@thuquynh_95: Chồng rửa bát dọn dẹp cùng vợ là sợ vợ à các anh? #1GiọtVượtTrội #SunlightSiêuLời #SunlightChanh100 #HợptáccùngUnilever #quynhquynhthichnaunuong

Quỳnh Quỳnh thích nấu nướng
Quỳnh Quỳnh thích nấu nướng
Open In TikTok:
Region: VN
Sunday 03 May 2026 12:25:05 GMT
4605
36
6
1

Music

Download

Comments

ngc.my.ct.bng
Ngọc Mây Cát Băng :
u là tr uy tín 🥰
2026-05-05 04:54:10
0
nhaquynhdam
Nhà Quỳnh Đạm 🏠 :
Quá ngon bác ạ
2026-05-05 11:31:45
0
bepcotien.63
Bếp Cô Tiên 🌻 :
Ui tô bún riêu nó ngon
2026-05-04 05:33:39
0
naucunghang
Nấu Cùng Hằng :
Dời ơi tô bún ngon thế này k gọi! Sang rửa bát cũng đc
2026-05-03 14:24:39
0
hao_thich_vao_bep
Hảo Thích Vào Bếp :
Quá khéo lun ý 🥰🥰🥰
2026-05-03 12:36:49
0
naucungno
Nấu Cùng Nơ :
Khéo quá em ơi
2026-05-03 13:31:47
0
To see more videos from user @thuquynh_95, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Tulang Bawang – Di tengah suasana duka akibat pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, seorang anak korban tetap melangsungkan ijab kabul di hadapan jenazah kedua orangtuanya. Agustin Putri Rahmadini, anak dari Hasanah (56) dan Rahmat (69), menikah dengan Nasrul Safaat sebelum jenazah orangtua dan adiknya, Devny Kishela Putri (14), dimakamkan pada Selasa (6/10). Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah mengatakan, pernikahan tersebut memang telah direncanakan keluarga dalam waktu dekat. Namun, rencana itu berlangsung dalam suasana duka setelah kedua orangtua dan adik Agustin ditemukan meninggal dunia dibunuh oleh Ahmad Fathony (35). “Anaknya memang mau nikah di bulan-bulan ini. Kebetulan orangtuanya meninggal bulan ini,” kata Irwansyah saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026). Kata Irwansyah, keluarga kemudian melaksanakan nazar dengan menggelar ijab kabul sebelum jenazah kedua orangtua Agustin dimakamkan. “Ya akhirnya nazar, menyampaikan nazar mereka nikah di depan, sebelum dikubur, di depan jenazah,” ujarnya. Irwansyah menegaskan prosesi tersebut tidak berlangsung seperti acara pernikahan pada umumnya. Tidak ada pesta maupun resepsi, melainkan hanya prosesi ijab kabul oleh wali. Menurutnya, prosesi ijab kabul berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Setelah itu, jenazah Rahmat, Hasanah, dan Devny dibawa untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat. “Nggak, ijab kabul aja. Ijab kabul aja dinikahin oleh wali di depan jenazah ibu bapaknya,” kata dia. Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak ditemukan tewas di dalam rumah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Senin (5/10/2026) pagi. Ketiga korban yakni Rahmat (69), Hasanah (56), dan putrinya, Devny Kishela Putri (14). Mereka ditemukan warga di lokasi berbeda di dalam rumah sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku kemudian berhasil ditangkap kurang dari 12 jam setelah kejadian di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur. Saat hendak diamankan, pelaku menyerang polisi menggunakan senjata tajam sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur. Pelaku kemudian meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi. (Yul)
Tulang Bawang – Di tengah suasana duka akibat pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, seorang anak korban tetap melangsungkan ijab kabul di hadapan jenazah kedua orangtuanya. Agustin Putri Rahmadini, anak dari Hasanah (56) dan Rahmat (69), menikah dengan Nasrul Safaat sebelum jenazah orangtua dan adiknya, Devny Kishela Putri (14), dimakamkan pada Selasa (6/10). Kapolsek Banjar Agung AKP Irwansyah mengatakan, pernikahan tersebut memang telah direncanakan keluarga dalam waktu dekat. Namun, rencana itu berlangsung dalam suasana duka setelah kedua orangtua dan adik Agustin ditemukan meninggal dunia dibunuh oleh Ahmad Fathony (35). “Anaknya memang mau nikah di bulan-bulan ini. Kebetulan orangtuanya meninggal bulan ini,” kata Irwansyah saat dikonfirmasi, Selasa (6/10/2026). Kata Irwansyah, keluarga kemudian melaksanakan nazar dengan menggelar ijab kabul sebelum jenazah kedua orangtua Agustin dimakamkan. “Ya akhirnya nazar, menyampaikan nazar mereka nikah di depan, sebelum dikubur, di depan jenazah,” ujarnya. Irwansyah menegaskan prosesi tersebut tidak berlangsung seperti acara pernikahan pada umumnya. Tidak ada pesta maupun resepsi, melainkan hanya prosesi ijab kabul oleh wali. Menurutnya, prosesi ijab kabul berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Setelah itu, jenazah Rahmat, Hasanah, dan Devny dibawa untuk dimakamkan di pemakaman desa setempat. “Nggak, ijab kabul aja. Ijab kabul aja dinikahin oleh wali di depan jenazah ibu bapaknya,” kata dia. Sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak ditemukan tewas di dalam rumah di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Senin (5/10/2026) pagi. Ketiga korban yakni Rahmat (69), Hasanah (56), dan putrinya, Devny Kishela Putri (14). Mereka ditemukan warga di lokasi berbeda di dalam rumah sekitar pukul 08.30 WIB. Pelaku kemudian berhasil ditangkap kurang dari 12 jam setelah kejadian di wilayah Purbolinggo, Lampung Timur. Saat hendak diamankan, pelaku menyerang polisi menggunakan senjata tajam sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur. Pelaku kemudian meninggal dunia dan jenazahnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan autopsi. (Yul)

About