@88__ao:

فهد الفدعاني العنزي
فهد الفدعاني العنزي
Open In TikTok:
Region: SA
Wednesday 13 May 2026 12:31:24 GMT
3820
100
25
26

Music

Download

Comments

hiehenzi
صالح الرافع العنزي🦼 :
الله يرحمه ويغفر له ويسكنه فسيح جناته يارب العالمين ابو هواش كفووووو براعي العليا ابو الغلب رحيم الله يتجاوز عنه ان شاء الله
2026-05-13 19:09:09
1
naif200500
نايف :
الله يرحمه ويغفرله
2026-05-31 04:13:27
0
aa_9216
aa_9216 :
الله يرحمه ويغفرله
2026-05-31 11:41:59
0
ahmdalnezi
mm_a2818 :
عسى دارك جنة الفردوس
2026-06-02 17:06:41
0
abu_fahd91
A-H :
الله يرحمه ويغفرله ويسكنه فسيح جناته
2026-05-15 10:34:29
0
dgyuuuyy
فهد الشمري :
الله يغفره ويرحمة ويجعل مسكنه الجنة الفردوس الأعلى ولوالدي وللمسلمين والمسلمات والمؤمنين والمؤمنات الأحياء منهم والأموات اللهم امين يارب العالمين
2026-05-21 13:47:53
0
user1920902397125
ابو زايد :
الله يرحمه ويغفر له ويسكنه فسيح جناته كفو والله ابوهواش رجل وراعي مواقف
2026-05-13 19:16:29
0
ala3nzi.78
البدوي❤️ :
الله يرحمه ويغفر له ويدخله فسيح جناته
2026-05-13 18:30:49
0
b_52m6
محمد🥷🏻✨ :
الله يرحمه 💔
2026-05-14 00:16:43
0
naifalasaf0
الشاعر نايف العساف الغبين :
ونعم كفوا أبو هواش عسى الله يرحمه ويغفر له ويتجاوز عنه
2026-05-13 16:02:29
0
saad47909
saad :
الله يرحمه ويسكنه فسيح جناته
2026-05-13 15:08:20
0
iolpd5
iolpd5 :
يا قلبي الله يرحمك
2026-05-13 21:25:38
0
smaly.501
🇸🇦ابو ماجدالشمالي 🇸🇦 :
الله يرحمه ابو هواش الف نعم
2026-05-13 17:36:12
0
sef..52
العـوادي𝟓𝟐 :
الله يرحمه ويغفر له ويسكنه فسيح جناتة
2026-05-13 19:47:49
0
rhn698
ابو عمر :
الله يرحمه برحمته الواسعه ويجعل مثواه الجنه
2026-05-13 15:51:23
0
as_a_m_h
اسامه عياده السعدون :
الله يرحمه ويسكنه فسيح جناته
2026-05-18 18:39:30
0
user6140376682691
ابوحمدي :
الله يرحمه ويسكنه فسيح جناته
2026-05-13 13:24:48
0
user1398704706016
نواف :
الله يرحمك يابو هواش
2026-05-13 15:07:31
0
aeeaad2
ابو غانم لعنزي :
الله يرحمك ابو هواش
2026-05-13 17:02:21
0
mr80om_
mr8om_ :
الله يرحمه عمي ابو هواش
2026-05-14 00:15:12
0
b5__052
♪خــالـد الـعـنـزيℬ⁵²𓆰 :
الله يرحمه 😭
2026-05-22 18:12:37
0
bsher2070
ashe male :
🥰🥰🥰
2026-05-13 17:27:21
0
user9pavi17muz
ااابومشعل الهادب :
🥰🥰🥰
2026-05-14 07:07:15
0
user4839550040626
عبدالطيف :
🌹🌹🌹
2026-05-13 19:11:33
0
5.ix03
نشميه الخمعلي :
❤️❤️❤️
2026-06-03 00:03:19
0
To see more videos from user @88__ao, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

