@monreal_adair: Smartphone con proyector y sistema Android, proyector increible en la palma de tu mano #smartphone #celular #proyector #proyectorportatil #HotSaleEnTikTokShopMX

Adair Shop
Adair Shop
Open In TikTok:
Region: MX
Saturday 09 May 2026 18:18:46 GMT
548814
9318
129
1455

Music

Download

Comments

willycanchep
willycanchep :
No se me hace util, es como los asadores de Gary Coldman con MP3
2026-05-11 21:48:41
144
el_sapatitotoilet
🐻 :
es mejor un proyector mycubix es muy bueno y notable a luz tenua o baja y se puede conectar con espejo pantalla o em smart conect
2026-05-28 02:29:42
1
.pablo_as
Pablo Asgar :
Jaja sale más barato comprar un proyector
2026-06-03 01:17:56
1
elisa_2983
Elisa Nuñez :
y como está la cámara ?
2026-06-01 21:04:42
1
reyesjoel98
Reyes Joel :
Lo bueno que está a buen precio jajaja
2026-05-13 12:17:52
24
snpy_75
Snp.70 :
A mí me sale en $1,596
2026-05-17 17:24:47
16
naik_1221
kastwell_Naik :
sirve para proyectarme y decirle cuánto la amaba?
2026-05-22 04:07:31
27
user12460003058780
Andres :
es de verdad o es IA
2026-05-28 22:17:16
2
cjuanlumflores
Cjuan Lum Flores :
de cuantas pulgadas se ve
2026-05-24 17:35:09
1
alexaleman725
el alemán 😎🖖🏿 :
Yo viéndolo desde mi tank 2 😂😂 es el más Perron 😎
2026-06-05 03:50:39
1
alucjn1
Gama_jack 👾 :
Se puede usar como redes
2026-05-25 16:38:36
0
dorian.josue12
Josue :
uy para ver polnito🥰
2026-05-23 01:49:45
11
isidroalbertogarciaviru0
Isidro Alberto García Virués :
sí lo sacó Motorola primero
2026-05-27 01:30:18
2
angelmendoza328
angel mendoza :
sale en 5 mil
2026-05-10 19:42:45
9
gabino471
gabriel :
pues está chido !!! 😁 yo soy dormilante y luego estoy en servicios donde no hay que hacer nada ... solo ver mis pelis en Netflix 😅 apenas pa mi
2026-05-20 23:57:08
2
jamesgarcia382
James Garcia :
un tank 2 mejor
2026-05-27 05:09:59
1
dendo931
Dendó :
a mí me aparece en menos de $2000
2026-05-20 20:17:00
3
antonio.santos5280
Antonio Santos :
precio del equipo que tiene proyector y adónde lo pido
2026-05-16 00:46:17
0
federikck0
marcquitos estrada :
esta desbloqueado para cualquier compañía?
2026-05-11 22:55:49
0
giorgio_408
Ale :
se ade ver borroso ?
2026-05-10 18:58:00
0
andino2674
ALImento :
100 lumes? Gracias por nada! Ya hay proyectores del tamaño de un vaso grande y son de 3mil lumes
2026-05-22 14:35:03
1
astuto1992
Aletz Vázquez :
que traen con la película de avatar, siempre que veo que ponen de prueba una peli, es esa con los proyectores
2026-05-12 03:46:16
1
To see more videos from user @monreal_adair, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

