@the_x_belts: X Belts coming at you! We are made in the USA and 100% sewn in house. Have a good weekend! 🇺🇸 #dutybelt #policegear #police #sheriff #fyp

The X Belts
The X Belts
Open In TikTok:
Region: US
Saturday 09 May 2026 00:38:27 GMT
1698
38
2
1

Music

Download

Comments

wings_gamingoriginal
The Return Of Wings Gaming :
I hope mines coming soon lol
2026-05-13 17:23:29
0
bridgettreidphoto
Bridgett Reid CA photographer :
🎉🎉🎉🎉
2026-05-12 20:57:27
0
To see more videos from user @the_x_belts, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pov (2): Ketika bel pulang sekolah berbunyi, suasana kelas langsung ribut. Kursi didorong, tas digebrak, semua orang buru-buru keluar. Kamu juga berdiri, mau pulang seperti biasa.   Tapi langkahmu berhenti di ambang pintu. Di koridor lantai tiga, ada kerumunan. Biasanya kalau ada kerumunan di lantai tiga, 90% pasti karena Seonghyeon. Dan benar. Dia berdiri di sana, tinggi, rapi, dengan jas OSIS yang masih belum dilepas.   Rambutnya sedikit berantakan karena habis latihan basket, tapi malah bikin dia keliatan makin berantakan yang enak diliat. Di sekelilingnya ada 5, 6 siswi dari kelas lain. Semuanya bawa botol minum, catatan, bahkan ada yang bawa coklat.
Pov (2): Ketika bel pulang sekolah berbunyi, suasana kelas langsung ribut. Kursi didorong, tas digebrak, semua orang buru-buru keluar. Kamu juga berdiri, mau pulang seperti biasa. Tapi langkahmu berhenti di ambang pintu. Di koridor lantai tiga, ada kerumunan. Biasanya kalau ada kerumunan di lantai tiga, 90% pasti karena Seonghyeon. Dan benar. Dia berdiri di sana, tinggi, rapi, dengan jas OSIS yang masih belum dilepas. Rambutnya sedikit berantakan karena habis latihan basket, tapi malah bikin dia keliatan makin berantakan yang enak diliat. Di sekelilingnya ada 5, 6 siswi dari kelas lain. Semuanya bawa botol minum, catatan, bahkan ada yang bawa coklat. "Kak Seonghyeon, ini tugas matematika yang kemarin ya. Makasih ya udah ngajarin!" "Seonghyeon, aku boleh minta tanda tangan nggak? Buat adikku katanya ngefans banget." "Kak, besok ada rapat OSIS jam berapa? Aku lupa nih." Suaranya bersahutan. Dan Seonghyeon? Dia cuma mengangguk pelan, jawab seperlunya, wajahnya tetap datar. Nggak ada senyum. Nggak ada basa-basi. Dan bahkan ga ada tatapan lebih lama dari 2 detik. Tapi anehnya, makin dingin dia bersikap, makin banyak yang ngejar. Kamu berdiri di sana, bersandar di kusen pintu kelas. Nggak berani mendekat. Nggak berani nyapa. Karena kamu tahu, kalau kamu maju sekarang, semua orang akan nanya, "Eh itu siapa? Kok kenal banget sama Seonghyeon?" Dan kamu nggak mau jadi bahan gosip. Dari kejauhan kamu lihat dia ngelirik ke arah kelasmu sebentar. Cuma sedetik. Tapi cukup buat bikin jantungmu nggak karuan. Lalu dia kembali fokus ke siswi di depannya. "Dah, bubar. Besok aja kalau ada pertanyaan." Kerumunan itu bubar pelan-pelan, tapi beberapa masih ngikutin dia dari belakang sambil ketawa-ketiwi. Kamu menghela napas. Lalu bergumam. Gini rasanya ya... Jadi orang yang pacaran diam-diam sama orang yang paling banyak diidamkan satu sekolah. Ga boleh cemburu. Ga boleh nuntut. Ga boleh nunjukin kalau kamu peduli. Karena kamu sendiri yang minta hubungan ini disembunyikan. Tapi jujur... Lihat dia dikerumuni kayak gitu, rasanya sesak. Sakit. Kamu balik badan, mau turun ke lantai satu. Tapi baru dua langkah, tiba-tiba ponselmu bergetar. Satu pesan masuk. Seonghyeon: "Jangan pulang dulu. Ketemu di tangga darurat lantai 4.5 menit." Kamu berhenti. Di tengah kerumunan tadi, dia masih sempat nyari kamu. Kamu naik tangga darurat pelan-pelan, jantung berdegup nggak karuan. Lantai 4. Sepi. Cuma ada suara angin yang masuk lewat celah pintu besi. Dan di sana sudah ada dia. Seonghyeon berdiri bersandar di pagar, jas OSIS-nya udah dilepas. Kemejanya sedikit berantakan, dahinya masih ada keringat tipis habis latihan basket. Dia nggak langsung noleh. Baru pas kamu udah berdiri dua langkah di depannya, dia angkat kepala. “Kenapa lama?” suaranya datar, tapi nggak ada nada marah. Kamu cuma mengangkat bahu. “Takut ketahuan turun bareng ketua OSIS. Nanti dibilang cari muka.” Dia ga ketawa. Nggak pernah ketawa kalau lagi berdua kayak gini. Tapi matanya… matanya melunak sedetik. “Kalo gue gaada manggil lo, lo bakal pulang kan? Nggak ngomong apa-apa?” Kamu diem. Karena jujur, iya. Kamu bakal pulang, nelen rasa sesak itu sendirian, pura-pura nggak peduli lihat dia dikerumuni siswi lain. Seonghyeon menghela napas pelan. Dia maju selangkah, jarak kalian jadi cuma sejengkal. “Lo denger kan tadi? Gue ga ngobrol lebih dari 3 kata sama mereka.” “Lo pikir gue suka dikerumuni kayak gitu?” Kamu ngangkat muka. “Kenapa nggak usir aja? Bilang aja kamu sibuk.” “Kalo gue usir, besoknya ada berita ‘ketua OSIS sombong’ udah nyebar satu sekolah.” Dia berhenti sebentar, matanya nggak berkedip ngeliatin kamu. “Gue bisa tahan jadi bahan omongan. Tapi gue ga akan bisa tahan kalo mereka mulai ngomongin lo. ” Deg. Kamu nggak tau harus jawab apa. Selama ini kamu pikir dia cuma jaga image-nya. Ternyata yang dia jaga itu… kamu. Seonghyeon senyum tipis. Pertama kalinya hari ini. “Jadi berhenti cemberut. Gue cuma punya lo, y/n." +komen #seonghyeon #pov #fyp

About