@khamphathanhhoa: 3.500+ xe đạp thồ • 179.000 dân công • 27 triệu ngày công Thanh Hóa – hậu phương làm nên chiến thắng Điện Biên Phủ #thanhhoa #thanhhoa36 #khamphathanhhoa

Khám phá Thanh Hoá
Khám phá Thanh Hoá
Open In TikTok:
Region: VN
Wednesday 06 May 2026 11:51:24 GMT
480733
47226
877
7127

Music

Download

Comments

dunghoang2902.13cm
Dũng Hoàng2902 :
tôi có nghe ở đâu câu nói của mấy b trẻ mà nổi ra gà " chúng tôi đag ăn rau má , vì khoai mỳ đã gửi hết lên Điện Biên Phủ rồi " nghe mà tự hào ghé🥰🥰
2026-05-07 13:04:37
1887
thienco03
AnhlaTin :
Vậy mà nhiều người cứ chửi quê tôi 🙊🙊
2026-05-07 03:34:41
996
lnhnguynvit
Viết Lĩnh :
tự hào nên ae 36 tôi hà tây cũ chào ae 36🥰
2026-05-07 02:30:36
1589
hitclup8866
Heo peppa 💘 :
Ae hoa thanh quế đâu r
2026-05-08 00:08:37
328
truongphucle
trường🇻🇳 :
lần đầu nge một câu chuyện tốt về th😁
2026-05-07 23:55:48
20
nguyenminh1739
•空明大帝• :
tôi vẫn luôn tự hào
2026-05-08 05:54:16
31
nh.i.phm8
Phan đình đại :
thế mà cách đây 10 năm về trước vào trong nam đi xin việc. có mấy CTY ko tuyển Thanh Hóa nghệ An nghệ mà đau lòng
2026-05-09 04:10:22
39
hieuphi695
phi hiếu :
Tự hào quá thanh hoá ơi 🥰😁
2026-05-07 04:28:36
111
bze9313
❄️ :
Nhiều người chửi quê tôi
2026-05-09 05:29:48
16
tuanha_1991
Nguyễn Tuấn Hà :
Chả biết mọi ng như nào chứ tôi chơi với mấy ae 36 thấy ok mà , trong lịch sử thì họ đã gửi bao ng con ra trận để chúng ta có ngày hôm nay
2026-06-10 00:16:28
7
hieufreefire6
Hiếu ff :
Ờ thì h tôi xin lỗi ae Thanh Hoá vậy
2026-05-09 08:44:00
13
thm.phc32
PT🧑‍🔧 :
Lời đầu tiên cho tôi gửi lời cảm ơn chân thành đến vs bà con Thanh Hóa nói riêng và toàn thể đồng báo nói chung . Nhờ sự chung tay và lòng yêu nước của nhân dân cùng kết hợp với sự lãnh đạo đúng đắn của Đảng đã đưa nước ta thoát khỏi ách nô lệ và trở thành một nước XHCN phát triển , giàu mạnh 🥰🥰🥰🥰
2026-06-07 00:12:25
8
meomeo....02
Meo Meo thích ăn kem :
Tiếng Điện Biên Phủ đến đâu, đồng bào Thanh Hóa cũng có một phần vinh dự đến đó🥰
2026-05-09 10:29:26
20
thuy.30_04_2k2
🍀Phương thúy😊 𝟮𝟎𝟎𝟑☺ :
2k3 nhưng chiếc xe này là cả 1 tuổi thơ. mẹ mang đi gặt lua đẩy về
2026-05-07 12:51:56
7
nhatdan6868
Đan :
Tu hào 36
2026-05-08 15:21:04
5
huowq_bakhi
um..okttedcchua? :
37 tự hào qa , chào ae 36 💓
2026-05-14 08:49:59
5
utngode
Nguyễn Vương :
36 Chào Đồng Bào Cả Nước🥰🥰
2026-05-30 03:42:44
6
cuonglengkeng123
cường :
TH mảnh đất anh hùng. Tôi yêu quê hương tôi🥰
2026-05-08 04:54:58
8
h.thng3019
Hồ Thắng :
🥰 cảm ơn các đồng bào THANH HÓA nhé 🥰 nhờ các bạn thì Điện Biên Phủ chúng tôi mới có ngày hôm nay
2026-05-07 15:40:11
42
huhuhahahihi.1002
con người :
ae 36 đâu hết rồi nhỉ
2026-05-08 04:56:32
5
user317979249810
chuột đồng 72 :
Mình Luôn tự hào mình đc sinh ra và lớn lên trên dải đất xứ thanh Anh Hùng ❤️❤️❤️
2026-05-07 04:50:57
75
_ha_hat_long_
ATG❤️‍🩹 :
con cháu 36 chào ae nhé 🥰
2026-05-07 23:07:54
20
phuonghoang2500
phuonghoang2500 :
chỉ có ở thanh hóa mà với co điện biên phủ ngày nay đấy
2026-05-07 03:25:59
84
huykhongbuondau
hờ íp híp💊 :
Thanh Hoá tao đấy vào mà nói này nọ đi
2026-05-07 06:25:04
12
tuanthanhlong12121998
Tuấn Thanh Long :
Ông nội mình cũng là 1 phần của chiến thắng Điện Biên phủ
2026-05-07 04:48:04
23
To see more videos from user @khamphathanhhoa, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dekranasda Kota Bima Bawa Tenun Masrais Motif Kapikeu ke Panggung Nasional.  JAKARTA - Tenun Masrais motif Kapikeu asal Bima tampil di panggung nasional melalui ajang Pameran Nasional Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 26–30 September 2026.  Keikutsertaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima dalam ajang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kriya dan wastra khas Bima hingga tingkat nasional dan pasar global. Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Kota Bima memamerkan berbagai produk unggulan perajin lokal, mulai dari kain tenun khas Bima, busana berbahan tenun, hingga beragam produk kerajinan tangan. Salah satu perhatian utama ditunjukkan melalui penampilan Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati A. Rahman, SE, S.Tr.Keb, dalam parade busana atau fashion show Kriyanusa 2026. Hj. Badrah tampil mengenakan busana berbahan Tenunan Masrais motif Kapikeu, sekaligus membawa kekayaan motif dan tradisi tenun Bima ke panggung nasional. “Keikutsertaan kita di Kriyanusa bukan hanya untuk memamerkan produk, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Bima melalui karya para perajin. Tenunan Masrais dengan motif Kapikeu merupakan bagian dari kekayaan wastra yang harus terus kita jaga, kembangkan dan dorong agar semakin dikenal