Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
API
Home
How To Use
Language
English
عربي
Tiếng Việt
русский
français
español
日本語
한글
Deutsch
हिन्दी
简体中文
繁體中文
Home
Detail
@emilly.fagundes85:
Emilly Fagundes
Open In TikTok:
Region: BR
Sunday 03 May 2026 18:28:10 GMT
435
42
3
0
Music
Download
No Watermark .mp4 (
3.59MB
)
No Watermark(HD) .mp4 (
3.59MB
)
Watermark .mp4 (
8.55MB
)
Music .mp3
Comments
:
bb lindaaaa
2026-05-08 21:19:09
1
:
simplesmente perfeita😍🤌🏽
2026-05-08 21:19:33
1
:
MINHAAA LINDAAA😍😍😍
2026-05-08 21:18:57
1
To see more videos from user @emilly.fagundes85, please go to the Tikwm homepage.
Other Videos
milo J es milo J ::: Hay artistas que te gustan… y después está lo que me pasa con Milo J. No es solo que escuche sus canciones, es que las vivo, las mastico, las respiro como si fueran aire con ritmo. Milo J no canta, te atraviesa. Tiene esa manera de decir las cosas que parece simple, pero te deja pensando tres días seguidos mirando el techo como si el techo tuviera respuestas. Lo amo porque no suena fabricado, suena real. Porque en un mundo donde muchos gritan para que los escuchen, él susurra verdades que pesan toneladas. Sus letras no son solo palabras acomodadas con rima, son cicatrices con música, son pensamientos que a veces uno no sabe cómo explicar y él los convierte en canción. Y cuando lo escucho es como si alguien hubiera abierto una ventana en una habitación cerrada hace años. Lo amo porque representa algo más grande que él mismo. Porque siendo tan joven carga una profundidad que desarma. Porque demuestra que no hace falta tener mil filtros para brillar, que la autenticidad es suficiente. Es como si su voz fuera un farol en medio de la niebla adolescente, diciendo “che, no estás sola en lo que sentís”. Hay canciones suyas que me pegan distinto según el día. A veces me acompañan cuando estoy fuerte, otras cuando estoy hecha un nudo. Y eso es mágico. Pocos artistas logran convertirse en refugio. Él lo logra. Es un abrazo con beat, una catarsis con auriculares puestos . Y no es amor de fan que solo grita en un concierto. Es admiración profunda. Es sentir orgullo cuando le va bien, como si fuera alguien cercano. Es querer que el mundo entero entienda lo que yo siento cuando suena su voz. Es pensar “cómo puede alguien describir tan exacto lo que cuesta tanto explicar”. Amar a Milo J es sentir que alguien traduce tu caos en poesía urbana. Es encontrar belleza en la tristeza, fuerza en la vulnerabilidad, luz en lo gris. Y eso no es poca cosa. Eso es arte de verdad. #musica #letras #miloj #paratiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii #fyp
🚀😈#toyota#hilux#fyp
Wahai jiwa-jiwa yang tergila-gila akan kesombongan jasadnya bahkan sesuatu yang akan akan hancur lebur dimakan waktu... mengapa engkau begitu bangga terhadap sesuatu yang bahkan tidak pernah benar-benar berada dalam genggamanmu. Kamu hidup dengan izin-Nya, berdiri dengan izin-Nya, berbicara dengan izin-Nya, bahkan jantung yang terus berdetak di dalam dadamu bekerja tanpa pernah menunggu perintahmu. Ia berdetak ketika kamu tertidur, berdetak ketika kamu lupa bersyukur, berdetak ketika kamu sibuk membanggakan dirimu sendiri, dan terus bekerja tanpa pernah meminta balasan apa pun darimu. Bayangkan jika satu detik saja Allah mengambil kembali izin itu. Tidak ada kekayaan yang mampu membeli detak berikutnya, tidak ada manusia yang mampu menukar hartanya demi beberapa menit tambahan, dan tidak ada kekuasaan yang mampu memerintahkan tubuh agar tetap hidup. Lalu pernahkah engkau memikirkan betapa rapuh dan kecilnya dirimu dihadapan-Nya. Jika satu pembuluh kecil yang berhenti bekerja dapat mengubah manusia yang dahulu berdiri tegak menjadi tubuh yang hanya bisa terbaring. Satu penyakit atau musibah yang Allah titipkan mampu membuat