@alva_.space: penjelasan ⬇️ Demon Core adalah julukan untuk sebuah inti plutonium yang dibuat pada masa Manhattan Project. Inti ini awalnya direncanakan menjadi bom atom ketiga setelah pengeboman Atomic bombings of Hiroshima and Nagasaki, tetapi perang keburu berakhir sehingga tidak jadi digunakan. Nama “Demon Core” muncul karena inti plutonium ini terlibat dalam dua kecelakaan radiasi mematikan di laboratorium Los Alamos National Laboratory. Fakta singkat: Terbuat dari plutonium dengan berat sekitar 6,2 kg. Berbentuk bola kecil berwarna keperakan. Sangat berbahaya karena bisa mencapai kondisi criticality (reaksi nuklir tiba-tiba meningkat) jika penanganannya salah. Dua kecelakaan terkenal: 1. Tahun 1945, ilmuwan Harry Daghlian terkena radiasi fatal saat eksperimen. 2. Tahun 1946, ilmuwan Louis Slotin juga mengalami kecelakaan serupa ketika obeng yang digunakan terpeleset saat percobaan. Kedua ilmuwan itu meninggal beberapa hari setelah terkena paparan radiasi yang sangat tinggi. Peristiwa Demon Core membuat dunia sadar bahwa bahan nuklir harus ditangani dengan prosedur keamanan yang sangat ketat. Setelah kejadian itu, eksperimen berbahaya mulai diganti dengan alat kendali jarak jauh dan sistem keamanan modern. Singkatnya, Demon Core adalah inti plutonium terkenal dari era bom atom yang menjadi simbol bahaya radiasi dan pentingnya keselamatan dalam penelitian nuklir.#demoncore#nucleir #fyp#plutonium