@vcrae.oo: #harrypotter - aku pilih dua duanya - - - ##harrypotteredit #hpedit #harryjamespotter #danielradcliffe #danielradcliffeedit #dracomalfoy #dracomalfoyedit #tomfelton #tomfeltonedit #potterhead #hogwarts #wizardingworld #hp #hpedit #hptiktok #pottertok #fyp #edit #foryou #velostyle #4u

𝐍aw. 𝐆𝐓
𝐍aw. 𝐆𝐓
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 03 May 2026 09:14:55 GMT
11028
1718
49
222

Music

Download

Comments

hollzyn
❾¾ :
KATA MAMAH GABOLEH PILIH PILIH, JADI DUA DUANYA AJA
2026-05-04 15:20:40
3
keylifa_cottoncandy
💥🦁 𝒌𝒆𝒚𝒍𝒊𝒇𝒂𝒂𝒂 🦁🔥 :
bukan ship kan?
2026-05-05 08:16:40
3
hyaciinthe__
hyacinth's, :
PEAK
2026-05-03 09:28:02
3
ypes0shaa
yvez. 𝐆𝐓 :
KEREENNN
2026-05-03 12:03:15
3
callmyname242
callmyname242 :
ya ampoooon mereka muncul teros di fyp, apakah ini tandanya aku harus balik mencari fanfic HP againnnnn 🥺
2026-05-06 14:11:17
3
morcaria
mora. 𝐆𝐓 :
Ate ayangbebebbub
2026-05-03 10:03:18
1
ophie.79
ƈαɳƈιɳƈυɳ⚯ ͛ :
hmmm, binggung
2026-05-12 13:26:49
1
morcaria
mora. 𝐆𝐓 :
Janji lunasi besok🤤
2026-05-03 10:02:20
0
hellosayaaisha
@Aisha_editz 1234 :
Bagus😁
2026-05-13 14:28:43
0
zila.almeera.z
⭒๋𐙚 :
yang mana my husband?
2026-05-05 05:49:13
0
resyaainikhanza
Keniciro👾 :
2026-05-12 06:59:37
0
airaluv_matchaa3
*RAA* :
pilih draco aja kan itu my..🥰
2026-05-07 03:01:25
0
To see more videos from user @vcrae.oo, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

