@bredis3k: Full video on YouTube, link in bio 👇#animeskit #bleach #invincible #aizen #thragg

Bredis No.3
Bredis No.3
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 03 May 2026 23:14:07 GMT
30781
2807
27
297

Music

Download

Comments

spivvyy
Spivvy :
two funerals in 1 day. rip thragg's hairline. rip ganju shiba😔
2026-05-03 23:22:17
2
mrtrouble368
Vlad P.K :
Thragg and Aizen in one room. Huh.
2026-06-04 19:40:59
5
veldrigord
Veldrigord :
2026-05-04 20:12:50
50
kaiketsu.sosuke911
𝕂𝔸𝕀𝕂𝔼𝕋𝕊𝕌-𝕊𝕆𝕊𝕌𝕂𝔼 :
ganju solos him idc
2026-05-06 11:01:11
2
raggaomz
Ragga_OMz☦️ :
he ain't doing nothing to him 💔
2026-05-28 12:53:32
1
ayaanhamad286
ARCHSHADOW :
save Vegeta next
2026-06-10 16:43:03
1
papi.valid3
✞ 𝘦𝘷𝘭 𝔣𝔩𝔞𝔠𝔨𝔬✟ :
aye when’s part 2 I need to see more of Ts I gotta see Aizen wit a fresh cut
2026-05-05 03:39:52
1
dabi_2k
dabi_uchiha😮‍💨 :
2026-05-04 22:28:22
3
mega_mertenz_13cm
Mega_MERTENZ_13cm :
2026-05-20 13:38:10
1
kraigeakn
Kraigea.KN :
I choose death
2026-05-13 21:45:49
0
mr.lightningbolt40
My Snake is Solid :
"You will pay compensation for my employes distress and mutalation" "Fix my Hair"
2026-05-07 01:08:59
0
ieatpencils09
I eat pencils :
😭
2026-05-04 03:04:42
0
edgar.soto5106
Edgar Soto :
😂😂😂😂😂
2026-05-20 20:43:08
0
To see more videos from user @bredis3k, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Penjelasan dari saya 👇 - Jepang takut kepada Uni Soviet, kerena Uni Soviet paling brutal bahkan dibilang Zombie nya perang, mereka selalu spam manusia di pertempuran, makanya dalam sejarah korban perang terbanyak mereka,  di Jepang dikenal kamikaze misi bunuh diri, sedangkan Uni Soviet mirip seperti kamikaze tetapi lebih brutal layaknya zombie,  - Jepang juga bersedia menghadapi Amerika kalau Amerika berani masuk ke pulau Jepang, tetapi di belakang Amerika ada Uni Soviet, dan Jepang memilih nyerah duluan kepada Amerika ketimbang Uni Soviet meinjakan kakinya kepulau Jepang, kerena Uni Soviet dia kalau nginjak kan kakinya di pulau Jepang dia tidak peduli sama rakyat Jepang, bisa bisa rakyat Jepang akan musnah atau juga hak kebebasan rakyat Jepang akan dibatasi seperti terkurung - Penjelasan dari AI 👇 Pertanyaan yang sangat bagus. Secara logika memang terlihat aneh: yang menjatuhkan bom atom adalah Amerika, tapi mengapa Jepang justru sangat takut pada Uni Soviet? Jawabannya berkaitan dengan konteks politik dan strategi perang tahun 1945, bukan hanya soal bom nuklir. 1️⃣ Uni Soviet Datang di Saat Paling Buruk Pada 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Tapi yang sering dilupakan: ➡ 8 Agustus 1945, Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang. ➡ Besoknya langsung menyerbu Manchuria dan menghancurkan tentara Jepang di sana. Bagi para jenderal Jepang, ini adalah pukulan strategis yang sangat fatal. 2️⃣ Jepang Masih Berharap pada Soviet Sebelum Agustus 1945, Jepang masih punya satu harapan diplomatik: Mereka berharap Uni Soviet bisa menjadi mediator perdamaian dengan Amerika dan Sekutu. Karena saat itu Jepang dan Soviet punya perjanjian netralitas. Ketika Soviet justru menyatakan perang, harapan terakhir Jepang runtuh total. 3️⃣ Ketakutan Ideologis: Komunisme Jepang sangat anti-komunis. Jika: Amerika menduduki Jepang → kemungkinan sistem kekaisaran masih dipertahankan. Soviet menduduki Jepang → kemungkinan besar terjadi revolusi komunis seperti di Eropa Timur. Lihat contoh setelah perang: Jerman terbagi dua. Korea terbagi jadi Utara–Selatan. Jepang takut akan bernasib sama: terpecah menjadi Jepang Utara (komunis) dan Jepang Selatan (pro-Barat). 4️⃣ Bom Atom vs Invasi Darat Bom atom memang mengerikan. Tapi secara militer: Bom = satu serangan dahsyat. Invasi Soviet = perang darat besar-besaran dengan jutaan tentara. Tentara Soviet terkenal sangat brutal di front Eropa Timur saat melawan Adolf Hitler. Para pemimpin militer Jepang tahu, jika Soviet masuk Hokkaido, Jepang bisa hancur total secara sistem politik dan sosial. 