@eman.editz_: Nazuna with D&G trend😍 #nazunananakusa #callofthenight #yofukashinouta #anime #hanasq

eman.editz
eman.editz
Open In TikTok:
Region: JP
Tuesday 12 May 2026 09:33:29 GMT
22203
3915
51
561

Music

Download

Comments

tailsfanorbmw
🇬🇧Tails the fox :
Great edit, I just hate the character
2026-05-22 06:36:57
0
dlmigss
Qpal :
is it worth watching?
2026-05-14 13:38:39
1
inw_inshadows
N1ght_7 :
2026-05-12 09:48:00
16
thriftyjump1212official
kyouko mejiro's good boy :
2026-05-12 12:36:22
12
zuejie05
Zueji :
2026-05-14 14:28:19
6
femboyfucker123
femboyfucker123 :
Second
2026-05-12 09:36:08
3
.12.3.4.5.fam0
ซาโตมิ :
2026-05-12 14:30:34
1
zenruto555
Zenruto :
2026-05-12 15:01:00
1
drizzydrake___1
Gyro :
2026-05-12 14:36:24
1
notalex1z
Alexiz :
2026-05-12 09:55:59
2
yakuzaxzy
io :
2026-05-15 03:14:36
2
.jazzswan
swan :
Peak
2026-05-12 10:22:48
2
chebypizzaepta
doubts :
2026-05-14 02:12:41
1
nyviru
nyviru :
holy.
2026-05-12 13:21:00
1
alexdgreat9964
alex :
2026-05-12 10:53:59
1
makolo387
Makolo :
2026-05-12 13:04:42
1
x3thers
Fer✰ :
2026-05-12 15:55:53
2
To see more videos from user @eman.editz_, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

POV {4} :
POV {4} : "Gue duluan ya, Nad. Hati-hati lo pulangnya," pamit kamu buru-buru karena merasa tidak enak membuat Keonho menunggu. "Iya, tenang aja. Lo yang hati-hati, jangan lupa pegangan yang erat!" seru Nadia pelan sambil tertawa geli. Kamu berjalan keluar kafe dengan langkah yang agak kikuk. Begitu pintu kaca berdenting, Keonho langsung mendongak dari ponselnya. Begitu melihat kamu, dia langsung tersenyum lebar dan memasukkan ponselnya ke saku jaket. "Eh, pas banget baru mau gue telepon," kata Keonho begitu kamu sampai di dekat motornya. Dia langsung membenarkan posisi duduknya dan memakai helmnya kembali, membiarkan kaca helmnya terbuka agar bisa menatap kamu dengan jelas. "Kak Keonho udah lama nunggunya?" tanya kamu pelan, merasa agak bersalah. "Nggak kok, baru lima menitan. Tadi abis dari warung depan sekalian beli rokok sama James," jawabnya santai. Dia kemudian menepuk jok belakang motornya lagi, sama seperti tadi sore. "Ayo, naik. Keburu malem, ntar James nyariin adek kesayangannya." Kamu mengangguk, lalu perlahan naik ke jok belakang yang tinggi itu. Begitu kamu sudah posisi duduk dengan benar, Keonho melirik kamu dari spion bulatnya. "Udah siap? Pegangan ya," ucapnya. Belum sempat kamu merespons, Keonho sudah melepaskan koplingnya sedikit agak cepat, membuat motornya sedikit menghentak maju. Refleks karena kaget, kedua tangan kamu langsung mencengkeram erat ujung jaket denim milik Keonho di bagian pinggangnya. Dari kaca spion, kamu bisa melihat dengan jelas kalau cowok itu lagi tersenyum puas—menertawakan refleks kamu yang sukses memperkecil jarak di antara kalian. "Nah, gitu dong. Kan aman kalau pegangan," sahut Keonho setengah berteriak di balik helmnya • • • Motor gede Keonho bergerak santai membelah jalanan Bandung yang mulai dihiasi lampu-lampu jalan. Angin sore yang sejuk menerpa wajah kamu, tapi rasa hangat di pipi kamu tetap gak bisa bohong kalau kamu masih salting gara-gara aksi rem mendadak tadi. Tangan kamu masih setia mencengkeram ujung jaket denimnya. Dari kaca spion bulat di stang motor, kamu bisa melihat mata Keonho sesekali melirik ke arah kamu, lalu dia tersenyum tipis. Suasana sore itu mendadak terasa beda, lebih tenang dan entah kenapa jadi agak mendebarkan. Keonho sedikit melambatkan laju motornya saat memasuki area jalan komplek yang lebih sepi dan teduh di bawah rindangnya pohon-pohon besar. "y/n," panggil Keonho tiba-tiba. Suaranya yang ngebass terdengar lebih pelan dan berat di sela-sela deru mesin motor, beda banget sama nada santainya yang biasa. "Iya, Kak?" jawab kamu agak keras supaya kedengaran dari balik punggungnya. "Sebenarnya... dari tadi sore pas di depan rumah lo, gue gak beneran bercanda pas bilang mau jagain lo," kata Keonho, mulai mencampur bahasanya dengan logat aslinya. "Gue udah lama merhatiin lo, y/n. Setiap kali gue nongkrong bareng James, terus lo curi-curi pandang dari balik gorden jendela... manah urang teh langsung ratug ser-seran, jantung gue gak bisa santai, tau gak?" Kamu langsung terdiam di jok belakang, mendengarkan kalimatnya dengan dada yang mulai bergemuruh hebat. Kamu gak menyangka kalau aksi intip-mengintip kamu selama ini ternyata ketahuan oleh dia. "Gue sengaja sering ikut nongkrong di depan rumah lo, ya karena pengen ngelihat lo keluar rumah," lanjut Keonho lagi. Motor gede itu makin berjalan pelan, hampir merayap di pinggir jalan komplek yang sepi. Tiba-tiba, Keonho melepas tangan kirinya dari stang motor, lalu meraih kedua tangan kamu yang tadinya cuma meremas jaket denimnya. Dengan lembut tapi pasti, dia membawa tangan kamu untuk melingkar penuh di pinggangnya. Genggaman tangannya terasa sangat hangat. "Gue gak mau cuma dianggap sebagai abang-abangan komplek atau sekadar temennya si James doang sama lo," ucap Keonho lagi, suaranya terdengar sangat tulus lewat angin sore. #POV #keonho #cortis #foryou #anhkeonho

About