@chouu2381: Chai xịt bọt khử trùng#giatkhononbaohiem

Store S
Store S
Open In TikTok:
Region: VN
Thursday 07 May 2026 05:24:05 GMT
190109
203
1
67

Music

Download

Comments

thuanbuomxuoigio03
Hiền❤️‍🩹 :
cái này có hết bay mùi nhựa không nhỉ
2026-06-12 03:47:57
0
To see more videos from user @chouu2381, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

2 |
2 | "I ki̶s̶s̶ Miss U" "Lemes. Masa aku nggak disuruh masuk dulu." Evan berdiri di depan pintu sambil memasang wajah memelas. "Dih, alay." Kamu memutar bola mata, meski sudut bibirmu nyaris terangkat. Tanpa menunggu persetujuanmu, Evan masuk ke rumahmu dengan langkah yang cukup lemah lalu duduk di sofa perlahan. "Hum, kayaknya aku bakal pergi selamanya deh." Keluhannya terdengar berlebihan seperti biasa. "Apa sih, Van. Kamu itu cuma flu. FLU." Kamu menekankan kata terakhir sambil menunjuknya. "Aku lemes, yn..." Evan yang terduduk itu menarik tanganmu untuk mendekat. "...tegangin dong." Senyumnya saat mengucap keinginan itu terlihat ambigu. Senyum nakal. "Ish, dasar modus! Namanya juga orang sakit, ya lemes lah." "Tapi kadang kalo terlalu tegang juga sakit tau." "Evan! Stop deh!" Daripada duduk di pangkuannya, kamu memilih untuk duduk disampingnya. "Udah makan belum?" "Belum. Emang kenapa? Kamu mau suapin aku?" tanyanya dengan nada yang terdengar santai. "Hm. Aku masakin dulu. Nanti kamu makan terus minum obat, oke?" Kamu bangkit dari sofa. "Iya." Evan mengangguk patuh. Tak lama, kamu kembali sambil membawa semangkuk sup hangat untuk Evan. Evan tersenyum melihat kedatanganmu. Bagai anak kecil sakit yang benar-benar butuh kehadiran sang ibu. Kamu mulai menyuapinya tanpa ragu. Meski title hubungan kalian hanyalah sebatas 'mantan'. "Yn, aku boleh nanya nggak?" tanyanya setelah beberapa suapan. "Apa?" Kamu menoleh padanya. "Kenapa dulu kamu nerima aku? Apa hal yang paling kamu suka dari aku?" Matanya menatapmu penuh rasa penasaran. "Karena kamu bisa...main gitar, mungkin." Jawabanmu terdengar ragu. "Why?" Evan langsung menimpali. Kamu mengaduk-aduk sup yang ada di mangkuk itu dengan canggung. "Karena...cowok yang bisa main gitar, pasti jarinya lihai. Iya 'kan?" "Kenapa suka cowok yang jarinya lihai? Emang mau kamu apain jari aku?" Godanya tanpa rasa bersalah. Kamu membuang muka karena malu. "Ada deh." Tapi tak lama kamu menghadap ke arahnya lagi. "...aku juga suka jakun kamu." "Hm? Oh iya?" Evan tampak semakin tertarik mendengar jawabanmu. "He'em, aku nggak punya, jadi aku ngerasa kalo jakun kamu itu unik. Lucu juga kalo gerak-gerak." Tanpa kamu duga Evan mengambil mangkuk sup yang ada ditanganmu, meletakkannya ke meja lalu mendekat ke arahmu. Dengan sengaja ia menunjukkan bagian lehernya—tempat jakun mempesona itu berada. "Mau pegang?" tanyanya sambil tersenyum tipis. "Emang boleh?" Kamu menatapnya curiga. "Boleh dong." Jawabannya terdengar terlalu cepat. "Enggak ah. Akal-akalan kamu ini mah. Entar kamu pengin anu, aku yang disalahin." Kamu segera menggeleng. Evan meraih tangan kananmu, menyentuhkan jari-jarimu ke jakunnya dan matanya menatapmu dalam. "Pengin apa? Hm? Haha," lirihnya dengan tawa nakal. [ bersambung ] | #foryoupage #pov #evan #kiss #trending

About