@welmaa__: #outfit #fitchek

welmaa__
welmaa__
Open In TikTok:
Region: ID
Thursday 07 May 2026 06:14:28 GMT
4473
70
1
1

Music

Download

Comments

detikcomgamail
detikcomgamail :
🥰🥰🥰
2026-05-07 06:45:51
0
To see more videos from user @welmaa__, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Oneshoot|| Siang itu, darahmu mendidih sampai ke ubun-ubun. Niat awal mengambil libur semester untuk pulang dan menghabiskan waktu bersama ibu seketika berubah menjadi mimpi buruk. Pasalnya, sesampainya di rumah, kamu mendapati kenyataan telak, ibumu telah menikah lagi. Meski tahu ibunya sudah lama menjanda, tetap saja rasanya tidak masuk akal karena beliau sama sekali tidak mengabari. Namun, kekesalan itu masih bisa ditelan jika bukan karena siapa pria yang dinikahinya. Ibumu menikah dengan ayah sunghoon mantan kekasihmu sekaligus adik tingkat yang wajah dan sifatnya sukses membuatmu gagal move on selama berbulan-bulan. Kamu mendengus kasar, menatap tajam ke arah sunghoon  yang duduk santai di hadapanmu, bersebelahan dengan ibu dan ayah tirimu. “Maaf ya, Y/n. Enggak apa-apa kalau kamu belum bisa panggil saya Papa, tapi saya harap kamu bisa akur sama sunghoon, karena dia sekarang adalah adik tiri kamu,” ucap pria paruh baya itu dengan senyum ramah. Akur? batinmu bergeming sinis. Melihat wajahnya saja sudah bikin mual, minta akur pula! Ibumu yang merasa suasananya canggung lantas tersenyum mencairkan suasana. “Y/n, nanti Ibu buatkan makanan kesukaan kamu, ya. Kebetulan sunghoon  juga mau tinggal di sini selama libur semester.” Mendengar itu, sabarmu benar-benar habis. “Kalau gitu aku mau balik lagi aja deh, mau di kosan saja,” ketusmu langsung berdiri. Ayah sunghoon menimpali dengan nada sabar,  “Y/n, kalau kamu masih butuh waktu buat nerima Om, enggak apa-apa. Tapi setidaknya kasihanilah Ibumu, dia sering banget cerita kalau dia kangen sama kamu.” Ibumu lantas mendekat, meraih tanganmu dengan tatapan memohon. “Y/n, tolong tinggal di sini ya temenin Ibu,” “Mau living together kali, makanya  mau balik ke kosan,” celetuk sunghoon tiba-tiba dari seberang meja dengan nada usil. Tanpa pikir panjang, kakimu langsung terayun cepat, mendarat telak menendang tulang keringnya hingga pemuda itu meringis sambil mengaduh. “Sembarangan lo, kampret!” desismu tajam. Sunghoon justru cengengesan, mengusap-usap kakinya yang sakit tanpa rasa bersalah sedikit pun. Tidak lama kemudian, ibu dan ayah tirimu pamit berdiri.  “Ibu sama Papa mau belanja bulanan dulu, kayaknya pulang agak malam. Nanti kami belikan makanan untuk kalian di luar, ya,” pamit ibumu.  Kamu hanya mengangguk malas.  “Y/n, istirahat sana ke kamar, udah Ibu rapikan.” Begitu kedua orang tua itu keluar rumah dan suara mobil mereka berlalu, suasana ruang tamu mendadak sunyi. Kamu menatap sunghoon dengan mata menyipit penuh permusuhan. “Mau apa lo?” ucapmu ketus. Sunghoon menopang dagunya, tersenyum miring penuh arti. “Masih cantik aja, Kak.” “Gila lo!” makimu berbalik badan, langsung menyeret koper besormu menuju lantai atas. “Awas lo ya, abis lo sama gue,” bisik sunghoon dari lantai bawah. suaranya cukup nyaring untuk membuat bulu kudukmu merinding. Mendengar ancaman itu, kamu spontan menoleh ke belakang dan langsung berlari tergesa-gesa menaiki sisa anak tangga. Sialnya, pergerakan sunghoon jauh lebih cepat. Sebelum tanganmu sempat memutar gagang pintu kamarmu, tubuh jangkung pemuda itu sudah lebih dulu melesat, mendesakmu masuk ke dalam kamar dan langsung mengunci pintu dari dalam, mengurungmu rapat-rapat. “Gila! Keluar enggak lo!” teriakmu panik, memukul dadanya begitu ia mengurungmu di balik daun pintu.{++saluran} #sunghoon #enhypen #pov #fyp #alternativeuniverse
