@meng.miauw: uu..uwa..uwa map roblox : asylum life #robloxfyp #ber4 #fyppppppppppppppppppppppp

miawloperrr
miawloperrr
Open In TikTok:
Region: ID
Monday 11 May 2026 02:12:53 GMT
384
11
0
2

Music

Download

Comments

There are no more comments for this video.
To see more videos from user @meng.miauw, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Dalam salah satu kesaksian mistiknya, Catherine Rivas menceritakan bahwa Bunda Maria menunjukkan kepadanya betapa besar rahmat Misa Kudus bagi jiwa-jiwa yang telah meninggal. Bunda Maria berkata: “Berdoalah untuk ayahmu, untuk nenekmu, berdoalah untuk keluargamu.” Ketika nama-nama mereka dipersembahkan dalam hati pada saat Misa Kudus, Catherine mengaku melihat mereka hadir di dekat altar, dipimpin oleh Santo Yusuf. Mereka berdiri dengan penuh hormat di dekat imam yang mempersembahkan Kurban Suci. Ia juga melihat Bunda Maria berlutut di sisi kanan altar dengan sikap penyembahan yang mendalam, mengikuti setiap doa imam dan menantikan saat yang paling agung dalam Misa. Ketika imam mengucapkan kata-kata konsekrasi, Catherine mengatakan bahwa ia tidak lagi mendengar suara imam, melainkan mendengar suara Yesus sendiri yang mengucapkan: “Ambillah dan makanlah…” Di depan altar kemudian tampak nyala-nyala api yang bercahaya merah keemasan. Di dalamnya terdapat bayangan-bayangan jiwa dengan tangan terangkat memohon kepada Allah. Bunda Maria berkata: “Inilah jiwa-jiwa di Api Penyucian. Mereka menantikan doamu agar dapat dibebaskan. Berdoalah bagi mereka, sebab ketika mereka telah mencapai Surga, mereka akan mendoakan dan membantumu.” Kesaksian ini mengingatkan kita akan pentingnya mempersembahkan Misa Kudus dan doa bagi orang-orang yang telah meninggal. Walaupun pengalaman ini merupakan wahyu pribadi dan bukan ajaran yang wajib diimani, isinya sejalan dengan iman Gereja bahwa doa, terutama Kurban Misa, merupakan bantuan rohani yang sangat berharga bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian. “Ya Tuhan, semoga melalui Kurban Kudus Misa dan belas kasih-Mu, Engkau menganugerahkan istirahat kekal kepada semua jiwa yang telah berpulang. Semoga mereka beristirahat dalam damai. Amin.” #ApiPenyucian #jiwamanusia #Katolik #doajiwajiwadiapipenyucian #doa
Dalam salah satu kesaksian mistiknya, Catherine Rivas menceritakan bahwa Bunda Maria menunjukkan kepadanya betapa besar rahmat Misa Kudus bagi jiwa-jiwa yang telah meninggal. Bunda Maria berkata: “Berdoalah untuk ayahmu, untuk nenekmu, berdoalah untuk keluargamu.” Ketika nama-nama mereka dipersembahkan dalam hati pada saat Misa Kudus, Catherine mengaku melihat mereka hadir di dekat altar, dipimpin oleh Santo Yusuf. Mereka berdiri dengan penuh hormat di dekat imam yang mempersembahkan Kurban Suci. Ia juga melihat Bunda Maria berlutut di sisi kanan altar dengan sikap penyembahan yang mendalam, mengikuti setiap doa imam dan menantikan saat yang paling agung dalam Misa. Ketika imam mengucapkan kata-kata konsekrasi, Catherine mengatakan bahwa ia tidak lagi mendengar suara imam, melainkan mendengar suara Yesus sendiri yang mengucapkan: “Ambillah dan makanlah…” Di depan altar kemudian tampak nyala-nyala api yang bercahaya merah keemasan. Di dalamnya terdapat bayangan-bayangan jiwa dengan tangan terangkat memohon kepada Allah. Bunda Maria berkata: “Inilah jiwa-jiwa di Api Penyucian. Mereka menantikan doamu agar dapat dibebaskan. Berdoalah bagi mereka, sebab ketika mereka telah mencapai Surga, mereka akan mendoakan dan membantumu.” Kesaksian ini mengingatkan kita akan pentingnya mempersembahkan Misa Kudus dan doa bagi orang-orang yang telah meninggal. Walaupun pengalaman ini merupakan wahyu pribadi dan bukan ajaran yang wajib diimani, isinya sejalan dengan iman Gereja bahwa doa, terutama Kurban Misa, merupakan bantuan rohani yang sangat berharga bagi jiwa-jiwa di Api Penyucian. “Ya Tuhan, semoga melalui Kurban Kudus Misa dan belas kasih-Mu, Engkau menganugerahkan istirahat kekal kepada semua jiwa yang telah berpulang. Semoga mereka beristirahat dalam damai. Amin.” #ApiPenyucian #jiwamanusia #Katolik #doajiwajiwadiapipenyucian #doa

About