اکاونت تيدق دتموي :
Di sela retaknya semangat ini, di antara lelah yang sering kali tidak mampu aku ceritakan kepada siapa pun, aku masih menyimpan satu harapan kecil dalam hati. Harapan yang sederhana, namun selalu berhasil membuatku bertahan sampai hari ini. Aku berharap, semoga masa depanku nanti bisa seindah doa-doa ibu yang tidak pernah putus untukku.
Aku tahu, mungkin hidupku hari ini belum sempurna. Jalanku masih penuh luka, langkahku masih sering goyah, dan hatiku masih belajar kuat menghadapi banyak hal yang datang silih berganti. Ada kecewa yang kupendam sendiri, ada tangis yang hanya jatuh saat malam sudah terlalu sunyi, dan ada rasa takut tentang masa depan yang terus menghantui. Tapi setiap kali aku hampir menyerah, aku selalu ingat satu hal… ada ibu yang diam-diam menyebut namaku dalam setiap doanya.
Ibu mungkin tidak selalu tahu seberapa hancur hatiku. Ibu mungkin tidak mendengar semua keluh kesah yang kusimpan rapat-rapat. Namun kasih sayangnya selalu menemukan jalan untuk sampai kepadaku. Lewat doa-doanya yang tulus, lewat harapannya yang tidak pernah habis, ibu selalu percaya bahwa anaknya akan baik-baik saja, bahkan ketika aku sendiri sudah kehilangan keyakinan pada diriku.
Kadang aku berpikir, mungkin alasan aku masih mampu bertahan sampai sekarang bukan karena aku sekuat itu, tetapi karena ada doa ibu yang terus menjaga langkahku. Saat dunia terasa begitu keras, doa ibu menjadi tempat paling aman untuk pulang. Saat hidup terasa begitu berat, harapan ibu menjadi alasan kenapa aku masih ingin mencoba lagi.
Aku hanya ingin suatu hari nanti, semua perjuangan ini tidak berakhir sia-sia. Aku ingin melihat ibu tersenyum bangga tanpa lagi menyembunyikan lelahnya. Aku ingin membalas semua air mata, semua pengorbanan, dan semua doa yang diam-diam ia langitkan setiap malam. Karena sebesar apa pun dunia menyakitiku, aku tahu masih ada satu hati yang selalu percaya bahwa aku mampu melewati semuanya: hati seorang ibu.
Dan jika hari ini semangatku sedang retak, biarlah doa ibu menjadi perekatnya. Jika hari ini aku hampir jatuh, biarlah harapan ibu menjadi penopangnya. Sebab aku percaya, doa seorang ibu tidak pernah pergi dengan sia-sia. Cepat atau lambat, doa nyaa
2026-05-17 14:46:42