@adinofatt: Malam di Jogja pertengahan 90-an punya suara yang berbeda. Bukan suara notifikasi ponsel, bukan bunyi motor knalpot brong yang bersahutan sampai dini hari. Dulu, malam datang pelan-pelan. Setelah azan Isya selesai berkumandang, jalanan mulai lengang. Angin dingin turun dari arah utara, menyelinap lewat jendela rumah-rumah sederhana, membawa aroma tanah basah sehabis hujan. Dan di banyak kamar anak muda Jogja saat itu, ada satu benda yang selalu menyala menemani malam: radio. Di atas meja belajar kayu, di dekat tumpukan buku LKS yang belum selesai dikerjakan, atau kadang di samping kasur tipis anak kos, radio-radio kecil itu memancarkan suara yang begitu akrab. Salah satu yang paling membekas bagi generasi 90-an adalah Yasika FM dengan program legendarisnya: Greatest Memory. Program itu bukan sekadar acara radio. Ia seperti ruang rahasia tempat anak-anak muda Jogja menitipkan perasaan yang tak bisa mereka ucapkan langsung. Sekitar pukul malam tertentu, ketika suasana mulai sunyi dan udara makin dingin, suara penyiar masuk perlahan. Tenang, lembut, dan terasa dekat. Lalu terdengar kalimat pembuka yang sampai sekarang masih menempel di kepala banyak orang: “Dear mems…” Sesudah itu, musik instrumental mengalun pelan. Kadang hanya petikan gitar lembut, kadang melodi yang entah kenapa langsung membuat dada terasa hangat. Banyak pendengarnya bahkan masih hafal lagunya sampai hari ini. Salah satunya “Always with Me, Always with You” milik Joe Satriani yang menjadi semacam soundtrack diam-diam generasi remaja Jogja kala itu. Cerita demi cerita lalu dibacakan. Tentang cinta pertama anak SMA yang diam-diam suka teman sekelasnya. Tentang seseorang yang patah hati karena sahabatnya sendiri. Tentang anak kos yang kesepian jauh dari orang tua. Tentang keluarga yang tidak utuh. Tentang surat yang tak pernah berani diberikan. Semua terasa sederhana. Tapi justru karena sederhana itu, orang-orang merasa dekat. Cara penyiar membacakan cerita terasa berbeda. Tidak berlebihan, tidak dibuat-buat, tapi mampu membuat pendengar larut. Seolah cerita itu memang sedang terjadi pada diri mereka sendiri. Di masa itu, belum ada media sosial. Belum ada Instagram story untuk curhat. Belum ada TikTok untuk meluapkan galau. Anak muda Jogja mengirimkan perasaannya lewat email ke radio. Lalu berharap ceritanya dibacakan malam itu. Dan esok paginya, cerita itu sering menjadi bahan obrolan di sekolah. “Eh itu kayaknya cerita si anu deh…” “Jangan-jangan yang dimaksud kamu…” Begitu kira-kira obrolan yang muncul di kelas-kelas SMA Jogja waktu itu. Ada rasa penasaran, ada rasa malu, tapi juga ada kesenangan kecil karena merasa terhubung dengan banyak orang yang mengalami hal serupa. Jogja memang selalu punya cara unik menyimpan kenangan. Kota ini tidak hanya diingat lewat tempat-tempatnya, tapi juga lewat suara-suara kecil yang pernah menemani hidup banyak orang. Suara kaset diputar di rental VCD. Suara kernet bus kota berteriak jurusan. Suara hujan di atap kos mahasiswa. Dan tentu saja, suara radio Yasika FM di malam hari. Hari ini, semuanya nyaris hilang. Anak muda sekarang mungkin sulit membayangkan bagaimana sebuah program radio bisa begitu dinanti. Bagaimana orang rela begadang hanya untuk mendengar cerita orang lain dibacakan penyiar favoritnya. Tapi bagi generasi Jogja 90-an, Greatest Memory bukan sekadar acara radio. Ia adalah mesin waktu. Karena sampai hari ini, ketika seseorang tanpa sengaja mendengar melodi pembuka itu lagi, ingatan lama langsung kembali terbuka. Tentang kamar belajar yang remang-remang. Tentang hujan malam di Jogja. Tentang seseorang yang dulu diam-diam dicintai. Dan tentang masa ketika hidup terasa jauh lebih pelan, sederhana, tapi hangat.
adinofatt
Region: ID
Friday 08 May 2026 16:09:56 GMT
Music
Download
Comments
Argie :
Ya Allah temen ngerjain tugas kuliah
2026-09-08 16:25:52
1
Imron Khoirul :
just for youuuuu , greaties memoriiiis
... 😁😁😁
2026-05-08 18:12:26
0
Seventh Sky :
aku pertama denger 2001, pertama kuliah ke jogja
2026-09-01 07:33:11
0
Zuna kobra :
Dondesaga tahun 96 dab
2026-07-17 19:06:53
0
restu :
😂😂😂😂😂
2026-05-08 20:41:29
0
To see more videos from user @adinofatt, please go to the Tikwm
homepage.