@ayaat_hikam: #CapCut #عرفة #مكة #دعاء_يريح_القلوب #حج

آيات و حكم
آيات و حكم
Open In TikTok:
Region: IQ
Thursday 14 May 2026 13:36:20 GMT
6969
945
118
39

Music

Download

Comments

user2581920747624
ال جوهرة :
اللهم آمين يارب العالمين
2026-05-14 18:41:36
2
o.wwl8
🌺A :
اللهم امين يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب يارب العالمين
2026-05-14 22:49:27
1
usercwlh894nso
usercwlh894nso :
اللهم امين يارب العالمين
2026-05-16 11:34:58
1
user2045022950544
زهرة النرجس :
اللهم أمين يا رب العالمين
2026-05-15 20:01:04
1
user5490712387697
زوزه🤍 :
أمين يارب
2026-05-14 20:24:44
1
user7481400714865
انس :
الهم اااامين
2026-05-14 20:21:12
1
fy_o55v
مصمم حـسون :
أللهم امين يارب العالمين
2026-05-20 15:12:18
1
z0a_41
UM rawan :
اللهم أمين يارب العالمين
2026-05-14 18:14:07
1
midnight_soui0
Axeon_0 :
الهم آمين يا رب العالمين 🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲🤲
2026-05-14 23:15:29
1
user47444486204422
بسمه حزن :
ياااااارب
2026-05-15 11:17:22
1
user5215722516119
فخمت الاسم تكفي :
اللهم آمين
2026-05-14 15:49:47
1
user6126865680223
حياة حياة :
امين امين يارب
2026-05-14 16:29:01
1
.a4538
༻:ۅتين ـ꙰⃟❤اެِﺂݪࢪۅح✘➳ :
اللهم امين يارب العالمين 🤲🤲
2026-05-16 11:05:44
1
user2466292159361
وصيه الرسول :
أللهم امين يارب العالمين
2026-05-14 18:07:55
1
weregoingtoget319yearso1
ندئ العمر :
اللهم امين يارب العالمين
2026-05-14 21:24:48
1
um.ziyad3
Um Ziyad :
اللهم امين يارب العالمين
2026-05-14 20:09:33
1
aso_18o0
A :
اللهم امين يارب العالمين
2026-05-14 20:46:36
1
al_mfrjeah_2000
najmah2000 :
اللهم امين يارب العالمين 🤲
2026-05-14 18:18:41
1
yildiz055_h
yildiz :
اللهم اميين
2026-05-14 17:59:00
1
user69765314860595
بنت الجبور :
اللهم امين يارب العالمين
2026-05-14 18:52:43
1
hhnkr4
: غـ⃪ـ⃪𔘓ـ⃪ـ⃪ــزلَ🦌 :
الهم آمين يارب العالمين
2026-05-14 18:11:25
1
taafaa00
taafaa0 :
اللهم امين
2026-05-14 15:36:29
1
user9306096561884
، :
اللهم امين
2026-05-14 16:51:34
1
nsor253
𝙷𝙰𝚂𝚂𝙰𝙽 :
اللهم امين يارب العالمين 🤍
2026-05-14 16:29:16
1
amjadalnu057
Amgad alnour :
امين يارب العالمين
2026-05-14 16:11:39
1
To see more videos from user @ayaat_hikam, please go to the Tikwm homepage.

