. :
akhir-akhir ini aku suka banget sama konsep study date. bukan karena estetik atau lagi tren aja, tapi karena menurutku ada sesuatu yang manis dari dua orang yang sama-sama berusaha buat masa depannya sambil saling nemenin. rasanya beda aja kalau ada seseorang yang hadir bukan cuma buat senang-senang, tapi juga buat tumbuh bareng.
aku sering ngebayangin suasananya. duduk di satu meja, masing-masing sibuk sama tugas sendiri, kadang saling tanya “udah paham belum?” atau cuma ngeluh karena tugas banyak banget. ga harus ngobrol terus, tapi kehadirannya terasa. justru diem-diem begitu yang bikin nyaman.
menurutku study date itu lucu, karena bentuk perhatian kecilnya kelihatan sederhana tapi ngena banget. kayak ngingetin makan, nyuruh istirahat kalau udah terlalu fokus, atau nemenin sampai malam cuma biar sama-sama selesaiin tugas. hal kecil begitu malah terasa tulus.
dan aku suka banget sama hubungan yang vibes-nya kayak “ayo kita sukses bareng.” bukan yang cuma tentang jalan terus foto-foto, tapi juga ada usaha buat saling dukung. karena kadang ditemenin belajar aja bisa bikin seseorang ngerasa ga sendirian.
SELAIN ITU KATA "when yh" bukan sekadar kata spontan yang keluar begitu saja, itu adalah betuk kecil dari keinginan. sebuah cara lembut untuk mengekspresikan bahwa aku juga ingin, bahwa di dalam diriku ada keinginan yang sama. tapi di baliknya, tersembunyi perasaan yang lebin dalam. "when yh" adalah tanya lirih pada diri sendiri, kapan giliranku untuk merasakan itu? kapan aku bisa begitu juga? lalu setelahnya, aku diam. aku belajar menerima bahwa tidak semua keinginan harus dimiliki, tidak semua perasaan harus diwujudkan. aku menatap dari jauh, menghirup kenyataan, dan perlahan melangkah pergi.
2026-05-09 21:38:35