luas,” ujar Hj. Badrah. Menurut Umi Badrah sapaannya, momentum Kriyanusa menjadi ruang penting bagi para pelaku kriya daerah untuk membangun jejaring, memperkenalkan kualitas produk, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. “Kami berharap kehadiran Dekranasda Kota Bima di Kriyanusa dapat membuka peluang kerja sama dan pasar baru bagi para perajin. Produk lokal harus memiliki nilai tambah, kemasan yang baik dan mampu bersaing, tanpa kehilangan karakter budaya Bima,” katanya. Kehadiran budaya Bima juga semakin kuat dalam Kriyanusa 2026 melalui Paviliun Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengangkat Uma Lengge, rumah adat khas Bima, sebagai ikon utama pada bagian depan paviliun. Selain pameran dan fashion show, Dekranasda Kota Bima juga mengikuti berbagai agenda pendukung, seperti workshop dan talkshow. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari misi budaya sekaligus misi dagang untuk memperluas jejaring dan jangkauan pemasaran produk perajin daerah. Hj. Badrah menegaskan, promosi produk kerajinan tidak cukup hanya berhenti pada kegiatan pameran. “Kita ingin produk perajin Kota Bima tidak hanya dikenal di daerah atau nasional, tetapi secara bertahap mampu menembus pasar yang lebih luas. Karena itu, kualitas produk, inovasi, desain, kemasan dan kemampuan mengikuti perkembangan pasar harus terus ditingkatkan,” ujarnya. Melalui Kriyanusa 2026, Dekranasda Kota Bima berharap semakin banyak produk perajin lokal mendapat perhatian pasar sekaligus mendorong keberlanjutan usaha ekonomi kreatif berbasis budaya di Kota Bima.(RED) #viral #kotabima #dekranasda #fyp
Dekranasda Kota Bima Bawa Tenun Masrais Motif Kapikeu ke Panggung Nasional. JAKARTA - Tenun Masrais motif Kapikeu asal Bima tampil di panggung nasional melalui ajang Pameran Nasional Kriyanusa 2026 yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 26–30 September 2026.  Keikutsertaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bima dalam ajang tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk kriya dan wastra khas Bima hingga tingkat nasional dan pasar global. Dalam Kriyanusa 2026, Dekranasda Kota Bima memamerkan berbagai produk unggulan perajin lokal, mulai dari kain tenun khas Bima, busana berbahan tenun, hingga beragam produk kerajinan tangan. Salah satu perhatian utama ditunjukkan melalui penampilan Ketua Dekranasda Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati A. Rahman, SE, S.Tr.Keb, dalam parade busana atau fashion show Kriyanusa 2026. Hj. Badrah tampil mengenakan busana berbahan Tenunan Masrais motif Kapikeu, sekaligus membawa kekayaan motif dan tradisi tenun Bima ke panggung nasional. “Keikutsertaan kita di Kriyanusa bukan hanya untuk memamerkan produk, tetapi juga memperkenalkan identitas budaya Bima melalui karya para perajin. Tenunan Masrais dengan motif Kapikeu merupakan bagian dari kekayaan wastra yang harus terus kita jaga, kembangkan dan dorong agar semakin dikenal luas,” ujar Hj. Badrah. Menurut Umi Badrah sapaannya, momentum Kriyanusa menjadi ruang penting bagi para pelaku kriya daerah untuk membangun jejaring, memperkenalkan kualitas produk, sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. “Kami berharap kehadiran Dekranasda Kota Bima di Kriyanusa dapat membuka peluang kerja sama dan pasar baru bagi para perajin. Produk lokal harus memiliki nilai tambah, kemasan yang baik dan mampu bersaing, tanpa kehilangan karakter budaya Bima,” katanya. Kehadiran budaya Bima juga semakin kuat dalam Kriyanusa 2026 melalui Paviliun Dekranasda Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengangkat Uma Lengge, rumah adat khas Bima, sebagai ikon utama pada bagian depan paviliun. Selain pameran dan fashion show, Dekranasda Kota Bima juga mengikuti berbagai agenda pendukung, seperti workshop dan talkshow. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari misi budaya sekaligus misi dagang untuk memperluas jejaring dan jangkauan pemasaran produk perajin daerah. Hj. Badrah menegaskan, promosi produk kerajinan tidak cukup hanya berhenti pada kegiatan pameran. “Kita ingin produk perajin Kota Bima tidak hanya dikenal di daerah atau nasional, tetapi secara bertahap mampu menembus pasar yang lebih luas. Karena itu, kualitas produk, inovasi, desain, kemasan dan kemampuan mengikuti perkembangan pasar harus terus ditingkatkan,” ujarnya. Melalui Kriyanusa 2026, Dekranasda Kota Bima berharap semakin banyak produk perajin lokal mendapat perhatian pasar sekaligus mendorong keberlanjutan usaha ekonomi kreatif berbasis budaya di Kota Bima.(RED) #viral #kotabima #dekranasda #fyp

About