@rendagrella: I am joking but I am also not

Renata D’Agrella Kenen
Renata D’Agrella Kenen
Open In TikTok:
Region: US
Sunday 10 May 2026 18:34:56 GMT
5931
275
16
77

Music

Download

Comments

user52628297142245
the wiz :
As a mother of three, I approved this message❤️
2026-05-10 19:26:21
2
brimclean
myfriendbri 🍓 :
Older sisters rise!!!!
2026-05-15 21:07:59
0
chelseadagrella1
Chelsea D’Agrella :
Ty for making me Mac and cheese with sausages 🩷
2026-05-11 02:19:08
1
celestek333
Cel🦋 :
Oh absolutely
2026-05-11 08:20:43
1
sunless.sol.nyc
Cassidy | Spray Tans NYC ✨🤎 :
Yessss thank you
2026-05-10 21:53:58
1
wh.oisthis
wh.oisthis :
Let me send this to my sister
2026-05-10 18:40:56
1
ohneezyy
ohneezy :
Yup
2026-05-10 18:40:52
1
taylorquitara
Taylor Quitara :
YES YES YES🙏🏻🙏🏻🙏🏻
2026-05-10 18:40:44
1
_sierramayhew
sierra mayhew ♥️ :
😂 exactlyyy
2026-05-11 12:48:22
0
To see more videos from user @rendagrella, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa
Kebiasaan buruk kita: kelewat gampang dibikin panas dan marah-marah sebelum benar-benar paham duduk perkaranya. Begitu muncul judul berita raksasa "Prabowo sumbang 1.098 sapi kurban pakai APBN", linimasa langsung meledak. Sumbu pendek pada nyala, nuduh seolah-olah Presiden pakai uang rakyat buat ibadah pribadinya. Tolong pakai akal sehat dan stop telan mentah-mentah framing murahan ini! Kita harus mulai cerdas membedakan posisi. Ada Prabowo sebagai seorang pribadi, dan ada posisi beliau sebagai Kepala Negara. Sebagai individu, urusan kurban personal ya pakai uang pribadi. Tapi, 1.098 sapi ini statusnya adalah Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) Presiden. Namanya saja sudah sangat jelas: Bantuan untuk masyarakat! Kenapa pakai APBN? Ya karena ini murni program resmi negara yang dimandatkan melalui jabatan Presiden. Sapi-sapi ini tidak lari ke Istana, bukan buat keluarga Presiden, dan apalagi buat pesta pejabat. Sapi ini disalurkan merata ke daerah-daerah pelosok, pesantren, ormas Islam, tokoh agama, dan masyarakat luas! Kalian mau mengkritik? Silakan! Kita sebagai warga negara memang berhak dan wajib mengawasi. Tapi awasi apanya? Awasi penyalurannya! Apakah transparan? Apakah tepat sasaran sampai ke tangan masyarakat yang benar-benar butuh? Itu baru namanya kritik yang sehat dan berbobot. Tapi kalau dari awal narasinya sengaja dipelintir seolah "Prabowo beramal pribadi pakai uang rakyat", itu bukan kritik, bos. Itu murni penggiringan opini yang licik. Beda pilihan politik itu sah. Nggak suka sama tokoh tertentu itu hak kalian. Tapi jangan sampai kebencian buta bikin kalian memfitnah dan menolak mentah-mentah bantuan yang manfaatnya jelas-jelas ditujukan untuk mengisi perut rakyat! 🇮🇩🐄🔥 #FaktaBicara #StopHoax #BanmasPresiden #SapiKurban #PrabowoSubianto #AkalSehat #LawanFraming #BantuanRakyat #NetizenCerdas #IndonesiaMaju

About