@camedit.id: #ejenali #edit #fypviral #foryoupage

❃𝕮𝕬𝕸
❃𝕮𝕬𝕸
Open In TikTok:
Region: ID
Sunday 03 May 2026 12:12:47 GMT
483068
81437
559
4903

Music

Download

Comments

iillaasukayou
iillaa👾 :
gntg² fiksi💔💔
2026-05-09 06:27:14
3980
kicau_maniah0
🥀维那🫧 :
prospective husband ☺
2026-05-11 01:00:25
448
gatausp484
I dont know? :
gantenk bgt sih li ya ampun😭😭
2026-05-09 00:43:19
2147
nada11082014
NADA :
Ejen Ali amato Boboiboy
2026-05-16 12:10:16
7
kakandaa_xjamet
-K`0605 :
lebih cocok rambut ke bawah dari pada ke atas, ya gasi?
2026-05-15 06:41:39
281
korban_justfriends
݂ʝׅ֗ᧉ᩠ִ໋֗࣪꯱ָׂ݂࣭݂ꪱׅ࣪ɕִׄ˖ִׂαׂׅ💞 :
top cowo fiksi terganteng menurut ku 1, Boboiboy 2, Ejen ali 3, amato
2026-05-19 08:16:53
30
gktau2009
akun_bertiga💗🦋 :
lebih gantengan amato menurut aku ya🗿
2026-05-10 04:05:39
59
miaww_875
domzkirek :
berawal dari tempoyak udang
2026-06-14 02:04:48
6
khanzalivianugrahayuhuuu
khanzaaa🙂‍↕️ :
hai kali ini aku menggunakan bahasa ku apakah kamu mengerti? tapi..... ngomong² editan mu itu terlalu bagus andai aku bisa memberikan gift🥳
2026-05-03 13:09:54
110
hmm_5657
Hmm_ :
punya siapa ya ini??
2026-05-09 05:09:50
6
dzik_ea
Dzik🙈 :
lu siapa
2026-05-11 08:35:56
15
5uk4.k4rtun
gadanama. :
sebelomm ribuannn🔥🔥
2026-05-03 12:28:33
27
maswahcimey12
anna 12s :
gantengan cris
2026-05-14 13:29:41
2
naufal_c7
waf_imufie💫💤 :
makin sini makin ganteng 😭🫶 anjir
2026-05-22 05:46:06
8
cinnamorol2710
pinky love :
GANTENG ELIT NYATA SULIT
2026-05-30 14:44:08
6
alina_author.au
𝙰𝚕𝚒𝚗𝚊_𝙰𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 ᴀᴜ🍒✨️ :
gak pernah gagal editanya😭
2026-05-03 12:42:30
9
n4r12345
<☆> :
ehh inii kan my...
2026-05-14 02:09:18
5
salzmadridista
Salz :
Bro, your editing is really good.
2026-05-06 11:30:48
8
aletakusumaningrat3
kz.alicaa :
ganteng banget sihh tapi fikai
2026-06-08 12:58:35
2
To see more videos from user @camedit.id, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About