Other Videos

Pemerintah Indonesia mulai gerak konkret atasi tekanan kurs di tengah dolar AS yang sempat tembus Rp17.900 pada Jumat (29/5/2026). Detik Finance melaporkan pada Minggu (31/5/2026) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung membuka jurus baru Kemenkeu dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor: terbitkan surat utang dengan mata uang non-USD. Strategi pembiayaan ini fokus ke Samurai bonds (denominasi Yen Jepang), Dim Sum bonds (Renminbi China), dan Kangoroo bonds (Dolar Australia). Tujuannya jelas: kurangi ketergantungan RI terhadap dolar AS sekaligus dapat tingkat bunga yang lebih kompetitif. Juda Agung paparkan tiga strategi fiskal utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten: pertama, pengendalian belanja negara (jaga BBM subsidi tidak naik, efisiensi program MBG dengan pengurangan hari Sabtu, fokus belanja produktif untuk pertumbuhan & lapangan kerja). Kedua, optimalisasi penerimaan negara lewat momentum kenaikan harga komoditas plus implementasi sistem Coretax untuk perpajakan. Ketiga, strategi pembiayaan non-USD yang udah disebutkan. Buat masyarakat & investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati dengan kritis. Pertama, strategi diversifikasi mata uang utang ini sebenarnya udah lazim dipakai negara emerging market lain (Brazil, India, Filipina). Kalau eksekusinya bagus, RI bisa kurangi exposure ke volatilitas USD. Tapi efektivitasnya tergantung volume & timing penerbitan. Kedua, performa ekonomi RI Q1 2026 menurut Kemenkeu: pertumbuhan 5,61%, inflasi terjaga 2,42%, defisit fiskal 0,64% (April), plus yield SBN terjaga. Angka ini relatif kuat di tengah tekanan global (perang Iran, inflasi AS 3,8%, BOK hawkish). Ketiga, buat investor: pantau penerbitan SBN/SBSN dalam beberapa minggu ke depan, plus saham bank besar (BMRI, BBRI, BBNI, BBCA) yang punya treasury operations. Diversifikasi portfolio pakai sebagian instrumen non-USD bisa jadi hedging natural. Pantau katalis: implementasi DSI 1 Juni, keputusan FOMC bulan depan, plus pergerakan Yen & Renminbi terhadap rupiah. sumber: TWS News  @tradewithsuli  #kontencom #kontencomxtws
Pemerintah Indonesia mulai gerak konkret atasi tekanan kurs di tengah dolar AS yang sempat tembus Rp17.900 pada Jumat (29/5/2026). Detik Finance melaporkan pada Minggu (31/5/2026) Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung membuka jurus baru Kemenkeu dalam Kuliah Umum di Institut Pertanian Bogor: terbitkan surat utang dengan mata uang non-USD. Strategi pembiayaan ini fokus ke Samurai bonds (denominasi Yen Jepang), Dim Sum bonds (Renminbi China), dan Kangoroo bonds (Dolar Australia). Tujuannya jelas: kurangi ketergantungan RI terhadap dolar AS sekaligus dapat tingkat bunga yang lebih kompetitif. Juda Agung paparkan tiga strategi fiskal utama yang diterapkan pemerintah secara konsisten: pertama, pengendalian belanja negara (jaga BBM subsidi tidak naik, efisiensi program MBG dengan pengurangan hari Sabtu, fokus belanja produktif untuk pertumbuhan & lapangan kerja). Kedua, optimalisasi penerimaan negara lewat momentum kenaikan harga komoditas plus implementasi sistem Coretax untuk perpajakan. Ketiga, strategi pembiayaan non-USD yang udah disebutkan. Buat masyarakat & investor Indonesia, ada beberapa hal yang patut dicermati dengan kritis. Pertama, strategi diversifikasi mata uang utang ini sebenarnya udah lazim dipakai negara emerging market lain (Brazil, India, Filipina). Kalau eksekusinya bagus, RI bisa kurangi exposure ke volatilitas USD. Tapi efektivitasnya tergantung volume & timing penerbitan. Kedua, performa ekonomi RI Q1 2026 menurut Kemenkeu: pertumbuhan 5,61%, inflasi terjaga 2,42%, defisit fiskal 0,64% (April), plus yield SBN terjaga. Angka ini relatif kuat di tengah tekanan global (perang Iran, inflasi AS 3,8%, BOK hawkish). Ketiga, buat investor: pantau penerbitan SBN/SBSN dalam beberapa minggu ke depan, plus saham bank besar (BMRI, BBRI, BBNI, BBCA) yang punya treasury operations. Diversifikasi portfolio pakai sebagian instrumen non-USD bisa jadi hedging natural. Pantau katalis: implementasi DSI 1 Juni, keputusan FOMC bulan depan, plus pergerakan Yen & Renminbi terhadap rupiah. sumber: TWS News @tradewithsuli #kontencom #kontencomxtws

About