Oneshoot|| Siang itu, darahmu mendidih sampai ke ubun-ubun. Niat awal mengambil libur semester untuk pulang dan menghabiskan waktu bersama ibu seketika berubah menjadi mimpi buruk. Pasalnya, sesampainya di rumah, kamu mendapati kenyataan telak, ibumu telah menikah lagi. Meski tahu ibunya sudah lama menjanda, tetap saja rasanya tidak masuk akal karena beliau sama sekali tidak mengabari. Namun, kekesalan itu masih bisa ditelan jika bukan karena siapa pria yang dinikahinya. Ibumu menikah dengan ayah sunghoon mantan kekasihmu sekaligus adik tingkat yang wajah dan sifatnya sukses membuatmu gagal move on selama berbulan-bulan. Kamu mendengus kasar, menatap tajam ke arah sunghoon yang duduk santai di hadapanmu, bersebelahan dengan ibu dan ayah tirimu. “Maaf ya, Y/n. Enggak apa-apa kalau kamu belum bisa panggil saya Papa, tapi saya harap kamu bisa akur sama sunghoon, karena dia sekarang adalah adik tiri kamu,” ucap pria paruh baya itu dengan senyum ramah. Akur? batinmu bergeming sinis. Melihat wajahnya saja sudah bikin mual, minta akur pula! Ibumu yang merasa suasananya canggung lantas tersenyum mencairkan suasana. “Y/n, nanti Ibu buatkan makanan kesukaan kamu, ya. Kebetulan sunghoon juga mau tinggal di sini selama libur semester.” Mendengar itu, sabarmu benar-benar habis. “Kalau gitu aku mau balik lagi aja deh, mau di kosan saja,” ketusmu langsung berdiri. Ayah sunghoon menimpali dengan nada sabar, “Y/n, kalau kamu masih butuh waktu buat nerima Om, enggak apa-apa. Tapi setidaknya kasihanilah Ibumu, dia sering banget cerita kalau dia kangen sama kamu.” Ibumu lantas mendekat, meraih tanganmu dengan tatapan memohon. “Y/n, tolong tinggal di sini ya temenin Ibu,” “Mau living together kali, makanya mau balik ke kosan,” celetuk sunghoon tiba-tiba dari seberang meja dengan nada usil. Tanpa pikir panjang, kakimu langsung terayun cepat, mendarat telak menendang tulang keringnya hingga pemuda itu meringis sambil mengaduh. “Sembarangan lo, kampret!” desismu tajam. Sunghoon justru cengengesan, mengusap-usap kakinya yang sakit tanpa rasa bersalah sedikit pun. Tidak lama kemudian, ibu dan ayah tirimu pamit berdiri. “Ibu sama Papa mau belanja bulanan dulu, kayaknya pulang agak malam. Nanti kami belikan makanan untuk kalian di luar, ya,” pamit ibumu. Kamu hanya mengangguk malas. “Y/n, istirahat sana ke kamar, udah Ibu rapikan.” Begitu kedua orang tua itu keluar rumah dan suara mobil mereka berlalu, suasana ruang tamu mendadak sunyi. Kamu menatap sunghoon dengan mata menyipit penuh permusuhan. “Mau apa lo?” ucapmu ketus. Sunghoon menopang dagunya, tersenyum miring penuh arti. “Masih cantik aja, Kak.” “Gila lo!” makimu berbalik badan, langsung menyeret koper besormu menuju lantai atas. “Awas lo ya, abis lo sama gue,” bisik sunghoon dari lantai bawah. suaranya cukup nyaring untuk membuat bulu kudukmu merinding. Mendengar ancaman itu, kamu spontan menoleh ke belakang dan langsung berlari tergesa-gesa menaiki sisa anak tangga. Sialnya, pergerakan sunghoon jauh lebih cepat. Sebelum tanganmu sempat memutar gagang pintu kamarmu, tubuh jangkung pemuda itu sudah lebih dulu melesat, mendesakmu masuk ke dalam kamar dan langsung mengunci pintu dari dalam, mengurungmu rapat-rapat. “Gila! Keluar enggak lo!” teriakmu panik, memukul dadanya begitu ia mengurungmu di balik daun pintu.{++saluran} #sunghoon #enhypen #pov #fyp #alternativeuniverse

About