@amandawicz:

Amanda
Amanda
Open In TikTok:
Region: BR
Wednesday 06 May 2026 18:59:12 GMT
1308694
54782
1284
12867

Music

Download

Comments

clarabruschi
Clara Bruschi :
Pq ela ficou assim gente, n entendo 😭
2026-05-06 23:19:41
12338
dudsjunqss
M.E🪭 :
amiga q porra eh essa
2026-05-07 12:05:15
6306
tameteixeira
Thamires Teixeira :
Eu me recuso a acreditar
2026-05-06 19:38:38
19448
evazaniqueli
Eva Colors :
Eu quando vou arrumar o guarda roupa e saio experimentando tudo kkkkkk
2026-05-06 20:03:16
4142
leticiaagaspar
leticiaagaspar :
saudade dela imensa
2026-05-07 01:30:07
1475
eduardasacramentos
eduardasacramentos :
Ela enlouqueceu
2026-05-07 00:24:27
778
helloogigi
gigi ౨ৎ :
Amiga tem diferença entre estiloso e brega, isso tá brega
2026-05-07 02:10:31
767
michelinagel
michelinagel :
Vou te bloquear, não dá amiga 😭
2026-05-07 18:28:43
259
hinataff43
Sabrina Carvalho 😊 :
nem se eu me odiasse
2026-05-30 18:59:10
16
truesfactsaboutwo
truesfactsaboutworld :
O que a pessoa não faz por engajamento…
2026-05-06 19:29:20
861
quell_013
. :
Ela vai ser a minha inspiração no trote brega
2026-05-29 17:06:33
17
nuwanda135
Fernanda :
eh ragebait
2026-05-19 23:17:51
1
fabisporai
curiosafabis🔎 :
Enlouqueceu, tadinha
2026-05-09 17:33:05
48
maedepetgls
Lara :
p mim ela ta constantemente em mania
2026-05-19 21:34:11
64
_andradezs__
Andrade :
eu no inverno quando era pequena juntando todo tipo de roupa por estar com frio
2026-05-29 23:06:39
7
assisx_
𝕬𝖘𝖘𝖎𝖘 :
amg é trote do terceirão?
2026-05-08 18:12:29
20
sushicomamanda
sushicomamanda :
Gostaria de saber o que o psiquiatra fala sobre
2026-05-07 00:09:44
723
juliasimin
júlia simin :
amg vc realmente sai assim?
2026-05-18 02:18:19
14
laurafrrocha
Laura Rocha :
Eu acho q é deboche, tipo uma sátira
2026-05-08 19:17:02
27
juliaarahal
Ju Rahal :
eu no trote brega da escola
2026-05-09 17:36:38
21
marry__mari
Mary Braga :
Eu no trote de brega do terceirão:
2026-05-07 16:14:33
65
To see more videos from user @amandawicz, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju

About