[pt 3] Tas gitar diletakkan di kursi sebelah, sementara kamu menopang dagu sambil melihat kendaraan lewat di luar kaca. Jemarimu masih sedikit perih, tapi sudah jauh lebih baik dibanding kemarin. Martin menuang air minum ke gelasmu tanpa bicara. “Kebiasaan banget sih,” celetukmu. “Apa?” “Sok perhatian.” Martin mendengus kecil sambil menyender di kursinya. “Takut gitaris gue mati sebelum tampil.” “Mikir band aja terus.” “Ya emang.” Makanan kalian datang tidak lama kemudian. Uap hangat ramen memenuhi meja kecil itu, membuat suasana jadi terasa nyaman setelah latihan seharian. Untuk beberapa menit kalian makan sambil diam, cuma sesekali saling komentar soal latihan atau ngeledek member band lain. Sampai tiba-tiba Martin bicara pelan. “Besok gugup?” Kamu berhenti mengaduk ramen sebentar. “Sedikit.” Martin mengangguk kecil seolah sudah menduga jawaban itu. “Gapapa.” “Kalo nanti gue salah?” “Ya gue tutupin.” “Kalo gue blank di atas panggung?” “Gue tarik lagi fokus lo.” “Kalo—” “Lo kebanyakan mikir.” Kamu terdiam, Martin menopang dagu sambil menatapmu dari seberang meja, ekspresinya santai tapi matanya serius. “Selama lo ada di samping gue pas manggung,” katanya pelan, “semuanya bakal baik-baik aja.” Suasana mendadak terasa lebih sunyi padahal suara orang ngobrol masih ramai di sekitar kalian, tapi entah kenapa, kalimat Martin tadi terasa terlalu jelas di telingamu sampai dadamu mendadak berdebar aneh. Dan Martin cuma tersenyum kecil saat melihatmu langsung salah tingkah mengalihkan pandangan. ____ Festival musik sekolah itu jauh lebih ramai dari dugaanmu, lampu panggung berdiri di tengah lapangan, suara soundcheck bercampur teriakan penonton memenuhi area belakang panggung. Murid-murid dari berbagai sekolah datang memenuhi festival tahunan itu, sebagian membawa banner band favorit mereka, sebagian lagi sibuk mondar-mandir di area food truck dan stand merchandise. Di backstage, suasana jauh lebih kacau. Woojin sibuk memeriksa kabel bass sambil ngomel karena panitia menghilangkan adaptor miliknya. Juhoon memukul-mukul paha dengan stik drum baru sambil bersenandung sendiri, sementara Ryul duduk santai di sofa sambil memainkan korek api di tangannya. “Kita tampil tiga band lagi,” katanya malas. Martin berdiri dekat tirai panggung sambil memperhatikan keramaian di depan sana. Kaos hitam oversized yang dipakainya membuat dirinya terlihat mencolok bahkan di tengah backstage yang ramai. Kamu baru selesai menyetem gitar ketika salah satu panitia lewat sambil membawa daftar lineup. “Setelah band kalian, berikutnya Ohyul.” Tanganmu langsung berhenti bergerak, Ryul yang mendengar itu spontan menoleh. “Ohyul? Yang vokalis Crimson itu?” Panitia mengangguk santai sebelum pergi lagi, suasana terasa berbeda. Juhoon menaikkan alis pelan. Woojin terlihat sadar sesuatu dari ekspresimu, sementara Martin perlahan menoleh ke arahmu. “Kok diem?” tanya Juhoon. Kamu mengalihkan pandangan cepat. “Gapapa.” Tapi semua orang tahu itu bohong karena nama itu terlalu familiar buatmu. Ohyul, adalah mantanmu. Orang yang dulu selalu berdiri di sampingmu saat latihan gitar, orang yang pernah bikin lagu bareng kamu sebelum semuanya berakhir buruk beberapa bulan lalu dan sekarang dia ada di festival yang sama. Martin memperhatikanmu beberapa detik tanpa bicara sebelum akhirnya berjalan mendekat. “Lo gapapa?” Kamu mengangguk kecil. “Nggak papa, masih hidup.” “Jawaban lo jelek banget.” “Kebiasaan.” Martin mendesah pelan sambil mengambil gitarmu dari tanganmu. “Fokus tampil dulu.” Kamu ingin menjawab, tapi suara sorakan penonton tiba-tiba terdengar keras dari arah panggung depan. Tirai sedikit terbuka, memperlihatkan band yang sedang tampil sekarang. Dan di antara lampu panggung yang menyilaukan itu, kamu melihat seseorang berdiri di sisi seberang, Ohyul. Rambut hitamnya sedikit lebih panjang dibanding terakhir kali kalian bertemu, gitar tergantung santai di bahunya. Dia sedang berbicara dengan salah satu member bandnya, tanpa sengaja dia menoleh ke arahmu. (continued) #martin #pov #alternativeuniverse #4u #cortis