5️⃣ Bahkan Sejarawan Banyak yang Berpendapat… Beberapa sejarawan berpendapat bahwa: ➡ Deklarasi perang Uni Soviet lebih menentukan keputusan Jepang menyerah dibanding bom atom itu sendiri. Kaisar Jepang saat itu, Hirohito, akhirnya memutuskan menyerah untuk mencegah kehancuran total dan kemungkinan pendudukan Soviet. 🔎 Jadi Kesimpulannya Jepang tidak lebih takut pada bomnya, tapi lebih takut pada konsekuensi geopolitik jika Uni Soviet ikut masuk perang: Harapan diplomasi hilang Ancaman komunisme Risiko Jepang terpecah Invasi darat besar-besaran Kalau kamu mau, kita bisa bahas lebih dalam: 👉 Apakah Jepang sebenarnya sudah mau menyerah sebelum bom kedua dijatuhkan? - #margahc #margaace #History #ww2 #sejarah
Penjelasan dari saya 👇 - Jepang takut kepada Uni Soviet, kerena Uni Soviet paling brutal bahkan dibilang Zombie nya perang, mereka selalu spam manusia di pertempuran, makanya dalam sejarah korban perang terbanyak mereka, di Jepang dikenal kamikaze misi bunuh diri, sedangkan Uni Soviet mirip seperti kamikaze tetapi lebih brutal layaknya zombie, - Jepang juga bersedia menghadapi Amerika kalau Amerika berani masuk ke pulau Jepang, tetapi di belakang Amerika ada Uni Soviet, dan Jepang memilih nyerah duluan kepada Amerika ketimbang Uni Soviet meinjakan kakinya kepulau Jepang, kerena Uni Soviet dia kalau nginjak kan kakinya di pulau Jepang dia tidak peduli sama rakyat Jepang, bisa bisa rakyat Jepang akan musnah atau juga hak kebebasan rakyat Jepang akan dibatasi seperti terkurung - Penjelasan dari AI 👇 Pertanyaan yang sangat bagus. Secara logika memang terlihat aneh: yang menjatuhkan bom atom adalah Amerika, tapi mengapa Jepang justru sangat takut pada Uni Soviet? Jawabannya berkaitan dengan konteks politik dan strategi perang tahun 1945, bukan hanya soal bom nuklir. 1️⃣ Uni Soviet Datang di Saat Paling Buruk Pada 6 dan 9 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Tapi yang sering dilupakan: ➡ 8 Agustus 1945, Uni Soviet menyatakan perang terhadap Jepang. ➡ Besoknya langsung menyerbu Manchuria dan menghancurkan tentara Jepang di sana. Bagi para jenderal Jepang, ini adalah pukulan strategis yang sangat fatal. 2️⃣ Jepang Masih Berharap pada Soviet Sebelum Agustus 1945, Jepang masih punya satu harapan diplomatik: Mereka berharap Uni Soviet bisa menjadi mediator perdamaian dengan Amerika dan Sekutu. Karena saat itu Jepang dan Soviet punya perjanjian netralitas. Ketika Soviet justru menyatakan perang, harapan terakhir Jepang runtuh total. 3️⃣ Ketakutan Ideologis: Komunisme Jepang sangat anti-komunis. Jika: Amerika menduduki Jepang → kemungkinan sistem kekaisaran masih dipertahankan. Soviet menduduki Jepang → kemungkinan besar terjadi revolusi komunis seperti di Eropa Timur. Lihat contoh setelah perang: Jerman terbagi dua. Korea terbagi jadi Utara–Selatan. Jepang takut akan bernasib sama: terpecah menjadi Jepang Utara (komunis) dan Jepang Selatan (pro-Barat). 4️⃣ Bom Atom vs Invasi Darat Bom atom memang mengerikan. Tapi secara militer: Bom = satu serangan dahsyat. Invasi Soviet = perang darat besar-besaran dengan jutaan tentara. Tentara Soviet terkenal sangat brutal di front Eropa Timur saat melawan Adolf Hitler. Para pemimpin militer Jepang tahu, jika Soviet masuk Hokkaido, Jepang bisa hancur total secara sistem politik dan sosial. 5️⃣ Bahkan Sejarawan Banyak yang Berpendapat… Beberapa sejarawan berpendapat bahwa: ➡ Deklarasi perang Uni Soviet lebih menentukan keputusan Jepang menyerah dibanding bom atom itu sendiri. Kaisar Jepang saat itu, Hirohito, akhirnya memutuskan menyerah untuk mencegah kehancuran total dan kemungkinan pendudukan Soviet. 🔎 Jadi Kesimpulannya Jepang tidak lebih takut pada bomnya, tapi lebih takut pada konsekuensi geopolitik jika Uni Soviet ikut masuk perang: Harapan diplomasi hilang Ancaman komunisme Risiko Jepang terpecah Invasi darat besar-besaran Kalau kamu mau, kita bisa bahas lebih dalam: 👉 Apakah Jepang sebenarnya sudah mau menyerah sebelum bom kedua dijatuhkan? - #margahc #margaace #History #ww2 #sejarah

About