@gengkeselamatannegara: Pengesahan umur ialah langkah penting dalam membina ekosistem digital yang lebih selamat untuk kanak-kanak, tetapi ia perlu digabungkan dengan pendidikan literasi digital, pemantauan ibu bapa, dan penguatkuasaan undang-undang yang tegas untuk benar-benar berkesan.

GKN
GKN
Open In TikTok:
Region: MY
Friday 08 May 2026 23:56:15 GMT
416
5
0
0

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @gengkeselamatannegara, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
Sungguh ironis melihat bagaimana diskursus publik kita bisa dengan mudahnya dibajak oleh satu judul berita provokatif. Belakangan ini, ramai narasi yang menggiring opini seolah-olah Presiden menggunakan APBN untuk ibadah kurban pribadinya. Mari kita naikkan level literasi politik kita dan melihat isu ini dengan kacamata yang lebih kritis namun tetap diplomatis. Kita harus mulai membiasakan diri untuk memisahkan antara entitas personal dan institusional. Bantuan 1.098 sapi tersebut bukanlah ibadah kurban atas nama pribadi Prabowo, melainkan bagian dari Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Ini adalah instrumen resmi tata negara, didanai oleh APBN, dan secara spesifik dirancang agar kehadiran negara bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di akar rumput, pesantren, ormas, dan daerah-daerah yang jauh dari gemerlap Pulau Jawa. Dalam negara demokrasi, sikap kritis bukanlah sekadar opsi, melainkan kewajiban. Kita sangat berhak mengawasi pemerintah. Namun, kemarahan yang didasari oleh framing keliru hanya akan menghasilkan kebisingan tanpa makna. Jika kita benar-benar peduli pada rakyat, pindahkan fokus kritik tersebut pada substansi eksekusinya. Tanyakan dan kawal prosesnya: Apakah penyaluran sapi Banmas ini sudah transparan? Apakah distribusinya tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak di daerah? Itulah bentuk pengawasan yang cerdas dan substantif. Berbeda pandangan politik adalah hal yang lumrah. Namun, jangan sampai keengganan kita pada sosok tertentu membuat kita secara tidak sadar ikut menyerang dan memelintir program negara yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat. Mari jadi masyarakat yang kritis secara objektif, bukan kritis karena termakan clickbait. 🇮🇩⚖️ #DemokrasiCerdas #KritikSubstantif #BanmasPresiden #FaktaBicara #EdukasiPolitik #PrabowoSubianto #AkalSehat #BantuanRakyat #LiterasiPolitik #IndonesiaMaju
thường diễn ra trong im lặng.  Họ vẫn cười, vẫn nói, vẫn hòa vào cuộc sống như chưa từng có chuyện gì.  Nhưng sâu bên trong, là sự mệt mỏi đã chạm đến giới hạn  Nếu lỡ bước lên nhầm chuyến tàu, hãy can đảm sống ở ga gần nhất.  Càng chần, đang ở lại lâu... cái giá để quay đầu chỉ là đắt hơn.  Trên đời này, ngoài tiền ra ... thứ gì đã rời bỏ bạn, thì đừng bao giờ nhập lại.  Người ta hay nói phụ nữ cần một bờ vai vững chắc để dựa vào.  Nhưng  sau vài lần vấp ngã mới hiểu.... thứ cần nhất không phải là ai đó, Mà là một cái ví
thường diễn ra trong im lặng. Họ vẫn cười, vẫn nói, vẫn hòa vào cuộc sống như chưa từng có chuyện gì. Nhưng sâu bên trong, là sự mệt mỏi đã chạm đến giới hạn Nếu lỡ bước lên nhầm chuyến tàu, hãy can đảm sống ở ga gần nhất. Càng chần, đang ở lại lâu... cái giá để quay đầu chỉ là đắt hơn. Trên đời này, ngoài tiền ra ... thứ gì đã rời bỏ bạn, thì đừng bao giờ nhập lại. Người ta hay nói phụ nữ cần một bờ vai vững chắc để dựa vào. Nhưng sau vài lần vấp ngã mới hiểu.... thứ cần nhất không phải là ai đó, Mà là một cái ví "đủ dày" và một tâm thế" đủ mạnh" để tự mình vượt qua" bão giông ".. Con người mà sau những chuyện đã trải qua, sự lặng lẽ thay đổi, không ồn ào, Không báo trước. Rồi cuối cùng ai cũng hiểu: Dù mái hiên của người khác có rộng đến đâu, cũng không bằng việc tự mình có một chiếc ô . Người người ta vẫn vậy.... xin lỗi thường đến vào lúc nào nhất . Cuộc sống đầy những điều bất ngờ, Có những chuyện.... vốn dĩ không xứng đáng để chiếm lấy cảm xúc của bạn lâu đến thế. Nhân sinh là để trải nghiệm vậy thì cứ sống cho thật đã một đời này. Nguồn Coppy 😌 #buon_tam_trang #xhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh #vypシ

About