@tabassumislam6356: 🙌🧏‍♀️🫠

🌪️أنا أكون🕊️
🌪️أنا أكون🕊️
Open In TikTok:
Region: BD
Saturday 09 May 2026 05:01:55 GMT
476
95
19
4

Music

Download

Comments

pinkblossom406
JEON JUNGKOOK :
আপু তুমি কি স্কাউটে যাও
2026-05-09 07:43:10
3
tamimo0091
🇲🇾𝐓𝐚𝐌𝐢𝐌-🫶🇮🇹 :
🖤🖤🖤
2026-05-09 16:42:34
1
mita.akhtar40
mita Akhtar :
🥰🥰🥰
2026-05-10 07:34:29
1
nasrin.bagom97
Nasrin Bagom :
😁😁😁
2026-05-09 06:33:16
1
nx.nazmul477
N🚩 :
😊😊🥰
2026-05-10 01:51:05
1
tufan_0077
মাস্টার 🀄🎵🎶 :
💚💚💚
2026-05-09 05:11:15
1
aysha.aktar475
Aysha Aktar :
🥰🥰🥰
2026-05-09 07:27:12
1
brokenhopes92
✨ روهان 🥂 :
🌸🌸
2026-05-09 06:57:13
1
s2ksalman0
🍁SALMAN★Islam? :
🥰🥰🥰
2026-05-09 10:30:12
1
md.emon.shak97
😈MDEMON😈 :
😅😅😅😅
2026-05-09 05:37:16
1
dyaltsfydh3s
Salman :
❤️❤️❤️
2026-05-27 05:29:27
0
aysha.aktar475
Aysha Aktar :
❤️❤️❤️
2026-05-09 07:27:17
1
md.mahim1791
👿MD Mahim 👿 :
💘💘💘
2026-06-01 05:13:13
0
rx.sajjad12
আমার পাখি :
❤️❤️❤️
2026-05-31 16:01:19
0
user534206194141
😇😇Ambiya Khtun😇😇 :
🥰🥰🥰
2026-06-20 10:28:33
0
To see more videos from user @tabassumislam6356, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebakaran melanda kawasan hutan pinus dan lahan di Bulu Salili, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Rabu, 19 Agustus 2026.  Api membakar area yang diperkirakan mencapai dua hektare. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Gowa, Syamsul Bahri, mengatakan kondisi kemarau yang cukup panjang menjadi salah satu faktor yang berpotensi mempercepat penyebaran api. Terlebih, kondisi di lokasi juga disertai hembusan angin yang cukup kencang.  Kondisi tersebut membuat api lebih mudah menjalar di kawasan yang vegetasinya relatif mudah terbakar. Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.35 WITA. Sumber api maupun titik awal munculnya kebakaran belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan. Personel Polsek Tinggimoncong bersama Koramil Tinggimoncong dan warga kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran. Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Syamsul mengatakan, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan.  Petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal api sekaligus memastikan penyebab kebakaran. “Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” kata Syamsul. Ia mengingatkan kondisi kemarau dan angin kencang perlu menjadi perhatian karena dapat membuat api dengan cepat meluas, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang kering. Hingga berita ini dibuat, sumber awal api masih belum diketahui secara pasti.  Petugas terkait juga masih melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi kebakaran. Sekrataris Damkan Gowa Said Hafid mengatakan hingga Kamis, 20 Agustus pukul 00.10 dini hari kebakaran masih belum sepenuhnya tuntas.
Kebakaran melanda kawasan hutan pinus dan lahan di Bulu Salili, Kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Rabu, 19 Agustus 2026. Api membakar area yang diperkirakan mencapai dua hektare. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Damkar Gowa, Syamsul Bahri, mengatakan kondisi kemarau yang cukup panjang menjadi salah satu faktor yang berpotensi mempercepat penyebaran api. Terlebih, kondisi di lokasi juga disertai hembusan angin yang cukup kencang. Kondisi tersebut membuat api lebih mudah menjalar di kawasan yang vegetasinya relatif mudah terbakar. Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.35 WITA. Sumber api maupun titik awal munculnya kebakaran belum diketahui secara pasti dan masih dalam proses penyelidikan. Personel Polsek Tinggimoncong bersama Koramil Tinggimoncong dan warga kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu bantuan dari petugas pemadam kebakaran. Kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Syamsul mengatakan, penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan. Petugas masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal api sekaligus memastikan penyebab kebakaran. “Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut,” kata Syamsul. Ia mengingatkan kondisi kemarau dan angin kencang perlu menjadi perhatian karena dapat membuat api dengan cepat meluas, khususnya di kawasan hutan dan lahan yang kering. Hingga berita ini dibuat, sumber awal api masih belum diketahui secara pasti. Petugas terkait juga masih melakukan penanganan dan penyelidikan di lokasi kebakaran. Sekrataris Damkan Gowa Said Hafid mengatakan hingga Kamis, 20 Agustus pukul 00.10 dini hari kebakaran masih belum sepenuhnya tuntas. "Alhamdulillah, bekerja sama antara Manggala Agni dan damkar Gowa. Belum sepenuh tapi sudah agak aman, menunggu info selanjutnya dari anggota yang bertugas di Malino," tandasnya. Sumber: Istimewa #kebakaranhutan #malino #gowa #fyp

About