#pov : Bel sekolah bahkan belum berbunyi, tapi halaman sekolah sudah seramai pasar pagi. Suara motor, tawa siswa, dan obrolan yang saling bersahutan memenuhi udara. Kamu berjalan bersama Sheila sambil membawa roti di tangan, wajah masih setengah mengantuk. Sampai matamu menangkap satu pemandangan yang langsung bikin mood berantakan. Di depan kelas XI IPA 2, seseorang berdiri santai sambil bersandar di pagar koridor. Rambut gelapnya berantakan tapi justru bikin makin keren.  Dan seperti biasa dia dikerubungi cewek-cewek. “Seonghyeon, nanti jadi ikut basket gak?” “Kok kamu makin ganteng sih?” “Seonghyeon, mau aku bawain minum?” Kamu langsung mendecih pelan sambil menggigit roti dengan kesal. “Dih. Liat tampangnya itu nyebelin banget.” Sheila yang berjalan di sampingmu langsung ngakak. “Bilang aja cemburu.” Kamu menatapnya tajam. “Oh jelas! Cemburu berat gue! Huh… nyesel gue pernah nolak dia, sekarang gue malah kecintaan sama dia.” Dan itu memang fakta paling memalukan dalam hidupmu. Dulu, waktu Seonghyeon masih dikenal sebagai berandal sekolah, tukang bolos, sering berkelahi, dan bikin guru pusing, dia pernah nembak kamu terang-terangan di belakang gedung olahraga. Dan apa jawabanmu waktu itu? “Gue gak suka cowok kayak lo.” Kalimat itu bahkan masih terngiang jelas sampai sekarang. Ironisnya, setelah ditolak, Seonghyeon berubah total. Nilainya membaik, berhenti membuat masalah, jadi kapten basket, dan entah kenapa… makin tampan setiap harinya. Yang lebih menyebalkan? Sekarang dia sangat populer. “Gue yang greget,” kata Sheila sambil geleng-geleng kepala. “Cepetan confess.” “Gengsi gue!” Kamu meringis frustrasi. “Kan dulu pernah nolak. Terus kalau sekarang dia nolak gue gimana? Malu, Shei!” “Hahahaha ya salah sendiri.” Kamu langsung melotot. “Bantuin dong, Shei…” Sheila berhenti berjalan. Senyum jahil langsung muncul di wajahnya. “Yaudah nih… bantuin.” “Hah?” Belum sempat kamu mencerna maksudnya, Sheila tiba-tiba mendorong punggungmu keras. “WOY—” Tubuhmu meluncur ke depan. Dan sialnya tepat ke arah kerumunan Seonghyeon. Kamu kehilangan keseimbangan, lalu— BUGH. Tubuhmu jatuh menabrak dada seseorang. Hangat. Keras. Dan wangi parfum cowok yang familiar langsung memenuhi indra penciumanmu. Dengan panik kamu mendongak. “…Seonghyeon.” Ia menatapmu diam dari jarak super dekat. Matanya sedikit membesar, seolah tak menyangka kamu benar-benar jatuh ke pelukannya. Sedangkan pipimu? Sudah merah total. Sekeliling langsung pecah. “CIEEEEE—” “EH EHHH!” Beberapa cewek yang tadi mengerubungi Seonghyeon langsung memasang wajah tidak suka. Ada yang melirikmu sinis, ada juga yang bisik-bisik julid. Kamu yang malu setengah mati langsung menoleh brutal ke arah Sheila. “SHEILAAAAA!!!” Kamu mau mengejarnya, tapi baru saja bergerak, pergelangan tanganmu ditahan. Refleks kamu menoleh. Seonghyeon memegang tanganmu. Suasana mendadak terasa aneh. Cowok itu menatapmu lekat-lekat, lalu sudut bibirnya perlahan terangkat membentuk senyum kecil. “Kalau mau jatuh,” ucapnya santai, “lain kali bilang dulu.” Suara cie-cie makin menggila. Kamu makin panik. “Gue gak sengaja!” “Hm.” Seonghyeon malah mendekat sedikit. “Kok gugup?” “M-mana gugup!” “Wajah lo merah.” Kamu buru-buru menarik tanganmu, tapi Seonghyeon belum melepaskan. Tatapannya turun ke wajahmu seolah sedang menikmati kepanikanmu. Dan yang bikin jantungmu makin tak aman… dia tersenyum. Senyum itu beda. Bukan senyum jahil khas Seonghyeon yang semua orang tahu, tapi lebih lembut… seolah dia memang senang kamu ada di dekatnya. “Masih suka kabur kalau ketemu gue ya?” tanyanya pelan. Kamu tercekat. Kalimat itu langsung membawa ingatanmu ke masa lalu—ke waktu setelah kamu menolak dia dan malah jadi orang yang selalu menghindar tiap Seonghyeon lewat. “Kagak juga.” “Bohong.” “…” Dia terkekeh pelan. Sheila yang melihat dari jauh sampai melompat-lompat heboh sambil menahan tawa. “SUKURIN! LO MALAH DAPET MOMENT!” Kamu ingin mengubur diri hidup-hidup. [+KOMENTAR/SALURAN]  #fyp #seonghyeon #cortis #xybca
