@nigellaraya: Ketika orangtua zaman dulu selalu berkata "Percuma sekolah tinggi wanita ujungnya pasti di dapur" lalu kalimat ini mematahkan semangat mereka. Padahal kita bisa mematahkan kalimat itu dengan : 1. Logika Kualitas: Sekolah tinggi bukan cuma buat cari kerja, tapi biar anak-anak nanti punya ibu yang cerdas. Kurikulum di dapur pun butuh logika dan manajemen yang baik seperti kualitas makanan pengganti ASI agar anak tumbuh cerdas optimal 2. Logika Modern: Dapur tetap butuh ilmu ekonomi buat atur keuangan, manajemen keuangan yang dipelajari saat menjadi bendahara organisasi bisa diterapkan di kebituhan dapur. 3. Logika Intelegensi Kolektif: Pendidikan tinggi itu untuk membangun cara berpikir (mindset) untuk anak. Ibu yang terpelajar adalah guru pertama yang menentukan kualitas generasi masa depan, bahkan sebelum anak itu menginjakkan kaki di sekolah 4. Logika Mitigasi Risiko: Gelar dan ilmu adalah asuransi terbaik bagi wanita. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi pada ekonomi atau kesehatan keluarga di masa depan; pendidikan memastikan kita punya 'daya tawar' dan kemandirian dalam situasi apa pun. Dari sinilah wanita bisa menciptakan peluang untuk mandiri dan mengambil keputusan yang baik serta tak egois untuk pilihan anaknya 5. Logika Transformasi Peran: Dapur adalah urusan bertahan hidup (survival), sedangkan pendidikan adalah urusan peradaban. Menghubungkan keduanya justru kunci rumah tangga yang berkualitas. Tanpa Ibu rumah tangga, akan ada banyak anak anak yang kesepian, mentalnya rusak dan kebutuhan sarapannya terganggu, dibalik ketepatan waktu anak ke sekolah, ada perjuangan Ibu yang punya manajemen waktu yang baik mengatur anak mulai dari waktu tidur sampai mengantarnya ke sekolah 6. Logika esensi kemanusiaan : Tujuan utama sekolah bukan hanya untuk mendapatkan posisi pekerjaan, tapi untuk memanusiakan manusia. Pengorbanan waktu Ibu di rumah dan di dapur ditukar dengan terciptanya generasi yang punya empati sehingga bisa memanusiakan manusia saat terjun menjadi pengambil keputusan di masyarakat
nigellaraya
Region: ID
Wednesday 13 May 2026 02:52:48 GMT
Music
Download
Comments
bii_ :
assikolangnya kurang la ya?, atau sy yg salah?
2026-05-13 13:45:43
4
Andi Mulham :
betul sekali.. ❤️❤️❤️❤️
2026-05-31 00:22:21
0
appe855 :
makkurai atau makkunrai?
2026-05-13 15:50:16
0
dayezz11 :
Huruf la kurang
2026-05-14 05:37:15
0
ʇɐʎɐpıɥ ǝıɹpuɐ :
Padahal sudah ada PEPATAH dari TAU RIOLO.. Nasib²..
2026-05-15 09:46:37
1
RumahJahitDiza🏡 :
ibu adalah penentu.
2026-05-13 12:55:10
1
+ a.chaliq. r :
oh. mudan usia toh.. blm ratusan THN..
2026-05-27 13:53:19
0
R🅰️ML🅰️H W🅰️HYU :
kurang huruf "LA" nya di kata "assikolang" ,,,
2026-05-15 06:38:56
0
Setiawan :
Apa yg dikerjakan ortu didalam rumah besar kemungkinan itu dukerjakan anak2nya diluar rumah
2026-05-16 10:43:15
0
eastborneo34 :
suka lagunya ajah tidak dengan kata" nya 😁
2026-06-10 10:02:01
0
Mukhtar latta :
kurang hurufnya Assiko -lang
2026-05-13 14:31:52
0
BASRI :
ada yg kurang tulisan Bugis nya ini
2026-06-10 06:01:27
0
Astina :
🥰🥰🥰
2026-05-13 11:58:14
1
L :
👍👍👍
2026-05-15 17:42:14
0
Umi homebase :
🥰🥰👍🏻👍🏻💪🏻💪🏻
2026-05-17 06:26:59
0
timah@fatt :
🥰👍💪
2026-05-15 15:06:38
0
Misnawati S :
👍👍👍
2026-05-15 02:55:40
0
Bhaso2121 :
@𝕟𝕠𝕥𝕗𝕠𝕣𝕪𝕠𝕦
2026-05-18 09:04:02
0
labubu :
😁😁😁
2026-06-21 14:39:03
0
To see more videos from user @nigellaraya, please go to the Tikwm
homepage.