[pt 3] Tas gitar diletakkan di kursi sebelah, sementara kamu menopang dagu sambil melihat kendaraan lewat di luar kaca. Jemarimu masih sedikit perih, tapi sudah jauh lebih baik dibanding kemarin. Martin menuang air minum ke gelasmu tanpa bicara. “Kebiasaan banget sih,” celetukmu. “Apa?” “Sok perhatian.” Martin mendengus kecil sambil menyender di kursinya. “Takut gitaris gue mati sebelum tampil.” “Mikir band aja terus.” “Ya emang.” Makanan kalian datang tidak lama kemudian. Uap hangat ramen memenuhi meja kecil itu, membuat suasana jadi terasa nyaman setelah latihan seharian. Untuk beberapa menit kalian makan sambil diam, cuma sesekali saling komentar soal latihan atau ngeledek member band lain. Sampai tiba-tiba Martin bicara pelan. “Besok gugup?” Kamu berhenti mengaduk ramen sebentar. “Sedikit.” Martin mengangguk kecil seolah sudah menduga jawaban itu. “Gapapa.” “Kalo nanti gue salah?” “Ya gue tutupin.” “Kalo gue blank di atas panggung?” “Gue tarik lagi fokus lo.” “Kalo—” “Lo kebanyakan mikir.” Kamu terdiam, Martin menopang dagu sambil menatapmu dari seberang meja, ekspresinya santai tapi matanya serius. “Selama lo ada di samping gue pas manggung,” katanya pelan, “semuanya bakal baik-baik aja.” Suasana mendadak terasa lebih sunyi padahal suara orang ngobrol masih ramai di sekitar kalian, tapi entah kenapa, kalimat Martin tadi terasa terlalu jelas di telingamu sampai dadamu mendadak berdebar aneh. Dan Martin cuma tersenyum kecil saat melihatmu langsung salah tingkah mengalihkan pandangan. ____ Festival musik sekolah itu jauh lebih ramai dari dugaanmu, lampu panggung berdiri di tengah lapangan, suara soundcheck bercampur teriakan penonton memenuhi area belakang panggung. Murid-murid dari berbagai sekolah datang memenuhi festival tahunan itu, sebagian membawa banner band favorit mereka, sebagian lagi sibuk mondar-mandir di area food truck dan stand merchandise. Di backstage, suasana jauh lebih kacau. Woojin sibuk memeriksa kabel bass sambil ngomel karena panitia menghilangkan adaptor miliknya. Juhoon memukul-mukul paha dengan stik drum baru sambil bersenandung sendiri, sementara Ryul duduk santai di sofa sambil memainkan korek api di tangannya. “Kita tampil tiga band lagi,” katanya malas. Martin berdiri dekat tirai panggung sambil memperhatikan keramaian di depan sana. Kaos hitam oversized yang dipakainya membuat dirinya terlihat mencolok bahkan di tengah backstage yang ramai. Kamu baru selesai menyetem gitar ketika salah satu panitia lewat sambil membawa daftar lineup. “Setelah band kalian, berikutnya Ohyul.” Tanganmu langsung berhenti bergerak, Ryul yang mendengar itu spontan menoleh. “Ohyul? Yang vokalis Crimson itu?” Panitia mengangguk santai sebelum pergi lagi, suasana terasa berbeda. Juhoon menaikkan alis pelan. Woojin terlihat sadar sesuatu dari ekspresimu, sementara Martin perlahan menoleh ke arahmu. “Kok diem?” tanya Juhoon. Kamu mengalihkan pandangan cepat. “Gapapa.” Tapi semua orang tahu itu bohong karena nama itu terlalu familiar buatmu. Ohyul, adalah mantanmu. Orang yang dulu selalu berdiri di sampingmu saat latihan gitar, orang yang pernah bikin lagu bareng kamu sebelum semuanya berakhir buruk beberapa bulan lalu dan sekarang dia ada di festival yang sama. Martin memperhatikanmu beberapa detik tanpa bicara sebelum akhirnya berjalan mendekat. “Lo gapapa?” Kamu mengangguk kecil. “Nggak papa, masih hidup.” “Jawaban lo jelek banget.” “Kebiasaan.” Martin mendesah pelan sambil mengambil gitarmu dari tanganmu. “Fokus tampil dulu.” Kamu ingin menjawab, tapi suara sorakan penonton tiba-tiba terdengar keras dari arah panggung depan. Tirai sedikit terbuka, memperlihatkan band yang sedang tampil sekarang. Dan di antara lampu panggung yang menyilaukan itu, kamu melihat seseorang berdiri di sisi seberang, Ohyul. Rambut hitamnya sedikit lebih panjang dibanding terakhir kali kalian bertemu, gitar tergantung santai di bahunya. Dia sedang berbicara dengan salah satu member bandnya, tanpa sengaja dia menoleh ke arahmu. (continued) #martin #pov #alternativeuniverse #4u #cortis

About