#pov : Bel sekolah bahkan belum berbunyi, tapi halaman sekolah sudah seramai pasar pagi. Suara motor, tawa siswa, dan obrolan yang saling bersahutan memenuhi udara. Kamu berjalan bersama Sheila sambil membawa roti di tangan, wajah masih setengah mengantuk. Sampai matamu menangkap satu pemandangan yang langsung bikin mood berantakan. Di depan kelas XI IPA 2, seseorang berdiri santai sambil bersandar di pagar koridor. Rambut gelapnya berantakan tapi justru bikin makin keren. Dan seperti biasa dia dikerubungi cewek-cewek. “Seonghyeon, nanti jadi ikut basket gak?” “Kok kamu makin ganteng sih?” “Seonghyeon, mau aku bawain minum?” Kamu langsung mendecih pelan sambil menggigit roti dengan kesal. “Dih. Liat tampangnya itu nyebelin banget.” Sheila yang berjalan di sampingmu langsung ngakak. “Bilang aja cemburu.” Kamu menatapnya tajam. “Oh jelas! Cemburu berat gue! Huh… nyesel gue pernah nolak dia, sekarang gue malah kecintaan sama dia.” Dan itu memang fakta paling memalukan dalam hidupmu. Dulu, waktu Seonghyeon masih dikenal sebagai berandal sekolah, tukang bolos, sering berkelahi, dan bikin guru pusing, dia pernah nembak kamu terang-terangan di belakang gedung olahraga. Dan apa jawabanmu waktu itu? “Gue gak suka cowok kayak lo.” Kalimat itu bahkan masih terngiang jelas sampai sekarang. Ironisnya, setelah ditolak, Seonghyeon berubah total. Nilainya membaik, berhenti membuat masalah, jadi kapten basket, dan entah kenapa… makin tampan setiap harinya. Yang lebih menyebalkan? Sekarang dia sangat populer. “Gue yang greget,” kata Sheila sambil geleng-geleng kepala. “Cepetan confess.” “Gengsi gue!” Kamu meringis frustrasi. “Kan dulu pernah nolak. Terus kalau sekarang dia nolak gue gimana? Malu, Shei!” “Hahahaha ya salah sendiri.” Kamu langsung melotot. “Bantuin dong, Shei…” Sheila berhenti berjalan. Senyum jahil langsung muncul di wajahnya. “Yaudah nih… bantuin.” “Hah?” Belum sempat kamu mencerna maksudnya, Sheila tiba-tiba mendorong punggungmu keras. “WOY—” Tubuhmu meluncur ke depan. Dan sialnya tepat ke arah kerumunan Seonghyeon. Kamu kehilangan keseimbangan, lalu— BUGH. Tubuhmu jatuh menabrak dada seseorang. Hangat. Keras. Dan wangi parfum cowok yang familiar langsung memenuhi indra penciumanmu. Dengan panik kamu mendongak. “…Seonghyeon.” Ia menatapmu diam dari jarak super dekat. Matanya sedikit membesar, seolah tak menyangka kamu benar-benar jatuh ke pelukannya. Sedangkan pipimu? Sudah merah total. Sekeliling langsung pecah. “CIEEEEE—” “EH EHHH!” Beberapa cewek yang tadi mengerubungi Seonghyeon langsung memasang wajah tidak suka. Ada yang melirikmu sinis, ada juga yang bisik-bisik julid. Kamu yang malu setengah mati langsung menoleh brutal ke arah Sheila. “SHEILAAAAA!!!” Kamu mau mengejarnya, tapi baru saja bergerak, pergelangan tanganmu ditahan. Refleks kamu menoleh. Seonghyeon memegang tanganmu. Suasana mendadak terasa aneh. Cowok itu menatapmu lekat-lekat, lalu sudut bibirnya perlahan terangkat membentuk senyum kecil. “Kalau mau jatuh,” ucapnya santai, “lain kali bilang dulu.” Suara cie-cie makin menggila. Kamu makin panik. “Gue gak sengaja!” “Hm.” Seonghyeon malah mendekat sedikit. “Kok gugup?” “M-mana gugup!” “Wajah lo merah.” Kamu buru-buru menarik tanganmu, tapi Seonghyeon belum melepaskan. Tatapannya turun ke wajahmu seolah sedang menikmati kepanikanmu. Dan yang bikin jantungmu makin tak aman… dia tersenyum. Senyum itu beda. Bukan senyum jahil khas Seonghyeon yang semua orang tahu, tapi lebih lembut… seolah dia memang senang kamu ada di dekatnya. “Masih suka kabur kalau ketemu gue ya?” tanyanya pelan. Kamu tercekat. Kalimat itu langsung membawa ingatanmu ke masa lalu—ke waktu setelah kamu menolak dia dan malah jadi orang yang selalu menghindar tiap Seonghyeon lewat. “Kagak juga.” “Bohong.” “…” Dia terkekeh pelan. Sheila yang melihat dari jauh sampai melompat-lompat heboh sambil menahan tawa. “SUKURIN! LO MALAH DAPET MOMENT!” Kamu ingin mengubur diri hidup-hidup. [+KOMENTAR/SALURAN] #fyp #seonghyeon #cortis #xybca

About