RUANG.NEWS MAKASSAR — Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen umat untuk memperkuat konsolidasi serta mendukung pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Ajakan tersebut disampaikan Tamsil saat menggelar silaturahmi bersama sahabat dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (7/6/2026).  Pertemuan itu menjadi ruang diskusi dan konsolidasi untuk membahas tantangan bangsa sekaligus peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam sambutannya, Tamsil menekankan pentingnya membangun kekuatan umat dan memperkuat persatuan masyarakat di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, Indonesia saat ini berada pada momentum penting untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa yang mandiri, baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu memberikan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berpihak kepada kepentingan rakyat. “Kita harus membangun kemandirian bangsa. Lepas dari ketergantungan terhadap pihak asing bukan berarti menutup diri, tetapi bagaimana Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri dan memiliki ketahanan yang kuat dalam berbagai sektor,” ujar Tamsil. Ia menilai salah satu kelemahan yang pernah dihadapi bangsa ini adalah lemahnya konsolidasi antarelemen masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan berbagai potensi besar bangsa belum dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat. “Konsolidasi kita pada masa lalu memang lemah. Karena itu sekarang saatnya memperkuat persatuan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun kerja sama yang lebih konkret untuk kepentingan bangsa,” katanya. Tamsil juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat. Menurutnya, visi tersebut membutuhkan dukungan seluruh komponen bangsa agar dapat diwujudkan secara nyata. Dalam kesempatan itu, ia mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait arah pembangunan nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah adanya kekhawatiran dari kelompok tertentu terhadap kebijakan ekonomi yang dinilai lebih berpihak kepada rakyat. “Saya menerima surat dan berbagai pandangan yang menyebut bahwa oligarki dan kelompok konglomerat tertentu merasa khawatir terhadap kebijakan ekonomi kerakyatan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan menghadirkan keadilan ekonomi masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita,” ungkapnya. Selain itu, Tamsil mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai bentuk pengaruh asing yang berpotensi memengaruhi arah pembangunan nasional. Karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan luar. Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, termasuk mahasiswa, dalam mengawal pembangunan bangsa. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperkuat bangsa dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. “Mahasiswa adalah kekuatan moral bangsa. Energi kritis yang dimiliki harus menjadi kekuatan untuk memperbaiki keadaan, bukan sekadar menolak tanpa memberikan alternatif solusi,” ujarnya. Pada akhir pertemuan, Tamsil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam memperbaiki kondisi bangsa dan mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Kita sudah puluhan tahun mengikuti kajian, pengajian, dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Sekarang saatnya kita bertanya kepada diri sendiri, apa manfaat yang sudah kita berikan untuk umat dan bangsa ini. Tujuan nasional kita jelas, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum. Karena itu, mari bersama-sama mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini,” tutupnya.(**) #dpd #dpdri #makassar #fyp #viral @Tamsil Linrung | Waka DPD RI @DPD RI Sulsel @makassar info @Andi Aswadi
RUANG.NEWS MAKASSAR — Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen umat untuk memperkuat konsolidasi serta mendukung pembangunan nasional yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Ajakan tersebut disampaikan Tamsil saat menggelar silaturahmi bersama sahabat dan tokoh masyarakat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (7/6/2026). Pertemuan itu menjadi ruang diskusi dan konsolidasi untuk membahas tantangan bangsa sekaligus peluang kolaborasi dalam mendukung pembangunan nasional. Dalam sambutannya, Tamsil menekankan pentingnya membangun kekuatan umat dan memperkuat persatuan masyarakat di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks. Menurutnya, Indonesia saat ini berada pada momentum penting untuk mewujudkan cita-cita menjadi bangsa yang mandiri, baik dari sisi ekonomi maupun pertahanan. Karena itu, seluruh elemen bangsa perlu memberikan dukungan terhadap agenda pembangunan nasional yang berpihak kepada kepentingan rakyat. “Kita harus membangun kemandirian bangsa. Lepas dari ketergantungan terhadap pihak asing bukan berarti menutup diri, tetapi bagaimana Indonesia mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri dan memiliki ketahanan yang kuat dalam berbagai sektor,” ujar Tamsil. Ia menilai salah satu kelemahan yang pernah dihadapi bangsa ini adalah lemahnya konsolidasi antarelemen masyarakat. Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan berbagai potensi besar bangsa belum dapat dikelola secara optimal untuk kesejahteraan rakyat. “Konsolidasi kita pada masa lalu memang lemah. Karena itu sekarang saatnya memperkuat persatuan, memperkuat jaringan sosial, dan membangun kerja sama yang lebih konkret untuk kepentingan bangsa,” katanya. Tamsil juga menyinggung komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaulat. Menurutnya, visi tersebut membutuhkan dukungan seluruh komponen bangsa agar dapat diwujudkan secara nyata. Dalam kesempatan itu, ia mengaku menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait arah pembangunan nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah adanya kekhawatiran dari kelompok tertentu terhadap kebijakan ekonomi yang dinilai lebih berpihak kepada rakyat. “Saya menerima surat dan berbagai pandangan yang menyebut bahwa oligarki dan kelompok konglomerat tertentu merasa khawatir terhadap kebijakan ekonomi kerakyatan. Ini menunjukkan bahwa perjuangan menghadirkan keadilan ekonomi masih menjadi tantangan besar bagi bangsa kita,” ungkapnya. Selain itu, Tamsil mengingatkan bahwa Indonesia masih menghadapi berbagai bentuk pengaruh asing yang berpotensi memengaruhi arah pembangunan nasional. Karena itu, diperlukan kesadaran kolektif untuk menjaga kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan luar. Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, termasuk mahasiswa, dalam mengawal pembangunan bangsa. Menurutnya, kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi, namun harus diarahkan untuk memperkuat bangsa dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi. “Mahasiswa adalah kekuatan moral bangsa. Energi kritis yang dimiliki harus menjadi kekuatan untuk memperbaiki keadaan, bukan sekadar menolak tanpa memberikan alternatif solusi,” ujarnya. Pada akhir pertemuan, Tamsil mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi dalam memperbaiki kondisi bangsa dan mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Kita sudah puluhan tahun mengikuti kajian, pengajian, dan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan. Sekarang saatnya kita bertanya kepada diri sendiri, apa manfaat yang sudah kita berikan untuk umat dan bangsa ini. Tujuan nasional kita jelas, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum. Karena itu, mari bersama-sama mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaik bagi negeri ini,” tutupnya.(**) #dpd #dpdri #makassar #fyp #viral @Tamsil Linrung | Waka DPD RI @DPD RI Sulsel @makassar info @Andi Aswadi

About