@abdansyakuro91: بِسْــــــــــــــمِے اللّٰهِےارَّحْمٰنِ ارَّحِيْــــــــــــــمِے JANGAN PEDULIKAN ORANG-ORANG BODOH Dalam konteks media sosial saat ini, kita sering melihat bagaimana siapa saja bisa memberikan komentar, bahkan orang yang tidak memahami masalahnya. Fenomena ini sering kali memicu perdebatan dan konflik yang tidak produktif. Menghadapi situasi seperti ini, kisah Umar bin Khattab memberikan pelajaran penting bahwa mengabaikan komentar yang tidak membangun dan tidak bijaksana adalah tindakan yang lebih baik. Dengan demikian, kita dapat menjaga ketenangan dan fokus pada hal-hal yang lebih bermanfaat. Kisah ini menjadi contoh yang relevan bagi kita semua, terutama dalam era modern ini di mana provokasi dan ujaran kebencian sering kali ditemukan di berbagai media sosial. Oleh karenanya, Islam melarang debat kusir dengan orang yang tidak berilmu sebab bagaimanapun jawaban yang diberikan, selogis dan serasional pun mereka tetap tidak menerimanya. Maka yang terbaik adalah diam, tidak menanggapi ocehan receh mereka. Karena memang mereka berkehendak memancing di air keruh agar kita tersulut mengikuti alur mereka. Belajar dari Umar bin Khattab, kita diajarkan untuk selalu bersikap tenang, bijaksana, dan memilih untuk tidak menanggapi komentar yang tidak bermanfaat dari orang-orang bodoh. KITAB AL-I'TISHAM SHAHIH BUKHARI (Hadits 7286). Dari Abdullah bin Abbas radiyallahu anhuma beliau mengatakan: Datang Uyainah bin Husn dan beliau singggah untuk menemui anak dari saudaranya (keponakannya), yaitu sahabat yang mulia Al-Hurr bin Qais bin Husn, dan dia di antara sekelompok orang yang didekatkan oleh Umar bin Khattab, dan para ulama adalah orang-orang yang dekat majelisnya dengan Umar dan orang-orang yang selalu diajak untuk bermusyawarah oleh Umar bin Khattab, baik itu yang sudah tua maupun yang masih muda. Berkata Uyainah kepada keponakannya, ”Wahai anak dari saudaraku, apakah kau memiliki kedudukan khusus di sisi amir ini, agar kamu minta izin untukku agar aku bisa menemuinya?” Al-Hurr bin Qais berkata, “Saya akan meminta izin kepada Umar agar kamu bisa menemuinya”. Abdullah bin Abbas berkata, “Maka Al-Hurr bin Qais minta izin kepada Umar bin Khattab untuk kepentingan Uyainah bin Husn. Ketika telah masuk menghadap, dia berkata, “Wahai anak dari Khattab demi Allah engkau tidak memberikan kami yang banyak dan tidak adil dalam menetapkan hukum di antara kami”. Maka Umarpun marah sampai hampir beliau melakukan sesuatu (memukul dan menyakiti) terhadap orang ini. Al-Hurr berkata, "Wahai Amirul Mu’minin, sesungguhnya Allah Ta’ala berkata kepada Nabi-Nya sallallahu alaihi wasallam, خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِا لْعُرْفِ وَاَ عْرِضْ عَنِ الْجٰهِلِيْنَ "Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta jangan pedulikan orang-orang yang bodoh." (QS. Al-A'raf 7: Ayat 199). Sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang bodoh.” Dan orang ini (Uyainah bin Husn) termasuk orang-orang yang jahil maka demi Allah Umar tidak melewati (meneruskan niatnya untuk menyakiti Uyainah bin Husn) setelah dibacakan ayat tersebut, dan beliau adalah orang yang selalu berhenti (mendengar dan patuh) terhadap kitab Allah. #salafi #manhajsalaf #dakwahsalaf #dakwahsunnah #dakwahtauhid
abdan Syakuro
Region: ID
Sunday 10 May 2026 04:45:50 GMT
Music
Download
Comments
khoirul azmi600 :
❤️❤️❤️
2026-05-10 15:28:42
0
To see more videos from user @abdansyakuro91, please go to the Tikwm
homepage.