seseorang yang dahulu merasa kuat berubah menjadi manusia yang hanya mampu memohon agar ujian atau cobaan itu segera diangkat. Lalu apa sebenarnya yang membuat dadamu begitu penuh keangkuhan dan kesombongan, sedangkan kehidupan yang sedang kau jalani saja setiap detiknya bergantung pada rahmat yang terus Allah berikan sepanjang hidupmu tanpa henti sebelum ketetapan ajal tiba untukmu. Wahai jiwa-jiwa yang merasa dirinya lebih besar daripada orang lain... renungkanlah satu pemandangan yang mungkin selama ini sering engkau hindari bahkan kau abaikan. Akan datang saat dimana tubuhmu menjadi kaku, mata yang dahulu memandang manusia dengan rasa rendah dan tinggi tertutup selamanya tanpa bisa dibuka kembali, dan tangan yang dahulu menunjuk, memerintah, serta merendahkan orang lain tidak lagi mampu bergerak walaupun hanya sedikit. Pada saat itu engkau tidak dapat melangkah menuju tempat peristirahatan terakhirmu sendiri. Orang lain yang memandikan, mengkafani, dan menyolatkan jenazahmu. Orang lain yang akan mengangkatmu di pundaknya. Orang lain yang akan membawamu menuju tempat peristirahatan terakhirmu. Dan orang lain juga yang akan menurunkan tubuhmu perlahan ke dalam liang lahatmu. Jika perjalanan terakhirmu saja engkau masih bergantung pada orang lain, lalu mengapa dirimu menyatakan tidak membutuhkan siapa pun saat dirimu membanggakan apapun dihadapan mereka yang ada dibawahmu bahkan lebih mirisnya kau maki-maki dengan perkataan yang sangat menyakitkan. #masukberandafypシ #wajibfyp #renungan #masukberanda #fyppppppppppppppppppppppp
welcome to desa topogaro 2026 bulan Juni 🗣️ WARGA LOKAL: "JANGAN JUAL WARISAN DEMI GAJI YANG BISA HILANG KAPAN SAJA" 1. Tentang Rapuhnya Status Pekerja "Saudaraku, ingatlah: Kontrak kerja itu tipis. Hari ini kamu dipuji karena produktif, besok kamu bisa di-PHK karena mesin lebih murah daripada manusia. Perusahaan tidak punya hati, mereka punya kalkulator. Saat keuntungan turun, atau saat robot datang, kamu akan dibuang seperti sampah bekas kemasan." "Mereka mempekerjakanmu bukan karena cinta pada tanahmu, tapi karena butuh tenagamu. Saat tenaga itu tidak lagi dibutuhkan, atau saat kamu mulai bertanya tentang hak tanahmu, pintu keluar akan dibuka lebar-lebar. Siapa yang akan menanggung hidupmu saat itu? Tanah yang sudah dijual? Atau jalan yang sudah ditimbun?" 2. Perbandingan: Gaji vs. Tanah Ulayat "Gaji sebulan habis dalam tiga hari. Tapi tanah yang kau jual hari ini, akan hilang selamanya untuk tujuh keturunan berikutnya. Apakah pantas menukar 'keabadian' dengan 'kebutuhan sesaat'?" "Kau bangga memakai helm proyek dan seragam perusahaan? Itu bagus. Tapi jangan sampai kau lupa bahwa sebelum ada pabrik, kakekmu hidup mulia dari tanah yang sama tanpa harus meminta izin pada manajer asing. Jangan biarkan seragam itu menutup matamu terhadap perampasan hak leluhurmu." 3. Ilusi "Kemajuan" & Ketergantungan "Mereka bilang: 'Bekerjalah di sini, kalian akan sejahtera.' Tapi lihatlah sekelilingmu. Apakah air sungai masih bersih? Apakah sawah masih subur? Ataukah kalian justru menjadi tamu di tanah sendiri, menghirup debu dari pabrik yang berdiri di atas kuburan nenek moyang kalian?" "Ketergantungan pada satu perusahaan adalah racun. Saat perusahaan itu pergi—karena krisis global, karena izin dicabut, atau karena bangkrut—apa yang tersisa bagi Topogaro? Hanya lahan kritis, air tercemar, dan masyarakat yang lupa cara bertani karena terlalu lama menjadi buruh." 4. Pesan Solidaritas & Peringatan Dini "Jangan biarkan mereka memecah belah kita dengan alasan 'yang pro-pekerjaan' vs 'yang pro-tanah'. Hari ini kau dapat gaji, tetanggamu kehilangan sawah. Besok, giliranmu yang di-PHK, dan tidak ada sawah lagi untuk kembali bertani. Kita tenggelam bersama jika kita diam saja."
About
Robot
API
Legal
Privacy Policy