pekerjaan rumah dan kembali tidur , saking baiknya. Suamiku punya empati untuk banyak orang tapi kecuali aku, kebaikan suami yang menghargai pendapat orang lain , tapi ternyata menjadi tuli untuk mendengar pendapatku , aneh ya min, aku merawatnya saat sakit , aku membuat pakaiannya selalu rapi dan wangi , aku membuat makannya selalu tersusun rapi dan siap ia makan , aku yang menunggunya pulang kerja samapai larut. Bahkan saat aku tertidur , aku sudah menyiapkan sepiring nasi dan lauknya ku tata minumnya sudah ada bahkan pakaian yang akan ia kenakan saat tidur sudah ku siapkan , tapi kanapa anehnya , aku tetap menjadi orang yang kesepian , aku tidak bisa bicara meski satu rumah aku tidak tinggal sendirian 🙃
2026-05-30 04:26:10